
Gienka terlihat bingung saat Kyros membawa nya masuk ke dalam hutan. "Kita mau kemana???" Tanya Gienka.
"Bersembunyi dan mencoba sesuatu yang baru..." Jawab Kyros.
"Bersembunyi??? Maksudnya???" Tanya Gienka lagi.
Setelah membawa masuk mobilnya ke hutan tetapi tidak terlalu jauh ke dalam, tetapi cukup jauh dari jalanan, Kyros melepaskan seatbelt nya dan mendekatkan wajahnya ke Gienka. Kemudian mencium bibir Gienka dengan rakusnya. Gienka juga berusaha melepaskan seatbelt nya tahu kemana arah ucapan suami nya tadi.
Jemari Kyros mulai menelusup masuk ke gaun hitam Gienka. Gienka memakai gaun hitam dengan belahan dada yang rendah dan tidak mengenakan b'ra hanya di tutupi jas hitam besar. Hal itu membuat Kyros lebih mudah untuk memainkan pay*dara Gienka.
Setelah puas mencium Gienka, Kyros pun tersenyum dan melepaskan jas yang di pakai oleh istrinya itu. "Kita bisa bermain sebentar disini.. " Gumam Kyros.
"Tapi bagaimana nanti jika ada orang??? Atau polisi yang patroli???"
"Tidak akan ada siapapun disini... Mobil kita saat kesini juga tidak dalam panatuan CCTV lalu lintas, aku sangat mengenal daerah ini... Sekarang diamlah dan kita nikmati waktu yang sebentar sebelum matahari tenggelam..." Kyros kemudian mengatur posisi Gienka sehingga Gienka bisa berbaring di kursi penumpang.
Kyros tengkurap di atas tubuh Gienka, dan menciumi wajah istrinya, turun ke bibir, dagu lalu ke leher sampai ke dada. Tidak puas sampai disitu, Kyros terus turun ke perut Gienka. Setelah itu Kyros menurunkan ceIana daIam Gienka. Dan kali ini dia akan memilih bermain di area V istrinya.
Gienka hanya bisa pasrah dan menikmati permainan Kyros di kIitorisnya, karena Gienka sangat menyukai hal itu. Lidah Kyros masuk dan bermain di dalam milik Gienka. Gienka menjambak rambut Kyros dan menekan kepala suami nya, geli akan sensasi yang di timbulkan. "Oohhh shiiittt.... Baby... Ohhhh gosh..... So good....!!!" Gienka meracau. "Jangan berhenti.. Sayang... Oh ya ampunnn... "
Kyros tahu bahwa istrinya sangatlah menyukai apa yang di lakukannya, dia akan terus bermain sampai nanti Gienka mencapai puncaknya. Tidak butuh waktu lama, Tanda-tanda bahwa Gienka akan mencapai puncaknya pun terlihat, Kyros mengangkat kepala nya dan kali ini memilih memasukkan jari tengannya ke milik istrinya itu. Berganti bermain dengan jarinya, lalu tubuh Gienka menegang, dan erangan panjang menandai or9asme nya.
Gienka terengah dan napasnya tersenggal. Kyros melempar senyumnya dan mengecup dahi istrinya. "Kau ingin bermain dengan milikku atau kau ingin kita melakukannya??? Mengingat kita tidak punya banyak waktu.." Ucapnya.
"Lakukan sekarang.... Aku sangat menginginkannya... Aku bisa memainkan milikmu saat kita dirumah atau nanti di jalan... Please sayang...???" Gienka menarik Kyros agar mendekat kepadanya dan mencium bibir suaminya dengan rakus. Gienka sudah kehilangan akal sehingga dia benar-benar ingin Kyros segera memasuki nya.
Kyros mengatur posisinya lagi di atas tubuh Gienka, dan menunduk mencium bibir istrinya, dan tangannya memegang Mr. P nya lalu menggesekknya perlahan naik turun baru kemudian perlahan memasukkannya ke milik Gienka. "Uuuuhhhh.... So good.... " Ucap Gienka dengan napas tersenggal.
Hal yang sama juga di rasakan oleh Gienka. Milik Kyros slselaly membuatnya rindu dan ingin sekali setiap hari merasakannya. Bercinta dengan orang yang sangat di cintai itu selalu terasa luar biasa sekaligus selalu saling merindukan. Gienka tidak bisa menolak keinginan Kyros untuk bercinta, karena hal itu selalu jadi luar biasa untuknya.
Kyros terus bergerak, dan dia merasa lelah, lalu mengeluarkan miliknya dan duduk di kursi kemudi nya lagi. "Duduk di atasku, dan bergeraklah serta puaskan dirimu, lalu kita pulang..." Pinta Kyros.
Gienka pun mencoba bangun dan di bantu Kyros. Dia kemudian berpindah dan duduk di atas kedua paha Kyros. Gienka menurut dan menenggelamkan dirinya, bersatu lagi dengan suaminya . Gienka melingkarkan kedua lengannya di leher Kyros, mencium bibir lelaki itu sambil bergerak naik turun serta memitar untuk memuaskan dirinya sendiri serta memuaskan suami nya tentu nya. "Hmmmm..... Uuuhhh.... Ahhh..... Ahhh... Hmmmm.... " Gienka menyandarkan kepala nya di bahu Kyros dan menyerang penuh kenikmatan menikmati setiap inci gerakannya.
"Yuppzzz... Terus bergerak sayang... Hmmmm puaskan dirimu..... Yah... Seperti itu.... Ohhhh shhiiitt.... Good girl.... Ouwwhhh... " Kyros terus meracau di telinga Gienka dan perempuan itu bergerak semakin liar dan terus liar. Hingga akhirnya Kyros mulai merasa pening, dan dia akan mencapai puncaknya. "Okeee lebih cepat lagi sayang.... Kita meledak bersama oke...????" ucap Kyros lagi.
Gienka pun semakin menjadi dan errangannya semakin keras karena entah sudah berapa kali dia meledak, dan itu masih belum cukup bagi nya sampai dia bisa membuat Kyros juga meledak. Kyros memeluk Gienka begitu erat, Gienka mempercepat gerakannya hingga suara kenikmatan dari keduanya saling beradu. "Aku.... Datang..... Ahhh... Ahhh.. Ahh" Dessah Kyros.
Semburan hangat langsung bisa Gienka rasakan, dimana suaminya akhirnya meledak. Dan mereka saat ini sedang berada di dalam mobil di tengah hutan. Percintaan gaya baru Dan rasanya sangat luar biasa sekali. Gienka benar+benar menyukai nya Dan menjadi teringat dengan percintaan pertama nya dengan Kyros di dalam pesawat. Sungguh hal yang tidak bisa Gienka lupakan. Dia kehilangan virginitasnya oleh suaminya Dan hal itu di lakukan di dalam pesawat. Rasanya hingga kenangannya tidak akan bisa Gienka lupakan seumur hidupnya. Apalagi dia sudah terlalu lama menunggu Kyros Dan pada akhirnya dia benar-benar menikah dengan lelaki itu. Lelaki yang selalu ada di hatinya serat pikirannya selama bertahun-tahun.
Kyros terengah Dan butuh menenangkan diri sejenak sebelum akhirnya mereka keluar dari hutan untuk pulang dan kembali ke rumah.
****
Di tempat lain....
Hari masih gelap dan masih butuh beberapa jam lagi matahari keluar untuk menyambut hari. Sebuah mobil berwarna silver berhenti tepat di depan sebuah rumah. Turunlah seorang perempuan yang ternyata adalah Celia. Celia memilih kabur dari rumahnya sejak semalam. Dia pergi ke stasiun kereta api dan menunggu kereta hingga dini hari untuk menuju rumah Papa nya yaitu Theo. Celia memilih kabur karena meras lelah sudah di permainkan oleh Mama nya serta Oma nya, dan di jadikan robot oleh mereka. Celia tidak tahan lagi dan memilih kabur ke rumah Theo. Setelah naik kereta dan turun di stasiun tujuan, Celia mencari taksi online dan mengantarnya kesini. Celia merasa lega sekali, dan Papa nya adalah seseorang yang paling bisa membuatnya nyaman. Jauh berbeda dengan Mama nya.
Celia mengetuk pintu rumah Theo. Lama akhirnya hingga Papa nya itu membuka pintunya. Celia menyadari bahwa sepertinya Papa nya masih tidur saat ini. "Papa... " Gumam Celia.
Theo pun langsung kaget dan terlonjak. "Celia sayang??? Kau kesini??? Ini jam berapa??? Kenapa kau sudah ada disini... Tetapi ayo masuklah ke dalam rumah... "
Ketika sampai di dalam rumah, Celia memeluk Theo dan langsung menangis histeris, hal itu membuat Theo bingung.