I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 55



Ariel dan yang lainnya akhirnya sudah sampai, dan mereka melihat ada beberapa polisi yang lalu lalang di tempat itu. Danist melihat Aditya sedang bersama Randy, lalu memberitahukannya kepada Ariel. Akhirnya mereka berempat berlari menghampiri Aditya dan Randy.


"Bagaimana??? Apa ada perkembangan??" Tanya Ariel.


"Polisi masih mencari cctv disekitar sini, masalahnya area parkir saat itu sedang sepi, jadi tidak ada saksi" Jawab Randy.


"Cahya mana???" Kali ini giliran Elea yang bertanya.


"Kurasa kau dan Chika ke rumah Adit saja, Chitra dan Mama mertuaku ada disana, Cahya sudah di bawa pulang bersama Kyra, tetapi jangan sampai Cahya tahu jika Kyros di culik, lebih baik sebelum menemui Cahya kau hubungi Chitra lebih dulu" Gumam Randy.


"Oke, aku akan memesan taksi kalau begitu"


"Tidak perlu El, bawa saja mobilku" Ariel memberikan kunci mobilnya pada Elea. Chika dan Elea pun kembali ke mobil Ariel untuk pergi ke rumah Aditya.


Sementara itu salah seorang polisi, menghampiri Aditya dan yang lainnya memberitahu jika mereka sudah menemukan beberapa rekaman cctv di sekitar tempat ini, dan meminta agar mereka ikut melihatnya.


Aditya menjelaskan di jam berapakah mereka kembali ke tempat parkir. Akhirnya setelah dicari, rekaman itu mulai menunjukkan dimana Aditya dan Cahya sedang berjalan menuju area parkir. Dan terlihat bahwa di belakang mereka ada seseorang yang tampaknya sengaja mengikuti mereka.


Kemudian polisi mengalihkan ke hasil rekaman cctv lainnya di waktu yang sama. Hingga sampailah ke rekaman saat Aditya memasukkan Kyra ke dalam mobil dan Cahya tengah berjalan ke sisi lainnya mendorong Kyros, dan orang itu berlari ke arah lain, tetapi saat Cahya hendak membuka pintu mobil, disitulah terlihat dia membekap Cahya lalu berusaha mengambil Kyros dari strollernya dan berlari dengan mengendus diantara mobil-mobil.


Saat berpindah ke rekaman yang lainnya, terlihat laki-laki itu membawa masuk Kyros ke sebuah mobil dan beberapa saat kemudian mobil itu mulai meninggalkan area parkir. Sayangnya lelaki itu memakai kacamata hitam dan mulutnya tertutupi masker sehingga sulit untuk dikenali.


"Tunggu-tunggu pak tolong hentikan, mobil ini??? Aku seperti mengenal mobil ini!" Gumam Aditya.


"Anda mengenal mobil ini??? Siapa pemiliknya? Apa orang terdekat anda??" Tanya seorang polisi.


"Kalau tidak salah mobil ini sering terparkir di dekat rumah saya tapi saya tidak tahu siapa pemiliknya" Gumam Aditya.


"Bisa jadi mereka memang sengaja mengintai keluarga anda, apa anda sedang bermasalah dengan seseorang akhir-akhir ini???" Tanya polisii itu pada Aditya.


Aditya menggelengkan kepalanya. "Tidak sama sekali, bahkan saya baru sekitar 2 minggu berada disini"


"Saya harus memastikan keadaan istri saya dulu pak"


"Baiklah kami mengerti tetapi lebih cepat tentu akan lebih baik"


Polisi kemudian membawa bukti rekaman itu untuk diperiksa lebih lanjut, selain itu mereka juga mencoba mencari saksi-saksi disekitar tempat itu.


Aditya dan yang lainnya pun mulai berpikir tentang siapa orang itu. Sudah jelas jika orang itu memang sengaja mengincar keluarga Aditya. Dan bodohnya, Aditya sangat terlambat dalam menyadarinya.


"Tunggu-tunggu, kau kemarin sempat bercerita kepadaku kalau kau dan Cahya sempat diikuti oleh mobil, apa kau ingat bagaimana ciri-ciri mobil itu???" Celetuk Ariel yang langsung membuat Aditya dan yang lainnya mengarahkan pandangannya ke Ariel.


"Ah ya Ampun......!!! Kenapa aku bisa melupakan itu, ya aku baru ingat itu sepertinya mobil yang sama yang sempat mengikuti dan Cahya setelah keluar dari restoranmu Iel, astaga.....!!!" Gumam Aditya sambil mengacak-acak rambutnya.


"Aku sudah mengatakan kepadamu bahwa kau harus berhati-hati, tetapi kau bilang mungkin itu hanya jambret" Ujar Ariel kesal.


"Adit, kenapa kau ceroboh sekali, ada hal sebesar ini dan kau tidak menyadarinya padahal kau sudah merasakan keanehan, astaga! Dan pertanyaanku, kenapa tadi kau tidak membawa bodyguard Cahya, kau membayar mereka untuk menjaga anak dan istrimu tetapi kau malah lalai" Ujar Randy tak kalah kesal.


"Aku benar-benar lupa dan tidak menyadari semuanya dengan cepat karena ku pikir itu hal yang biasa, dan aku juga tidak memiliki permasalahan dengan siapapun"


"Kau ceroboh dan bodoh sekali....!" Ucap Ariel.


Danist mencoba menenangkan ketiga sahabat itu, dan mengajak mereka untuk mencari bukti baru. Danist teringat jika ada cctv di rumah Aditya, harusnya pasti ada petunjuk disana jika mobil itu sering terparkir disana. Randy pun membenarkan ucapan Danist, sepertinya mereka harus mengecek cctv untuk, siapa tahu pemilik mobil itu terlihat. Mereka pun bergegas untuk ke rumah Aditya.


"Eiitttsss tunggu-tunggu" Ariel menghentikan.


Randy bergumam kesal karena Ariel menghentikan mereka.


"Adit bilang mobil itu membuntutinya saat keluar dari restoranku, lebih baik kita kesana dulu sebelum ke rumah Adit, disana juga ada cctv" Ujar Ariel.


Akhirnya mereka setuju dan akan menuju ke restoran milik Ariel. Tidak lupa Randy memanggil anak buahnya dan menugaskan mereka agar tetap berusaha mencari Kyros sementara dia dan yang lainnya akan mencari petunjuk. Akhirnya Aditya, Randy, Ariel dan Danist pergi menuju restoran milik Ariel dengan mobil Aditya yang tadi di bawa oleh Marco kesini. Aditya sangat berharap agar segera menemukan petunjuk dimana keberadaan Kyros dan siapa yang tega melakukan itu padanya.