I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 308



Kyros tersenyum dan mengusap lembut rambut istrinya. "Di Indonesia jauh lebih baik daripada kau tinggal sendirian disini.. "


"Aku bukan anak kecil sayang, aku bisa menjaga diri dengan baik, aku juga pernah tinggal lama kan disini dulu saat kuliah, sendiri juga, jadi kenapa kau khawatir mengenai itu??? Apa kau tidak percaya jika aku bisa menjaga diri dengan baik.


Aku tidak akan selingkuh juga darimu hehehe.. "


Kyros kembali tersenyum. "Aku sangat percaya kau bisa menjaga diri dengan baik, kau juga tidak akan mengkhianati ku, tetapi rumah ini begitu besar, dan kau tinggal sendirian, pasti akan terasa sepi sekali... Kau akan merasa bosan sekali. kalau kau pulang ke Indonesia kau akan di temani oleh banyak orang disana, ada Amam, Apap, Kyra, Oma, Opa... Atau kalau kau ingin pulang ke rumah Papa Iel atau Mama Elea juga bisa, ada banyak orang juga disana.."


"Lalu pekerjaanku???" Tanya Gienka.


"Ya resign lah...! Di Indonesia kau bisa kembali membantu Papa Iel juga Papa Dan di kantor, mereka pasti senang sekali, atau kau ingin membantu Kyra juga boleh, atau di kantor Amam, ada Mama Elea juga kan disana, atau bisa juga membantu Mamay mengurus restoran dan Hotel, ada banyak alternatif yang bisa kau pilih untuk bekerja, atau kalau kau ingin di rumah saja juga tidak apa-apa... Aku juga akan mengijinkan mu tinggal dimana saja yang kau mau, boleh di rumahku, di rumah Papa Iel, atau Mama Elea, semua itu rumahmu, kau bisa tinggal dimana saja dan mengobrol dengan mereka agar tidak bosan, daripada disini sendirian, ya siang kau bisa bekerja tapi bagaimana saat malam???" Kyros tersenyum lagi. "Apalagi kau perempuan, aku tidak tega. Kau pulang saja tidak apa-apa, semua pasti setuju, pulang saja ya???" Tanya Kyros.


Gienka menatap Kyros. Hatinya membenarkan sema ucapan suami nya. Tinggal sendirian di rumah sebesar ini juga tidak bagus. Dan dia akan menjalani kesendirian selamanya berbulan-bulan tanpa Kyros, makan sendiri, tidak ada teman mengobrol ataupun yang lainnya pasti akan membosankan sekali. Sedangkan jika dia kembali ke Indonesia pasti akan lebih baik, seluruh keluarga nya ada diaana6dan dia tidak lagi akan. merasa kesepian. Sebenarnya tahun depan rencana nya Geffie juga akan pindah kesini untuk melanjutkan kuliahnya, tetapi tentu tidak pasti, karena setelah lulus banyak hal yang juga harus di urus Geffie, dan tidak bisa langsung kesini. "Baiklah..... Aku akan pulang.. Lalu bagaimana jika kau pulang???? Tidak ada yang menyambutmu di rumah dong??? Aku akan kembali kesini satu bulan sebelum kau pulang ya???" Tanya Gienka.


Kyros terkekeh. "Setelah aku kembali tentu aku tidak akan langsung pulang ke rumah sayang, aku harus observasi dan pemulihan, itu bisa memakan waktu 2 sampai 3 minggu, baru setelah itu aku akan benar-benar kembali ke rumah, ada banyak waktu untuk kembali kesini.. Jika sudah ada kabar kalau aku sudah berhasil kembali, baru kau bersiap kesini lagi dan menyambutku.. Aku tidak ingin kau semakin menderita karena kesepian jika menungguku disini, aku sangat yakin rindumu akan semakin berat, dan aku juga menjadi tidak tenang dalam bekerja... Ketika kau ada di Indonesia, kau buat habiskan waktumu dengan keluarga kita dan puas-puaskan bermain bersama Athan, karena saat aku kembali kita akan berfokus pada program hamil yang akan kita lakukan??? Benarkan????" Kyros menatap wajah cantik Gienka dan tersenyum manis.


"Iya... Aku akan kembali ke Indonesia... Tapi kan masih lama."


"Iya, walau masih lama, tetapi aku harus menyampaikan ini mulai dari sekarang jadi kau bisa bersiap nanti... " Ujar Kyros. Mereka kembali menyusun mainan-mainan itu. Kyros ingin selalu memastikan istrinya baik-baik saja, sehingga akan lebih baik jika dia pergi nanti, Gienka dalam pengawasan keluarga nya. Gienka juga tidak akan terlalu merasa kesepian karena semua orang ada disana. Dan dia bisa meninggalkan istrinya itu dengan perasaan tenang.


Gienka menggeser tubuhnya dan dia tiba-tiba memeluk Kyros. "Aku mencintaimu...!" Gumam nya.


Kyros meletakkan mainan yang di pegangnya dan membalas pelukan istrinya. "Aku juga mencintaimu.....!!!! Sangat mencintaimu... " Kyros mengecup ujung kepala istrinya dengan lembut.


★★★★★


Keesokan harinya.........


Gienka berlari dan memeluk Kyra. "Ahhhh akhirnya datang juga.... Aku merindukanmu... " Ucap Gienka.


"Aku juga... " Mereka kemudian cipika-cipiki.


Gienka juga menyalami dan memeluk Axel. Akhirnya kedua sahabatnya itu datang juga. Dan si kecil ternyata sedang tidur di dalam stroller nya. Gienka hanya menciumnya dan tidak mau mengganggu nya kecuali sudah bangun. Gienka meminta Axel dan Kyra menunggu, dia akan mengambil mobil lebih dulu, karena dia menjemput mereka sendirian. Kyros belum pulang dari kantor.


Tak lama ada sebuah mobil berhenti tepat di depan Kyra dan Axel. Ya, itu adalah mobil Kyros yang di pakai Gienka, sedangkan Kyros ke kantor membawa mobil istrinya. Karena memang mobil Gienka hanya bisa di tumpangi dia orang saja, sedangkan mobil Kyros muat hingga 5 orang.


Pintu bagasi di buka, Axel segera memasukkan kopernya ke bagasi, sedangkan Kyra mengangkat Athan dan membawanya masuk ke dalam mobil. Gienka melibatkan stroller Athan dan memberikannya pada Axel untuk di masukkan ke bagasi juga. Setelah semua masuk bagasi, Gienka langsung masuk ke mobil untuk membawa kedua sahabatnya pulang. Kyra duduk di kursi belakang bersama Athan, dan Axel duduk di sebelah Gienka.


"Tidak apa kau yang mengemudi???" Tanya Axel pada Gienka.


"Memangnya kenapa jika aku yang mengemudi??? Kau duduk saja dengan tenang, aku akan membawamu serta anak dan istrimu pulang, jadi jangan khawatir.. " Ucap Gienka. Kyra dan Axel pun tertawa. Mereka meninggalkan airport. "Aku minta maaf, Ky tidak bisa ikut, dia masih ada di kantor dan akan kembali nanti.."


"Tidak apa Gie, Ky pasti sibuk, toh nanti kita juga pasti bertemu dengannya kan???" ucap Kyra.


" Iya Ra.... Akhir-akhir ini dia sibuk sekali dan selalu pulang malam.. Dia sedang banyak pekerjaan juga persiapan, tahun depan dia akan di kirim lagi ke ISS.. " Gumam Gienka.


"Ke ISS???? Dia akan kesana lagi??? Kenapa tidak memberitahu????" Tanya Kyra.


Gienka menoleh dan tersenyum. "Ini aku sudah memberitahumu hehehe, iya, dia belum sempat memberitahu kalian, dan sebenarnya baru akan memberitahu dalam waktu dekat, karena ya baru beberapa hari ini dia mendapatkan informasinya.. " Jawab Gienka.


"Oh pantas belum memberitahu kami..." Gumam Kyra.


"Ya, aku sudah menyuruhnya dan dia bilang nanti akan memberitahu Amam dan Apap.. "