I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 321



Kyros mengajak istri serta adik dan keponakannya berkeliling ke sebuah museum antariksa. Berisi berbagai benda yang pernah di gunakan untuk menjelajah luar angkasa, seperti roket, kapsul yang di gunakan astronot mendarat di bumi, robot penjelajah bulan, hingga visual dari berbagai planet yang ada di luar angkasa serta pakaian astronot dan berbagai potongan meteorit yang pernah jatuh di bumi. Semua nya tentang astronomi.


Athan terlihat sumringah sekali dan dia selalu menunjuk ke arah beberapa benda yang pertama kali di lihatnya. Berkunjung ke museum adalah hal yang bisa di jadikan hiburan sekaligus sarana belajar. Kyros ingat dulu saat dia kecil, Apap nya mengajaknya mendatangi beberapa museum antariksa di beberapa negara dan salah satunya adalah museum ini. Apap nya yaitu Aditya sangat tahu bahwa Kyros sangat menyukai segala sesuatu yang ada di langit, sehingga dia selalu berusaha mewujudkan keinginan Kyros untuk belajar mengenai astronomi sejak kecil yang semakin membuat Kyros memiliki tekad yang kuat sekali untuk menjadi seseorang yang bekerja dalam bidang itu. Dan impiannya saat ini sudah terwujud dengan baik. Usaha memang tidak pernah mengkhianati hasil.


Kyros menggendong Athan dan menjelaskan beberapa hal pada keponakannya itu. Meskipun Athan belum terlalu mengerti tetapi Kyros tetap memberi sedikit pengetahuan yang mungkin nanti bisa berguna untuk Athan, apalagi ingatan seorang anak kecil seumuran Athan sangatlah bagus sekali. Mereka mudah mengingat apa saja yang di lihatnya atau di pegangnya.


Dan Gienka tadi sudah memberikan keterangannya di polisi. Meski Kevin sendiri masih belum mengakui nya, tetapi rekaman itu tetap bisa membuktikan bahwa Kevin memang pelaku nya. Mungkin hukumannya tidak lah terlalu lama, akan tetapi cukup untuk membuat Kevin jera dan tidak mengulangnya lagi. Dan Kyros akan meminta Gienka mulai lusa untuk mengurus pengunduran diri nya dari perusahaan itu. Selain alasan kejadian kemarin, tentu karena Kyros harus membawa istrinya bersama nya ke Texas. Dia harus menikmati kebersamaannya dengan Gienka sampai akhir tahun nanti, lalu pergi selama berbulan-bulan tanpa bisa berkomunikasi. Tetapi Kyros akan pergi dengan tenang karena Gienka bersedia pulang ke Indonesia dan tinggal bersama keluarga nya. Disana semua orang akan menjaga Gienka dengan sangat baik selama dia pergi. Dan Gienka juga bisa menikmati waktu nya dengan semua orang untuk menghilangkan keriduannya pada Kyros. Keberadaan keluarga nya di Indonesia akan menghibur Gienka dan Gienka bisa akembali membantu Papa nya bekerja di kantor.


Kyros sudah memberitahu mertua nya tentang keberangkatannya tahun depan, dan juga menjelaskan jika dia ingin saat pergi nanti, Gienka lebih baik pulang ke Indonesia agar tidak merasa kesepian jika tinggal disini sendirian. Ariel pun sangat setuju dengan keputusan Kyros menyuruh Gienka pulang. Dan bahkan Ariel akan datang kesini untuk menjemput Gienka. Ariel akan selalu memastikan keamanan dan kenyamanan putri nya, sehingga Kyros bisa bekerja dengan baik dan fokus nanti nya.


Setelah puas berkeliling, Kyros mengajak Gienka, Axel dan Kyra untuk pergi membeli buah tangan. Ada store yang menjual berbagai oleh-oleh dengan tema antariksa, seperti boneka berbentuk roket dan astronot, hingga berbagai action figure dan mainan robot astronot. Kyros sudah berjanji pada Athan untuk membeli mainan-mainan itu.


Masuk ke dalam store itu, Athan meminta turun dan dia berlari mencari apa yang dia inginkan. Kyros dan yang lain mencoba mengejarnya. Cukup lama mereka berada di dalam dan membeli semua yang di pilih oleh Athan. Berbagai boneka hingga robot dan juga miniatur juga di beli. Kyros membayar semua nya. "Kita cari makan, aku lapar sekali.. " Ucap Kyros setelah keluar dari store.


"Ya, aku juga lapar.. " Sahut Gienka.


"Baiklah kita cari makan di dekat sini.. " Mereka kemudian berjalan menuju area parkir dan akan mencari restoran terdekat untuk makan. Jalan-jalan seharian membuat perut mereka keroncongan.


★★★


Mereka duduk di restoran dan baru saja memesan makanan. Tinggal menunggu makanan itu datang. Athan duduk dengan tenang sambil memegang sebuah miniatur astronot yang tadi di belikan oleh Kyros.


Ponsel Kyros berbunyi da' ada panggilan dari kontak yang tidak di kenal. Kyos mengangkatnya dan ternyata itu telepon dari kantor polisi. Kyros pun tampak mendengarkan dengan seksama kemudian mengatakan jika dia nanti akan kesana. Panggilan itu pun di tutup.


"Siapa sayang???" Tanya Gienka.


"Polisi, dia memberitahu jika Kevin sudah mengatakan dan mengakui yang sebenarnya... Dan Polisi bilang, mereka sedang menemui seseorang dan akan meminta keterangannya, karena Kevin menyebut nama orang itu yang sudah mengadakan ini serta memberinya obat itu.. " Jawab Kyros.


"Siapa???" Tanya Axel.


"Aku tidak tahu, mungkin lebih baik setelah makan kita kesana dan menemui orang itu, dan apa alasannya mengadakan semua ini, apakah hanya sekedar iseng atau ada alasan lain.. "


"Sayang....???" panggil Gienka dengan suara melembut. "Kita jangan memperpanjang masalah ini lagi ya??? Toh aku tidak apa-apa, mungkin mereka hanya iseng saja... Jangan sampai hal ini membuat mereka menjadi semakin dendam dan membenci kita.. "


"Tidak....!!!!" Sela Kyros dengan cepat.


"Aku tidak apa-apa...."


Kyra dan Axel saling berpandangan. Tak lama makanan pesanan mereka datang. "Sudah... Sudah...!!! Jangan membahasnya sekarang, kalian lapar kan??? Jadi kita makan dulu, dan membahasnya nanti saja.. " Sela Kyra.


"Ya,, kita bahas nanti saja." Ucap Axel.


Kyros pun memilih memilih diam. Begitu juga dengan Gienka. Ada sedikit penyesalan di hati Gienka, seharusnya dia membahas ini nanti saja. Tapi Gienka juga di landa penasaran yang luar biasa, siapa orang yang menyuruh dan memberikan obat itu pada Kevin.


Merekaa akhirnya menikmati makan siang yang sangat terlambat sekali karena hari juga sudah sore. Kyra memberikan fish and chips kepada Athan dan bocah itu memakannya dengan lahap. Karena Athan sangat menyukai itu. Dan yang lainnya juga menikmati makanan masing-masing.


★★★


Kyros akhirnya sampai lagi di kantor polisi. Dia turun dari mobil dengan yang lainnya. Saat hendak masuk ke dalam, langkah mereka terhenti ketika Axel memberitahu Kyros bahwa ada Camilla yang juga baru keluar dari dalam mobil, tetapi mobil polisi. Camilla di dampingi oleh beberapa polisi. Dan sekarang berjalan ke arah mereka, sepertinya Camilla akan di bawa masuk. Kyros mengernyit kenapa Camilla di bawa oleh polisi.


Langkah Camilla terhenti ketika dia melihat ada Kyros, Gienka, Kyra dan suami nya. Nyali nya menjadi ciut. Kevin memang brengseek, lelaki itu ternyata menyeretnya kesini juga dengan menyebut nama nya. Sekarang hancurlah semua rencana nya dan laki-laki Kyros tahu bahwa dia adalah dalang dari masalah ini. Camilla mengernyit, tetapi dia sekarang tidak ada pilihan lain selain harus menghadapi kemarahan Kyros untuk kesekian kali nya.


Polisi pun meminta Camilla agar segera jalan dan masuk ke dalam agar bisa segera memberikan keterangan di dalam terkait keterangan yang di sampaikan oleh Kevin sebelumnya.


Saat Camilla melewati Kyros dan yang lainnya, Kyros menghentikannya dan bertanya kepada polisi mengenai masalah apa yang membuat Camilla di bawa kesini. Polisi menjelaskan jika Camilla di duga terlibat mengenai kejadian kemarin dengan tersangka Kevin. Kyros dan yang lainnya pun terkejut, kemudian meminta ijin kepada polisi untuk bisa berbicara sebentar dengan Camilla karena dia adalah suami dari Gienka yang menjadi korban kejadian kemarin. Polisi mengijinkan nya.


Kyros tersenyum pada Camilla. "Wow......!!! Aku sejak awal sudah menduga nya jika kau ada di balik yang terjadi kemarin, karena caranya hampir sama dengan kejadian yang terjadi sebelumnya...!" Ucap Kyros.


"Camilla, seharusnya kau berpikir dulu sebelum melakukan apapun, kau tidak belajar dari kejadian sebelumnya dan justru mengulangi nya, aku tdaklah bodoh Camilla.. Kejadian pertama kami semua mencoba memaafkanmu dan berharap kau bisa menyadari kesalahanmu, tetapi sekian tahun berlalu, kotornya otakmu tidak bisa kau bersihkan dan kau berulah lagi... Ada dendam apa kau dengan istriku???? Apa dia pernah menyakiti dan melakukan kesalahan padamu??? Apa karena pernikahan kami???? Seharusnya kau berpikir bahwa akulah yang memutuskan untuk menikahi Gienka, kalau kau ingin marah seharusnya kepadaku saja, bukan pada istriku.. " Ujar Kyros yang mencoba menahan kemarahannya.


Tatapan sinis Camilla pada Kyros jelas terlihat. "Aku memang sangat marah kepadamu, tetapi membuat celaka orang yang kau cintai itu lebih menyenangkan untuk membalaskan dendamku padamu.. " Ucap Camilla dengan suara ketus. "Kau adalah manusia terburuk yang pernah aku kenal, aku minta maaf dan kau tidak mau memaafkanku...!"


Kyros tersenyum. "Apa aku pernah mengatakan bahwa aku tidak memaafkanmu??? Aku hanya mengatakan bahwa sudah cukup pertemanan kita, aku terlalu kecewa, mau seharusnya memahami itu, dan menghargai keputusanku.."


"Apa peduliku..! Yang penting aku bisa membuatmu menderita dengan menyakiti Istrimu.. "


Kyros tersenyum. "Seburuk apapun niat jahatmu, jika Tuhan tidak mengijinkan maka Gienka akan selalu selamat dari hal buruk yang kau lakukan.. Dan kali ini aku tidak bisa memaafkanmu, ini sudah keterlaluan, dan aku juga bisa mengangkat masalah yang dulu sudah kau buat, aku masih menyimpan baik semua buktinya, dan hukuman mu pasti akan lebih berat dari masalah ini.. Aku tidaklah bodoh Camilla..."


"Camilla..!!" Panggil Kyra. "Kenapa kau jadi jahat seperti ini??? Harusnya kau sadar dengan perbuatanmu, dendam selalu membawa dampak buruk, jadilah Camilla yang seperti dulu, baik dan ceria, bukan yang penuh dengan kebencian seperti ini, aku yakin kau pasti akan semakin bahagia.. Kyros sudah menemukan kebahagiaan, kau seharusnya juga mencari kebahagiaanmu sendiri... Bukan jadi seperti ini..?" Ujar Kyra.


Gienka berdiri di depan Kyros dan menatap Camilla. "Aku minta maaf jika di pertemuan kita yang terakhir sikapku buruk padamu, aku minta maaf..??"


Camilla tidak menjawab dan dia langsung meninggalkan Gienka dan yang lainnya. Camilla masuk bersama polisi yang mengawalnya.