I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Epps 348



“Apa kau ingin menidurkan bayi kita untuk pertama kalinya di tempat tidurnya???” Tanya Kyros.


“Ya kita harus menidurkannya untuk pertama kali di tempat tidurnya yang lucu itu.”


“Baiklah! Ayo kita ke kamarnya dan kita baringkan dia di box bzyi nya.”


Kyros dan Gienka keluar dari ruang penyimpanan pakaian baby Lexia, mereka sekarang masuk ke kamar bayinya itu dan meletakkan baby Lexia di atas box bayi yang kecil.


Bayi itu tsudah tidur dengan lelap sejak di dalam mobil sehingga sekarang Gienka meletakkannya di box bayi yang mungil itu kemudian menyelimuti baby Lexia. Kyros memeluk istrinya dengan penuh cinta dan ia merasa senang sekali Giebka akhirnya bisa berkumpul lagi dengannya. Kini kebahagiaan mereka sudah sangat lengkap. Kyros benar-benar bahagia lagi sekali.


“Sekarang kau pergilah mandi berganti pakaian dan beristirahat sebentar,makanan sedang disiapkan Kau pasti lapar sekali ya kan???”


Gienka tersenyum dan mengecup bibir suaminya. “Iya aku akan mandi dulu, rasanya badanku lengket sekali..!!”


“Pakaianmu yang dari Houston juga sudah aku rapikan di lemarimu dan semua barang-barangmu masih lengkap dan terawat dengan baik. Aku kemarin sudah membersihkannya, tasmu dan juga sepatumu. Karena aku tahu kau tidak suka melihat barang-barangmu kotor.”


“Kenapa kau melakukan itu Sayang??? Aku kan bisa melakukannya sendiri saat aku kembali jadi kau tidak perlu harus lelah lelah membersihkan semua tas dan juga sepatuku, itu pasti melelahkan sekali untukmu bukan seharusnya fokus bekerja saja.”


“Tidak sama sekali, lagi pula itu aku mengerjakannya juga saat aku sedang libur dan tidak tahu mau menyibukkan diri dengan melakukan apa jadi, lebih baik ya aku membereskan barang-barangmu. Kau akan datang ke sini dan sekarang tuan Ratu ku serta putriku tercinta sudah ada di sini. Aku sangat bahagia sekali!” Kyros memeluk Gienka dan mengecup kening istrinya. Kerinduannya sudah terobati, istri dan anaknya ada di sini, semua terasa begitu menyenangkan dan ia akan kembali menciptakan kebahagiaan di rumahnya ini setelah sekian lama.


“Aku mandi dulu kau jaga bayi kita di sini dan aku sangat mencintaimu.” ucap Ginka kemudian mencium pipi Kyros dan ia keluar dari kamar baby Lexia untuk pergi mandi sedangkan Kyros berdiri di sisi box bayinya Sambil memandangi putrinya yang sedang tertidur, sangat menggemaskan sekali.


Tidak ada kebahagiaan yang bisa dia Gambarkan saat ini, rasanya begitu lengkap. Tuhan memberikan hadiah yang luar biasa kepadanya selain Gienka kini ada baby Lexia dan Gienka juga sekarang tidak perlu bersedih lagi memikirkan memiliki bayi karena ternyata Tuhan sudah lebih dulu memberikan kepercayaan dengan hadirnya baby Lexia sebelum mereka berniat melakukan program hamil.


“Ky!!!” Panggil seseorang dari dalam kamar, Kyros pun langsung keluar dari kamar bayinya menuju kamarnya dan dia mendapati Cahya berdiri di sana.


" Amam!!! Ayo Mam kesini, Amam pasti penasaran kan dengan kamar yang aku siapkan untuk Lexia.??”


Cahya tersenyum kemudian menghampiri Kyros. “Gienka di mana??”


Cahya kemudian mengikuti Kyros masuk ke kamar baby Lexia dan Cahya tersenyum. Cahya sebenarnya sudah melihat di foto yang sempat dikirim ke Kyros beberapa waktu yang lalu tetapi ternyata kamarnya jauh lebih baik dengan apa yang ada di dalam foto. Selain itu ada beberapa tambahan pernak-pernik yang sebelumnya di foto tidak ada. Kyros sepertinya sudah menambahkan beberapa pernak-pernik di dalamnya.


“Dan kamar yang sangat bagus sekali sayang!” Puji Cahya.


“Harus bagus, kan itu untuk putri kecilku yang cantik ini. ” Kyros terkekeh.


“Bagaimana perasaanmu??” Tanya Cahya.


“Senang sekali karena akhirnya Ginka dan putriku kembali bersamaku dan sekarang aku bisa setiap hari bertemu dengan mereka.”


“Itu bisa terlihat dari wajahmu bawa Kau sangat bahagia sekali kau harus menjaga istri dan bayimu dengan baik.”


“Iya mam..”


Kyros kemudian mengajak Cahya untuk berkeliling di kamar baby Lexia dan mengajak nya ke ruang walk in closet, di mana ia menyimpan pakaian bayinya itu di sana. Mata Cahya berbinar dan senyumnya mengembang. Kyros benar-benar menyambut kedatangan istri dan bayinya itu dengan perasaan yang bahagia bahkan Kyros menyiapkan segala sesuatunya ini dengan excited karena tidak sabar untuk segera bertemu dengan bayinya dan juga Gienka. Cahya tahu bahwa Gienka dan Kyros sudah lama merindukan kehadiran seorang bayi sehingga kehadiran baby Lexia saat ini benar-benar membuat mereka berdua sangat bahagia sekali. Cahya merasa sangat senang dan bersyukur memiliki menantu seperti Gienka sangat bertanggung jawab telaten dan sangat penurut serta sabar kesabaran cinta itu Sudah diuji sejak kepergian Kyros dan selama kehamilannya hingga melahirkan baby Lexia sama sekali tidak pernah mengeluh meskipun Cahya tahu saat kehamilannya Gienka pasti merasa sedih dan kesepian karena harus menjalani semuanya tanpa ada suami di sampingnya, tetapi sepertinya Penantian itu sudah berakhir karena Kyros sudah ada di sini dan bersamanya.


“Amam kenapa tidak beristirahat lebih dulu??? Amam lapar ya???”


“Tiidak sayang, Amam tidak lapar tapi amam penasaran sekali dengan kamar bayi yang sudah kau siapkan kemarin dan Apap mu juga masih mandi jadi sambil menunggunya ama memilih untuk ke sini dan menemuimu.”


Kyros tiba-tiba memeluk Cahya dan tidak sadar air matanya menetes di pipinya. “Mam aku benar-benar bahagia sekali rasanya sekarang, semuanya benar-benar lengkap dan aku ada di sini bersama dengan istri dan juga bayiku itu sangat luar biasa. Terima kasih Amam dan yang lainnya kemarin sudah menjaga Ginka dan Lexia selama aku pergi bertugas di luar angkasa, kalian semua menjaga Gienka dengan baik memenuhi keinginan Gienka yang tidak bisa aku penuhi. Aku tidak tahu harus membalas dengan apa kebaikan kalian semuanya. Terkadang aku merasa malu dengan diriku sendiri apalagi ketika aku ada di hadapan Mertuaku aku benar-benar merasa tidak enak kepada mereka.” Ujar Kyros.


Cahya mengusap punggung Kyros dengan lembut kami semua menjalankan tugas dan kewajiban kami serta janji kami kepadamu untuk menjaga Gienka, tentu kami semua menjaganya dengan baik apalagi kami mengetahui bahwa Gienka sedang hamil tentunya perhatian kami semakin lebih lagi dari yang seharusnya dan istrimu juga melakukan tugasnya dengan sangat baik. Dia sangat sabar dan tidak pernah menyusahkan kami semua. Jadi kami semua bekerja sama untuk menjaganya dan juga kandungannya sampai kau kembali.” Ujar Cahya.


“Sekarang kau sudah kembali dan tugas ini sepenuhnya akan menjadi tugasmu. Kau harus menjaga mereka dengan baik sama seperti kami menjaga mereka sebelumnya. Tuhan sudah mengabulkan keinginan kalian untuk memiliki seorang bayi jadi harus dijaga dengan sepenuh hati, tetapi tentu dalam porsi yang secukupnya dan tidak berlebihan dalam hal apapun karena kasih sayang dan pengajaran yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya harus harus sepenuhnya. dan Ingatlah bahwa kau dan Gienka dibesarkan dengan kasih sayang yang luar biasa dari kami dan kami juga mengajarkan Agar kalian menjadi anak-anak yang baik, tidak angkuh dan peduli kepada sesama itu juga yang harus kalian ajarkan kepada anak-anak kalian nantinya. Bahwa mereka juga harus menjadi orang yang baik bertanggung jawab cerdas pandai dan juga harus peduli terhadap sesama bisa kan kalian melakukan Kau dan Gienka melakukannya????” Tanya Cahya.


Kyros tersenyum. “ Ya Mam, tentu kami akan mengajarkan anak-anak kami kebaikan seperti yang kalian ajarkan kepada kami dulu terima kasih untuk segalanya aku sangat mencintai Amam Apap dan yang lainnya.”