I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 282



"Untuk apa dia datang???" Tanya Cahya pada Kyra.


"Dia datang untuk meminta maaf Mam..!"


"Dia tidak mengancammu kan???"


Kyra tersenyum. menggelengkan kepala nya. "Tidak sama sekali... Dia hanya ingin minta maaf saja kepadaku dan juga kepada kalian semua.. Aku juga memberinya undangan, supaya dia datang.. "


"Kenapa??? Kenapa harus mengundangnya???"


"Amam, biarkan saja, dia terlihat menyesali nya jadi ya sudah tidak apa-apa, dia juga tidak akan berani membuat gaduh lagi, dia sudah ketakutan dengan Apap...! Oh iya, apa lagi yang harus aku lakukan??? " Tanya Kyra.


"Kau duduk saja, biarkan Amam yang mengurusnya.. "


"Aku harus ikut... " Kyra menggandeng tangan Cahya.


"Kau memang seperti Apap mu, keras kepala dan tidak bisa di bantah."


Kyra hanya tersenyum dan kedua nya pun kembali menyibukkan diri dengan mengatur persiapan untuk acara lamaran besok.


Kyra merasa senang sekali karena akhirnya Zayan mengakui kesalahannya dan datang meminta maaf. Sejak dulu Kyra sudah di ajarkan oleh kedua orang tua nya untuk bisa memaafkan orang lain yang pernah menyakiti nya. Sehingga Kyra juga tumbuh menjadi pribadi yang baik dan dia bukan orang yang pendendam. Apalagi masalahnya dengan Zayan juga membawa hal yang baik bagi Kyra. Dia bisa mendapatkan Axel, yang sebentar lagi akan menjadi suami nya. Laki-laki yang baik, ceria dan penuh tawa. Kyra selalu merasa nyaman dengan Axel, dengan segala kekurangannya, Axel selalu bisa membawa kebahagiaan, tawa dan cinta yang luar biasa untuknya. Bahkan yang dulu tidak bisa di berikan oleh Zayan.


Walaupun terkadang Kyra di buat jengkel dengan sikap Axel yang terkadang sering merasa rendah diri melihat betapa kehidupan Kyra di kelilingi oleh berbagai kemewahan, tetapi Kyra selalu berharap pada Axel untuk tidak bersikap demikian. Dan bersikap biasa saja, karena bagi Kyra semua kemewahan itu milik orang tua nya, bukan miliknya. Dan orang tua nya juga tidak pernah mempermasalahkan Axel berasal dari keluarga yang bagaimana, karena yang terpenting Axel bisa membahagiakan Kyra, dan tulus mencintai tanpa menuntut imbalan apapun, itu sudah cukup.


Hanya satu yang di inginkan Aditya dan Cahya ketika nanti Kyra menikah. Axel tidak membawa Kyra jauh darinya atau tinggal terpisah. Karena yang di miliki Aditya dan Cahya saat ini hanyalah Kyra, mengingat Kyros sudah memilih jalannya sendiri dan menetap di luar negeri. Ada banyak yang di harapkan Aditya dan Cahya dari Kyra. Sehingga Kyra harus tetap tinggal bersama mereka di rumah yang sudah di tinggalin keluarga nya sejak lama. Dan Axel sangat mengerti hal itu, dia tidak akan memaksa atau mengajak Kyra tinggal atau mereka membeli rumah sendiri nanti nya. Mereka berdua akan tinggal di rumah keluarga Kyra karena Kyra juga punya tanggung jawab besar di perusahaan yang tidak bisa Kyra abaikan begitu saja. Sementara Axel juga punya tanggung jawab pekerjaan di luar kota. Jadi mereka pada akhirnya tetap akan tinggal di kota berbeda, dan Axel akan pulang ke Jakarta setiap weekend. Bagi kedua nya tidak masalah karena dalam sebulan Kyra juga pasti akan datang ke tempat Axel karena Kyra punya tanggung jawab mengecek administrasi disana.


****


Beberapa jam kemudian di tempat lain......


Gienka membawa air dan jus untuk Kyros yang sedang melakukan olahraga raga pagi di ruang gym yang ada di rumah mereka. Saat masuk, dia melihat suami nya itu sedang melakukan pull up. Saat itulah tubuh atletis Kyros semakin terlihat menawan, seluruh ototnya dan keringat yang membasahi tubuh Kyros membuatnya semakin terlihat sangat se'xy sekali. Kyros tersenyum saat melihat istrinya masuk. Dia langsung turun dari tempatnya pull up dan mendekati Gienka.


Kyros mencium kening istrinya. "Kau belum mandi tapi sudah terlihat cantik.. " Puji Kyros.


"Aku sudah cantik dari lahir sayang... Minumlah ini... "


Kyros duduk ber selonjoran di lantai dan meminum air terlebih dulu. Gienka juga ikut duduk di lantai. "Persiapan sudah selesai di lakukan, Kyra mengirim foto-foto persiapan untuk nanti.. " Ujar Gienka.


"Semoga berjalan lancar, aku senang sekali akhirnya adikku menyusulku juga, padahal dulu kami pernah berjanji akan menikah bersama-sama Hahaha... Dan ini gara-gara kau yang tidak sabaran, jadi nya aku batal menikah bersamaan dengan Kyra.. "


"Diiihhh....??? Tapi biar begitu kau juga menikmati nya, rasanya juga pasti sama, justru enak menikah lebih dulu karena kau bisa bersenang-senang denganku daripada Kyra dan Axel, iya kan???"


Kyros tertawa. "Dasar..... Bukan aku yang ingin enak-enak lebih dulu, tapi itu dirimu... Karena sudah tidak tahan untuk mencoba milikku?? Iya kan???"


"Awalnya sih happy, udah traveling otakku membayangkan malam pertama, tau nya malah kau datang buIan, aiiiissshhhh.... Seketika pupus harapanku... Maka nya kalau mau mengajak menikah itu di pikirkan dulu kapan tanggal tamu bulanan mu datang??? Setidaknya kau tidak harus meminta suamimu menunggu.. Menyebalkan sekali... Aku harus tidur memeluk istriku tetapi aku tidak bisa menyetubuuhi nya, membuatku menggila.. "


Gienka mencubit pinggang Kyros dengan sangat kencang membuat Kyros berteriak. "Ky..... Kau ini, aku malu sekali jika mengingatnya... "


"Auuuwhhh hahahaha sorry sorry.. Ampun.... "


Mereka berdua kemudian tertawa. Gienka sendiri merasa malu jika mengingatnya. Dia terlalu takut akan kehilangan Kyros dan takut Kyros di serobot oleh Camilla sehingga membuatnya harus mengambil sikap untuk segera menikah dengan Kyros. Dan dia lupa jika bersamaan dengan itu juga tamu buIanannya datang. Menyebalkan memang tetapi pada akhirnya mereka melewati penyatuan mereka untuk pertama kali nya di tempat yang tidak mereka duga dan bayangkan sebelumnya. Bercinta untuk pertama kali nya di atas awan di dalam pesawat pribadi milik keluarga Kyros. Itu menjadi hal yang luar biasa, dan Gienka tidak akan pernah melupakan moment itu selama hidupnya.


"Kau mandi lah, aku siapkan pakaianmu dan juga akan siapakan sarapan untuk kita... Sudah jam segini nanti kau telat.. " Gienka mendmendaratkan kecupan di bibir Kyros.


"Ya.... Aku ingin pancake.. " Pinta Kyros.


Mendengar itu Gienka langsung menatap suami nya. "Akhirnya aku mendengar juga permintaan darimu, selama kita menikah sekalipun kau tidak pernah meminta ingin di buatkan apa, dan sekarang kau baru meminta nya.. Aku akan membuatkan pancake yang lezat untukmu.. " Ucap Gienka. "Maple syrup, coffee.. Pancakes for two.. Hash brown, egg yolk... I will always love you..!" Gienka tiba-tiba bernyanyi dan memeluk Kyros.


Kyros tersenyum dan mereka justru bernyanyi dan melanjutkan liriknya bersama-sama, KArena adalah Iagu favorit kedua nya. "A small concern with how the engine sounds... We held darkness in withheld clouds.. I would ask, Should we just keep driving???"


Gienka dan Kyros tertawa tetapi kemudian mereka berdiri dan menuju kamar untuk bersiap mandi, dan Gienka akan menyiapkan pakaian untuk Kyros.


***


Setelah menyiapkan segala keperluan Kyros sebelum ke suaminya itu ke kantor. Gienka membuatkan pancake untuk suami nya. Akhirnya dia mendengar juga permintaan suami nya untuk makanan, karena sebelumnya Kyros tidak pernah meminta di buatkan atau di masakkan sesuatu. Dan selama ini Gienka hanya membuat apa yanga da di pikirannya saja.


Tiba-tiba Gienka mendengar suara bel rumahnya berbunyi. Art nya yang sedang merapikan ruang tamu, bergegas berlari untuk membuka pintu dan melihat siapa yang datang. Sementara Gienka masih fokus dengan masakannya.


Tak lama Art nya menghampiri nya dan memberitahu jika ada yang datang ingin bertemu dengan pemilik rumah ini. Karena dia sudah selesai membuat pancake, Gienka mematikan kompor dan meminta Art nya menyiapkan itu di piring dan menyajikan di meja makan. Gienka pun ke depan melihat siapa yang datang, karena Kyros pasti masih bersiap di kamar.


Saat ke depan, dia melihat seorang perempuan cantik, dengan rambut sebahu berdiri di depan pintu. Permpuan itu sangat cantik apalgi saat tersenyum, memakai pakaian berwarna merah dan dari barang yang dikenakan juga terlihat mahal. Gienka sebelumnya tidak pernah melihat atau bertemu dengannya.


"Good morning miss???" Sapa perempuan cantik itu sambil melempar senyum.


Gienka mengangguk. "Yes, good morning to you... Is there anything I can help you with???" Tanya Gienka pada perempuan itu. Apakah ada yang bisa dia bantu.


Perempuan cantik itu kembali tersenyum. "I would like to ask if this is really the house of Mr. Kyros Sahasya???" Tanya nya pada Gienka.


"Yes, it is, he is my husband.. " Gienka menjawab iya, bahwa ini adalah rumah Kyros dan Kyros adalah suami nya.


"Can I see him, I have something important to discuss with him???" Perempuan itu ternyata ingin bertemu dengan Kyros dan ingin membicarakan sesuatu dengan lelaki itu.


Gienka pun mulai curiga, dan dia langsung memandang perempuan itu dari ujung kaki hingga kepala. Insting perempuannya mulai bekerja. Dan kenapa ada perempuan cantik mencari suami nya, ada hubungan apa mereka berdua. "By the way, what is the need and who are you????" Tanya Gienka.