I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 217



"Kalian ada disini???" Tanya Theo pada Aditya yang saat ini berdiri tepat di depan Axel.


"Ya, tentu saja Aku, istri dan putriku ada disini.. Selain Axel berlatih disini, tempat ini juga adalah milikku... "


"Putrimu???? Dia Kyra???" Theo menunjuk ke arah Kyra yang saat ini sedang di pelukan oleh Cahya.


"Ya... Dia Kyra putriku, dan Axel adalah calon menantuku??? Ada keperluan apa kau dan putrimu datang kesini????" Tanya Aditya lagi..


"Tidak....!!!! Axel tidak boleh menikah dengan siapapun.. Dia hanya milikku..." Sela Celia dengan cepat dan Celia hendak mendekat lagi ke Axel akan tetapi dengan cepat Theo menghalau nya.


"Celia... Tenang dulu... Kau sudah berjanji pada Papa bahwa kau akan bersikap baik...." Ucap Theo.


Theo kembali memandang ke arah Aditya dan tersenyum memohon pemakluman. Dia mengulurkan tangannya untuk menyalami nya. "Bagaimana kabarmu??? Sudah lama sekali kita tidak bertemu...."


"Kau bisa lihat aku baik-baik saja....!" Jawab Aditya datar.


"Maafkan atas sikap Celia, dan aku benar-benar tidak tahu jika kalian adalah orang tua dari pacar Axel, dan Axel, om juga minta maaf padamu..."


"Apa putrimu tidak bercerita padamu??? Dia pernah bertemu denganmu sebelumnya dan aku yakin ibu nya juga memberitahu nya tentang masalalu nya yang begitu buruk pada keluargaku..."


Theo mengglengkan kepala nya. Celia sejak tadi tidak menyebutkan mengenai apapun tentang Kyra ataupun keluarga nya. Jika saja Celia mengatakannya, Theo tentu tidak akan mengijinkan Celia datang kesini. Dan Theo sadar, mencari masalah dengan kluarga Aditya bukanlah hal yang bagus. Sekarang dia harus berpikir untuk mengajak Dia pergi dari tempat ini. "Eh sebenarnya kedatangan kami berdua untuk bertemu Axel, Celia ingin berbicara dengan Axel.."


"Bicara tentang apa??? Meminta Axel kembali lagi dengannya??? Seperti yang baru saja dia katakan tadi????" Tanya Aditya.


"Iya.... Aku ingin Axel kembali lagi denganku, dia masih mencintaiku... Dia tidak mencintai anakmu...!!" Celia melepaskan pegangan Theo dan berjalan penuh kemarahan ke arah Aditya. "Jangan pikir kau kaya lalu kau bisa mengatur segala nya, lalu kau memaksa Axel ku untuk menikahi anakmu???? Aku tahu apa yang dulu kau lakukan pada orang tua ku??? Kau menghancurkan mereka dan membuat mereka miskin serta di penjara... Harusnya dulu Mama ku tidak menculik Kyros, tetapi menculik Kyra lalu melemparnya dari lantai tiga, agar dia mati, sehingga saat ini Axel akan mau kembali padaku, bukan dengan anakmu...!!!" Teriak Celia tepat di depan wajah Aditya. Sedangkan Aditya hanya diam menatap tajam Celia.


Theo pun lekas menarik tangan Celia. Dia tidak menyangka jika Celia mengatakan hal itu pada Aditya. Theo harus segera membawa Celia pergi jika tidak ingin Aditya semakin marah. "Celia.... Jaga ucapanmu... Kau bicara dengan orang yang lebih tua, jadi tunjukkan sopan santun mu...." Ujar Theo mengingatkan Putrinya.


"Biarkan aku bicara dengannya Papa.... Orang sok berkuasa ini sekali-kali harus di ingatkan agar dia tidak selalu memanfaatkan kuasa nya untuk memenuhi nafsu nya... Keluarga kalian tidak tahu diri.... Sejak dulu selalu saja menghancurkan keluarga orang lain, dan dulu kau menghancurkan keluargaku, sekarang kau juga mewariskan sifat tamakmu pada putrimu Kyra yang tidak tahu diri itu....!!!" Celia tidak bisa mengontrol kemarahannya pada Aditya.


Celia lalu berjalan mendekati Kyra yang sedang berdiri bersama Cahya. "Dan kau....!!! Kau pikir kau siapa???? Bukanka hh aku sudah mengatakan padamu, bahwa Axel hanya milikku lalu kenapa kau tidak mau mengembalikannya??? Kau seolah sengaja mengumbar kemesraan mulai dengannya di sosial media, kau sengaja ingin membuatku cemburu??? Kau pasti yang sudah mempengaruhi keluarga Axel agar membenciku... Kau memang tidak tahu diri....!!! Sama seperti Ibumu.." Teriak Celia di depan Kyra. "Aku sangat membencimu....!!" Celia tiba-tiba saja menjambak rambut Kyra dengan kasar.


"Aaarrrrgggghhh... Auuuwww sakit...!!" Teriak Kyra dan dia berusaha menahan tangan Celia agar tidak semakin menariknya.


"Celia.... Stop.....!!!" Teriak Axel.


"Auuwwww... Sakittt..... Mam.... Pap.... Ahhhh...!!!" Kyra kembali berteriak.


"Celiaaa.... Apa yang kau lakukan...??? Lepaskan tanganmu... Kau menyakiti putriku...." Cahya terus berusaha melepaskan jambakan Celia. Bukannya berhenti, Celia terlihat semakin bringas dan Kyra berteriak kesakitan. Bahkan Celia juga menendang perut Kyra.


Aditya juga berusaha melepaskan tangan Celia, tetapi Celia semakin menjadi-jadi dan Kyra semakin kesakitan. "Celia..... Hentikan......!!!" Teriak Aditya.


Axel melepaskan pegangannya pada Kyra dan berpindah memegang Celia. "Celia..... Stooppppp.... Kau menyakiti Kyra....!"


"Rasakan ini perempuan tidak tahu diri...... Kau pikir siapa dirimu.....!!!" Ucap Celia dengan penuh kemarahan. Dia juga kembali berusaha untuk menendang Kyra lagi tetapi posisi Kyra membungkuk sehingga Celia gagal melakukannya.


Theo membantu Axel untuk menghentikan aksi nekat Celia dan pada akhirnya Axel berhasil melepaskan jambakan Celia pada Kyra dengan cara memukul-mukul lengan Celia cukup kasar, karena Axel tidak tahu lagi harus melakukan apapun untuk menghentikan kegilaan Celia. Theo menarik Celia agar menjauh dari Kyra. Celia kembali berusaha ingin menghampiri Kyra akan tetapi Axel berhasil menghalangi nya. Tatapan Axel begitu penuh dengan kemarahan. "Stoooopppp Celia.... Stooooppp.... Aku bilang Stoooppp... Hentikan kegilaan ini....!" Teriak Axel di depan Celia.


"Apa yang kau lakukan????? Apa kau sudah gila???? Kau bermasalah denganku bukan dengan Kyra, lalu kenapa kau malah menyakiti nya???? Apa kau tidak berpikir dulu sebelum bertindak???" Teriak Axel lagi.


"Kau tidak boleh bersama nya... Aku mencintai mu... " Celia mencoba memeluk Axel tetapi dengan cepat Axel menepisnya.


"Sudah berapa kali aku bilang hubungan kita berakhir... Bukan aku yang menginginkannya tetapi keluargaku yang tidak menginginkanku..."


"Tetapi mereka sudah setuju kan... Aku juga sudah pergi dari rumah Mama ku, supaya kita bisa bersama lagi tanpa gangguannya siapapun....!"


"Terlambat....!!! Aku juga tidak bisa kembali denganmu dengan alasan apapun lagi, sudah cukup... Kau bisa mencari laki-laki lain, dan please lupakan aku, lupakan masalalu kita... Masa depanmu masih panjang... Aku sudah memutuskan untuk bersama Kyra, jadi tolong hormati keputusanku..." Axel menangkup kan kedua tangannya menatap Celia penuh permohonan.


"Aku tidak mau...!!! Kau hanya milikku... Kalau kau tetap bersama nya, aku akan membunuhnya...." Celia mulai mengancam.


"Sayang... Bawa Kyra masuk ke mobil...!!! Biar aku yang mengurus mereka..." Perintah Aditya dengan raut wajah penuh kemarahan. Cahya membawa Kyra pergi ke area parkir untuk menuju mobil mereka.


Aditya benar-benar marah sekali, karena ada orang yang sudah berani menyentuh dan menyakiti Kyra tepat di depan mata nya. Aditya pun langsung menghampiri Celia yang saat ini coba di tenangkan oleh Theo.