I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 238



"SAyang...!!!" Bisik Kyros di telinga Gienka. Masih sambil memeluk perempuan itu.


"Ya....!!" Jawab Gienka.


"I need you... " Ucap Kyros dengan suara yang terdengar begitu sensuaI.


Gienka melempar senyum, mengerti makna dari ucapan suaminya itu. Karena setiap Kyros mengatakan membutuhkannya, artinya Kyros sedang ingin bercinta dengannya. Gienka juga sudah merasakan oen'is Kyros ereksi sejak tadi memeluknya. Dan itu selalu terjadi pada Kyros ketika berada di dekatnya, apalagi memeluknya. "Kau tadi bilang sakit kepala, seharusnya beristirahat saja... Butuh banyak tenaga dan yang ada kau malah bertambah sakit lagi nantinya... "


"Ti... dak..... Hmmmm.... I really need you.. Semua akan membaik nantinya dan aku juga sudah minum obat...."


Gienka mendongak, mengusap lembut kedua pipi suaminya. "Apakah itu akan benar-benar membuatmu merasa lebih baik????" Tanya Gienka, tetapi Gienka tidak memerlukan jawaban Kyros, karena dia sendiri juga selalu menginginkan lelaki ini ketika saat bersamanya.


"Aku pasti akan merasa lebih baik... Dan aku juga ingin menagih janjimu yang sudah berlajar untuk menggodaku... Coba kau lakukan????" Pinta Kyros.


"Kau ingin melihatnya???" Tanya Gienka balik. Dan Kyros menganggukkan kepala nya.


Gienka tersenyum, lalu melepaskan pelukan Kyros. Gienka berdiri tepat di depan Kyros yang masih berbaring miring. Tiba-tiba tanpa di duga, Gienka melepaskan handuk kimono nya yang tadi membaIut tubuhnya. Kali ini Gienka menunjukkan tubuhnya yang hanya mengenakan bikiini, dimana tadi memang saat berenang dia mengenakan bikiini berwarna hijau tosca. Bikiini yang di belikan oleh Kyros untuknya.


Gienka melempar handuk kimono nya ke belakang dan jatuh ke lantai. Gienka tersenyum nakal pada Kyros, kemudian melepaskan tali br'a bikiini dan melemparnya lagi kebelakang. Setelah itu, Gienka melepaskan kedua tali bikiini nya bagian pinggang, sehingga langsung turun ke bawah. Tubuh poIos Gienka terpampang di atas Kyros.


Dengan genit dan nakal, Gienka mulai meraba-raba area sensistiifnya, seperti payu*dara nya. Gienka mencoba memberi naikan diri melakukan hal senakal ini, tetapi baginya tidak masalah karena dia melakukannya di depan suaminya sendiri, dengan tujuan menyenangkan lelaki itu. Gienka sedikit menggoyangkan tubuhnya untuk semakin menarik perhatian Kyros.


Gienka kemudian membungkuk dan menarik kerah kemeja lelaki itu, menyuruh Kyros untuk berdiri bersama nya. Setelah Kyros berdiri, Gienka mendekatkan wajah lelaki itu tepat di depan wajahnya. "Kau menantang ku untuk menggodamu, tetapi tanpa aku goda pun kau selalu ereeksi ketika dekat denganku... Jadi seharusnya tidak perlu menyuruhku belajar untuk menggodamu... Tetapi demi menyenangkan mu, aku tidak mempermasalahkannya... Karena suamiku lah yang punya hak sepenuhnya atas tubuhku setelah diriku sendiri.. " Ucap Gienka lalu mendorong tubuh Kyros ke belakang, hingga lelaki itu jatuh di atas kasur tetapi posisi Kyros saat ini adalah duduk. Dan dia tidak masalah Gienka mendorongnya.


Gienka maju beberapa langkah di depan Kyros. Dan sepersekian detik, dia mengakat kaki kiri nya dan menempelkan nya pada rangkaian rotan yang membentuk lingkaran itu. Tepatnya di sebelah kepala Kyros, dan posisi Gienka saat ini ada di depan Kyros. Karena Gienka mengangkat dan menempelkan telapak kaki nya pada rotan di depan Kyros, hal itu membuat wajah Kyros langsung berhadapan dengan area V Gienka.


Gienka menempelkan tangan kanannya di area V miliknya, lalu menggunakan jari tengahnya untuk bergerak naik turun di kIitorisnya, tepat di depan wajah Kyros. "Hmmmmppptttt....!" Gienka menutup matanya dan mendesaah.


Kyros hanya terdiam dan menelan ludahnya melihat apa yang di lakukan istrinya. Gienka sepertinya mulai berani untuk melakukan hal seperti ini untuk menyenangkannya. Kyros sempat menantang Gienka agar bisa menjadi nakal dan juga liat, dan sebenarnya Kyros mengatakan itu hanya bercanda saja. Akan tetapi, ternyata Gienka menganggapnya serius.


"Uuuuuhhhh......!" Suara Gienka terdengar begitu sensuaI dan Kyros hanya bisa diam tetapi hasratnya semakin melonjak.


Gienka kemudian duduk di atas paha Kyros yang sedang duduk selonjoran. Gienka menundukkan kepala nya lalu mencium bibir Kyros, lidahnya menelusup masuk dan bermain dengan lidah suaminya yang hangat. Kyros membalas ciuman istrinya sedangkan kedua tangannya memeluk Gienka. Jemari Kyros turun ke pingguI Gienka dan mamainkannya. Gienka menggeliat dan terus mencium Kyros.


Gienka melepaskan ciumannya. kemudian sedikit menegakkan badannya dan menempelkan payu*dara nya tepat di mulut Kyros, mengisyaratkan jika dia ingin Kyros menyesapnya, memainkannya dengan lidah sehingga membuat sensasi nya menjadi luar biasa.


Gienka beralih posisi, tidak lagi duduk di atas paha Kyros. Gienka duduk bersandar, membuka kedua paha nya lebar-lebar, dan Kyros setengah berdiri di depannya. Lelaki itu kemudian menggunakan tangan kanannya untuk memainkan kIitoris istrinya. Menggeseeknya nanik turun, hingga memasukkan jaari tengahnya ke milik Gienka. Kyros juga mencium lagi bibir Gienka.


Jemari Gienka bergerak untuk membuka resleting ceIana Kyros. Setelah berhasil, Gienka mengeluarkan peniis suaminya yang sudah berdiri tegak. Tangan lembut Gienka mulai bermain dan bergerak maju mundur, membuat pe'nis itu perlahan ukurannya semakin membesar. Jemari mereka berdua bergerak di rutme pelan, tetapi lama kelamaan mereka berdua sama-sama bergerak dengan cepat hingga suara keduanya sama-sama tersenggal dan juga mengerraang karena rasanya sangat nikmat.


"OraI please...???" Titah Kyros pada Gienka.


Perempuan itu menganggukkan kepala nya, dan dia mencium bibir suaminya dengan sangat agresiif, sambil membuka kancing kemeja laki itu dan Kyros membantunya melepaskan kemeja itu. Kyros berteIanjang dada. Gienka pun mencium bibir Kyros, turun beralih ke leher, dada, perut lelaki itu. Gienka tersenyum nakal dan perlahan mencoba menurunkan ceIana Kyros berserta ceIana daIamnya.


Gienka pun menurunkan ceIana itu secara perlahan hingga akhirnya Kyros tidak lagi mengenakan apapun lagi. Kyros mengatur posisi na dengan setengah berbaring, punggungnya bersandar di rotan dan juga beberapa bantal. Sementara Gienka mulai memegang p*nis nya dan mendongak menatap menatapnya. "Besar dan cukup panjang untuk selalu bisa memuaskanku.... Aku sangat beruntung memiliki nya..." Ucap Gienka dengan suara bernada sensuaI.


Kyros pun tersenyum. "Kau sangat beruntung karena memiliki nya dan aku beruntung karena mendapatkan istriku yang begitu sempit, hingga aku rasanya ingin berlama-lama di dalam milikmu...."


Gienka mengecup kemudian menjiIati milik Kyros itu dari pangkal hingga ke atas. Kyros langsung mengerraang. "Ohhhh...!"


Gienka membuka mulutnya dan mulai menguIum pen*s suaminya itu, lalu jemarinya juga bergerak naik turun mengusap dan menekan-nekannya.


"Ohhhh astaga.......!!!!! Ohhh. I love it baby....!" Ucap Kyros sambil mengangkat kepala nya dan memegang rambut Gienka dan menutupi wajah perempuan itu. Mulut Gienka terus bergerak naik dan turun begitu juga dengan jemari nya, senang mendapati suara Kyros yang seperti sangat menikmatinya. Kyros menekan-nekan kepala istrinya, menahannya beberapa saat. "Ohhhh shiiittt.... Yes baby.... Ohhh ...Good job... Ohhh " Racau nya lagi, dan Gienka sesekali menatap ke arahnya sambil tersenyum.


Sampai akhirnya Kyros meminta berhenti. "Sudah cukup, jangan sampai aku meledak sebelum memasuki mu... Berbaringlah..." Ajak Kyros.


Kyros naik ke atas Gienka, membuka mulutnya dan mencium bibirnya, dagu m, leher kemudian turu ke dada menyesap putiing sebelah kiri Gienka bergantian ke sebelah kanan milik istrinya. Gienka semakin menggeliat dan mengerrang. Jemari Kyros juga bergantian meremaas-remaas pay*dara istrinya itu dengan sangat gemas. Kedua tangan nya nemegang kepala Kyros dan menekannya, agar lelaki itu tidak melepaskannya atau menghentikan aktifitasnya. Selain menyesap, Kyros juga memainkan lidahnya di put*ngnya membuat Gienka menggeliat dan meracau akibat sensasi geli bercampur nikmat.


Setelah merasa luas bermain di dada Gienka, Kyros mencium dada yang kenyaI itu lalu turun ke perut kemudian turun ke bagian vagiina milik Gienka.


Perempuan itu begitu bergaiirahnya, hingga tanpa perintah langsung membuka dirinya pada suaminya. Gienka membuka lebar kedua paha nya. Dan Kyros mendapat ijin istrinya itu. Dia pun menenggelamkan wajahnya di area sensitif istrinya. Kyros menggunakan lidahnya untuk bermain di kIitoris istrinya itu. MenjiIati nya naik turun, ke kanan dan kiri, juga menelusup masuk ke Iubang kenikmatan milik Gienka yang menjadi favoritnya.


"Ohhh... Sayang..... Jangan berhenti, ah ya ampun nikmat sekali....!" napas Gienka tersenggal dan dia menekan serta menahan dengan kuat kepala Kyros agar Kyros tidak melepaskan lidahnya.


Kyros terus bermain di bawah sana dan Gienka terus menggeliat, hingga beberapa saat kemudian tubuh Gienka menegang dan dia menekan kepala Kyros lalu mengerang panjang menikmati orgaasme nya. Kyros bertahan beberapa saat di bawah sana, menikmati sisa-sisa dari pencapaian puncak istrinya.


Kyros mengangkat wajahnya mendongak ke atas dan melempar senyumnya yang begitu tampan saat melihat wajah Gienka yang terengah menikmati puncak kenikmatannya. Kemudian merangkak ke atas sambil menciumi perut hingga dada Gienka lalu mengecup bibir istrinya lagi.


"Atur posisi miring sayang... Kita lakukan menyamping, kita sangat suka gaya ini kan???" Tanya Kyros.


"Ya..." Gienka mengangguk lalu melepaskan diri dan mengatur posisinya hal yang sama juga di lakukan oleh Kyros. Mereka berbaring menyamping dengan Gienka membelakangi Kyros. "Angkat sebelah kaki mu sayang!!! " Perintah Kyros dan Gienka melakukannya.


Kyros pun menggunakan lengannya untuk bantal kepala Gienka dan sebelah tangannya lagi memegang peniis nya dan menggerakkannya ke atas dan ke bawah sebelum akhirnya memasukkannya ke Iubang kenikmatan milik istrinya. "Aaahhhhh... " Mendessah lah mereka berdua.


"As you wish...!" Ucap Kyros dan dia mulai menggerakkan pingguInya sangat pelan sesuai dengan yang di inginkan Gienka.


Gienka memejamkan matanya, gerakan lambat membuat sensasi yang menyenangkan. "Uuuhhhhhh..... Ya ampun....." Ucapnya.


"Love it????" Tanya Kyros.


"Yupzzz.... I love it...." Jawab Gienka. "Ohhhh.... Uhhh.... Aku ingin memutar!!" Ucapnya dan Kyros pun berhenti. Membiarkan Gienka memutar pingguInya, dan rasanya semakin luar biasa. Setelah itu, Kyros bergerak maju mundur secara lambat seperti tadi, dan diselingi gerakan memutar Gienka. Mereka terus seperti itu, dan suara desahannya semakin membangkitkan gaiirah masing-masing.


"Sekarang duduk di atas ku...!!!" Perintah Kyros


Gienka pun berhenti dan melepaskan diri dari Kyros. Lelaki itu mengatur posisinya lagi. Gienka merangkak naik ke atas tubuh Kyros . Gienka memegang milik suaminya itu, dan mengarahkannya ke vaagina nya, berusaha untuk menenggelamkannya. Kyros mengangkat kedua tangannya dan Gienka menggenggamnya untuk dia jadikan pegangan.


"Aaahhhhh....!!!" Dessah keduanya bersamaan saat milik mereka menyatu. Gienka melepaskan pegangannya di tangan Kyros, lalu membungkuk memeluk Kyros, dan menenggelamkan wajahnya di leher lelaki itu. Dan Kyros mulai bergerak naik turun, dengan ritme pelan.


"Sssshhhh... Ahhhhhh ohhhh....." Racau Gienka dan dia mengangkat kepala nya untuk mencium bibir Kyros


Suaminya itu membalas ciuman nya dan dia bergerak semakin aktraktif dengan ritme yang semakin cepat. "Do you like it?? Ahhh... " Tanya Kyros dengan suara dan napas tersenggal.


"Hmmmm...... I'm lovi it... Ohhhhhhh..... Please please please....... Don't stop baby..... You make Crazy... Uuhhhhhh..... "


Kyros mengangkat punggungnya dan memegang pay*dara Gienka lalu menghiisap dan menguIumnya lagi sambil terus bergerak.


"Ahh Gosh.... I like it and I love it.. Ohhhh shiiittt..... Ahhhhh... "


Kyros terus bergerak sangat cepat hingga akhirnya tubuh istrinya menegang dan juga mengerang panjang menandakan Gienka mencapai lagi puncaknya. Napas Gienka tersenggal.


Kyros bangun dan dalam posisi setengah duduk kemudian mendorong tubuh Gienka ke belakang, menjadikan istrinya itu sekarang berbaring, tetapi tidak saling melepaskan miliknya.


"Normal position...!" Ucap Kyros lagi.


Dengan napas tersenggal dan suara yang juga tersenggal karena kenikmatan. Kyros pun menggerakkan pingguI nya maju dan mundur sambil mendesah. Kyros membungkuk untuk mencium Gienka. Mereka berdua pun berciuman, tetapi di bawah sana Kyros masih bergerak dengan ritme cepat seraya jemarinya memainkan payud*ra Gienka. Hal itu membuat percintaan mereka semakin terasa luar biasa.


Kyros terus bergerak dengan ritme cepat, hingga bunyi sentuhan dari kulit mereka berdua terdengar keras, semakin menambah geIeyar sensasi panas membara yang mendera keduanya. Gienka dan juga Kyros tidak berhenti mendesaah, mengerrang hingga setengah berteriak karena rasa dan sensasi nya luar biasa nikmat sekali.


setelah puas dengan posisi itu, Gienka meminta berganti posisi yaitu posisi doggy. Kyros tentu langsung menyanggupi nya dan meminta istrinya agar bisa mengatur posisi nyamannha.


Gienka meminta agar mereka keluar dari dalam lingkaran rotan ini. Lalu di depan Lubang lingkaran itu, Gienka mengatur posisinya membungkuk, bertumpu pada bed yang ada di dalam lingkaran itu membelakangi Kyros.


Kyros mendekat ke arah pingguI istrinya yang sudah siap, kemudian menggesekkan peniis nya di kIitoris Gienka, perlahan dan hati-hati, Kyros mendorong miliknya masuk ke dalam tubuh Gienka. Mereka berdua lagi-lagi mendessah.


Kyros tidak lagi bergerak dengan ritme pelan tetapi langsung bergerak dengan ritme sangat cepat hingga suara sentuhan kulit mereka begitu keras dengan di iringi desaahan kedua nya. "Oh Gosh.... Ya ampun...... Ohhhh ya... Hmmmpppttt......... Jangan berhenti sayang.... Jangan berhenti.... " Teriak Gienka dengan suara setengah berteriak. Terlalu nikmat gm hingga sejak awal Gienka berteriak seperti orang kesetanan. Inilah nikmatnya jika tinggal hanya berdua dengan pasangan dan tidak ada siapapun di rumah sehingga saat bercinta tidak perlu ragu untuk mengeksplor diri dan meracau kenikmatan dengan suara keras, apalagi rumah ini begitu besar dan juga luas.


"Ahhhh....... Ky...... You're so amazing baby..... Ahhhh aaahhh pleaseee... Please.... Please.... Don't stop..... Aku benar-benar bisa gila jika kau selalu memberiku kenikmatan seperti ini..... "


"Aku senang sekali.... Kau begitu menyukai nya.... Aku akan terus memuaskanmu sayang...... Owwwhhh shiiitttt......!!!!"


Sampai akhirnya Kyros mulai merasa pening di kepala nya, menandakan bahwa dia akan mencapai puncaknya. "I will cum....." Ucap Kyros.


"Tahan... Kau harus mencapainya bersamaku... Bergeraklah lebih cepat....!!" Pinta Gienka


"Oke..... Beritahu aku..."


Gienka menganggukkan kepala nya. Dan Kyros semakin mempercepat gerakannya. Suara mereka semakin tidak karuan, dengan di iringi suara kulit mereka yang juga ikut beradu.


Jemari kedua nya saling bertautan dan terus mendesaah nikmat. Hingga akhirnya kedua nya sudah tidak bisa lagi menahan dirinya, begitu juga dengan Gienka.


"Ooohhhh.... Ohhh.... I'm ready... I'm ready... " Ucap Gienka. Dan Kyros mengangguk sambil tersenyum.


"3.. 2... 1....." Kyros menghitung.


Tubuh Gienka menegang dan mengeraang panjang. "Ahhhhhhhh.....!!!"


"Ahhh.... Ahhh... Ahhhh.... " Suara Kyros tersenggal ketika dia mengeluarkan dan menyemprotkan cairan hangat di dalam tubuh Gienka.


Kyros langsung terkulai lemas di atas tubuh Gienka dengan napas yang tersenggal beradu dengan napas perempuan itu.


"Oh. God. ... Amazing baby... I love you so much" Ucap Kyros sambil mengecup pipi Gienka dan memeluk istrinya.


"You are welcome baby.... So amazing... And I love you too.." Ujar Gienka. Mereka berdua masih di posisi sama sambil mengatur napas masing-masing.


Kyros menggeser tubuhnya agar Gienka tidak keberatan menopang tubuhnya, lalu menarik selimut, dan berpelukan dengan Gienka sambil menormalkan tenaga mereka setelah percintaan yang memakan waktu lebih dari 30 menit itu.