
Kyros sedang mengajak baby Lexia bermain di halaman belakang rumah bersama dengan Liam dan juga neneknya. Lexia sedang bermain mobil-mobilan milik Liam dan dengan setia sepupunya itu menemaninya. Halaman belakang memang cukup luas dengan taman dan juga kolam renang serta beberapa mainan untuk anak-anak.
Sementara itu Gienka sedang berada di dapur untuk membuat jus, ponselnya berbunyi. Gienka melihat ada nama Papanya. Gienka pun langsung mengangkatnya. Kebetulan sekali dia baru hendak menghubungi Papanya dan memberitahu Jika ia dan Kyros akan mengadakan makan malam keluarga. "Papa, selamat siang." Ucap Gienka.
"Selamat siang Gienka sayang."
"Aku baru berniat untuk menghubungi Papa, tapi kebetulan sekali Papa menghubungi aku."
"Kenapa??? Ada apa???"
"Cuma ingin memberitahu saja kalau malam ini aku berniat mengundang kalian semua untuk makan malam bersama, ya itung-itung kan aku dan Ky ada di sini jadi ingin menikmati waktu bersama dengan kalian."
"Bagus dong, kau ingin makan malam di mana sayang??? Di rumah saja atau di restoran atau dimana???" Tanya Ariel.
"Rencananya sih di restorannya Papa, di Golden restaurant."
"Oh, ya sudah tidak apa-apa, kau hubungi Mamay saja mau berapa orang, beritahu saja pada Mamay biar nanti mamay yang mengurus untuk meja dan yang lainnya."
"Iya Pa, nanti aku akan menghubungi Mamay dan memberitahunya, ya nanti keluarga besar kita, ada Papa, Mamay, Papa Dan, mama Elea dan juga keluarganya Kyros serta mertuanya Kyra."
"Ya sudah, itu gampang kau tinggal bilang saja pada Mamay, sekarang kau ada di rumah???" Tanya Ariel lagi.
"Tidak Pa, aku dan Ky serta Lexia ada di rumah nenek, sekalian mengajak nenek pulang ke rumah, kan Uncle Adri dan Aunty Chika sedang ada di Surabaya, kasihan kan nenek dan Liam di rumah sendirian, nenek juga bisa bermain dengan Leksi dan juga Athan, Papa sendiri sekarang ada di mana???"
"Papa ada di kantor, baru selesai makan siang. Papa sebenarnya ingin video call dengan Lexia tapi sepertinya dia sedang bermain bersama dengan uyutnya. Ya sudah nanti malam kan kita bertemu."
"Iya nanti malam saj. Papa melepaskan kangen Papa pada Lexia."
"Ya sudah kalau begitu, salam ya untuk Kyros dan juga untuk nenek kalian, ya dudah sampai jumpa nanti malam."
"Iya Pa, sampai jumpa Nanti malam ,aku sangat mencintai Papa Iel."
"Papa juga sangat mencintaimu."
Panggilan pun di akhiri daN Gienka melanjutkan membuat jus. Dia merasa sangat senang dan tidak sabar untuk nanti malam dan memberi kejutan kepada keluarganya bahwa dia hamil anak kembar. Gienka benar-benar bersyukur dan berharap Tuhan akan menjaganya dan juga bayi yang dikandungnya supaya semuanya berjalan dengan lancar dan baik sampai melahirkan nanti.
Gienka membawa jus yang dibuatnya ke area belakang dan memberikannya kepada suaminya juga kepada neneknya, kemudian duduk dan ikut menikmati Jus itu sembari melihat anaknya sedang bermain bersama dengan Liam.
"Papa Iel baru saja meneleponku dan aku mengatakan padanya agar dia bisa ikut malam bersama kita nanti dan Papa setuju." Ucap Gienka.
"Kau memberitahu nya kita mau makan di mana???" Tanya Kyros.
"Iya dan aku nanti tinggal mengubungi Mamay saja sih supaya bisa disiapkan tempatnya."
"Ya sudah kalau begitu, nanti kita tinggal menghubungi Amam dan Apap juga Kyra, supaya Kyra juga nanti memberitahu orang tuanya Axel sehingga bisa bergabung bersama kita juga."
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Malam harinya Kyros dan Gienka bersama dengan keluarga mereka datang ke salah satu restoran bintang 5 milik Ariel. Mereka datang atas ajakan Gienka dan Kyros. Aditya dan Cahya juga sudah kembali lagi ke Jakarta setelah pagi tadi Mereka pergi ke Surabaya. Selain Aditya dan Cahya tentu ada juga Ariel dan Maysa, Danist dan Elea serta Friddie juga orang tua Aditya serta ibunya Cahya. Kyra dan Axel pun juga datang bersama dengan Athan anak mereka serta kedua orang tua Axel yang juga diundang sehingga mereka terlihat seperti keluarga besar yang sedang ingin menikmati makan malam bersama sekaligus memberitahu kepada mereka tentang kabar bahagia yang saat ini tengah dirasakan oleh Gienka dan Kyros.
Cahya dan Aditya sudah kembali dari Surabaya sore tadi sehingga mereka juga bisa ikut bergabung pada makan malam hari ini. Mereka turun dari mobil, Cahya menggendong Lexia, sedangkan Aditya menggendong Athan, di belakangnya ada mobil Kyros dan Gienka bersama dengan Neneknya dan Liam, sementara di mobil belakang ada Axel, Kyra dan kedua orang tua Aditya. Mereka kemudian masuk ke dalam restoran bintang 5 milik Ariel, mereka tidak curiga bahwa Gienka dan Kyros sedang menyiapkan kejutan untuk mereka.
Selama menikmati makan malam itu, tentu mereka mengobrol satu sama lain dan membahas berbagai hal tetapi Kyros dan Gienka masih belum membahas tujuan mereka mengundang semuanya untuk berkumpul di tempat ini.
"Oh ya Dit, tadi kau ke Surabaya dengan Cahya untuk menjenguk Niall, bagaimana keadaannya???" tanya Ariel.
"Sudah membaik dan besok sepertinya sudah diizinkan untuk pulang. Jadi Adri dan Chika akan tetap di sana untuk beberapa hari sampai benar-benar memastikan Niall sembuh karena memang kakinya patah dan dia butuh bantuan orang untuk membantunya ketika berjalan ataupun ketika Butuh sesuatu." Jawab Aditya.
"Syukurlah kalau begitu. Kalau kondisinya sudah membaik tapi bagaimana kecelakaan itu bisa terjadi???"
Aditya tersenyum. "Biasalah anak muda, kalau sedang bertengkar dengan kekasihnya lalu main kabur-kaburan sehingga tidak berkonsentrasi ketika di jalan dan dia terkejut ketika ada kucing menyeberang membuatnya membanting stir dan menabrak pohon cukup keras sampai pohon itu pun roboh."
"Niall ada-ada saja."
Gienka juga tidak mau melewatkan untuk memberikan kejutan kepada adiknya yang saat ini masih ada di Amerika. Geffie memang tidak bisa ikut Gienka liburan karena Garviil ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan dan Geffie berniat untuk pulang bulan depan sehingga Gienka memutuskan untuk menghubungi Geffie melalui panggilan video.
setelah berbincang dengan Geffie, Gienka pun memberikan pertanda kepada Kyros untuk memulai nya.
Kyros tersenyum menoleh kepada Gienka yang ada di sebelahnya. Kyros memberi syarat bahwa sepertinya mereka harus menyampaikannya saat ini juga. Gienka pun menganggukan kepalanya dan Kyros mengambil pisau pemotong roti kemudian memegang gelas dan mengetuk Gelas itu dengan pisau roti yang dipegangnya membuat semua keluarganya itu menoleh ke arahnya.
"Maaf mengganggu waktu kalian sebentar saja, aku dan Gienka sebenarnya mengundang kalian semua makan malam bersama bukan hanya sekedar Makan malam saja, tetapi ada hal yang ingin kami berdua sampaikan kepada kalian semua."
Aditya mengurutkan keningnya. "Memberitahu apa???" Tanya Aditya.
"Sebenarnya ini juga sangat mengejutkanku, tadi pagi Gienka membangunkanku dan menunjukkan sesuatu padaku, melihat itu aku sangat senang sekali, lalu untuk memastikannya kami pun pergi ke rumah sakit dan benar saja, Aunty ArindaH memeriksa Gienka dan mengatakan bahwa Gienka saat ini sedang hamil dan usia kehamilannya adalah 6 minggu."
"Apa???? Gienka hamil???" seru Elea, dan semua orang pun saling melempar pandangan, mereka tersenyum dan dan tidak menyangka dengan apa yang didengarnya.
"Iya Ma, Gienka hamil tetapi masalahnya adalah......????" Kyros belum selesai berucap tiba-tiba Elea langsung menyela.
"Kenapa???? Apa ada masalah dengan kehamilannya yang bisa membahayakan nyawa Gienka???" Tanya Elea panik.
Kyros menggelengkan kepalanya. "Bukan itu Ma, masalahnya adalah bayi yang ada di perut Gienka ada dua yang artinya adalah Gienka mengandung bayi kembar."
"Bayi kembar????" Cahya terperangah. Dan Dia membeku untuk beberapa detik, kemudian tersenyum dan langsung memeluk Aditya yang ada di sebelahnya. "Jadi bayi hya kembar???" Tanyanya lagi untuk memastikan.
"Iya Mam, itu yang tadi dikatakan oleh Aunty Arindah dan menunjukkan ada dua kantung kehamilan." Ucap Kyros kemudian Gienka mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya, ternyata itu adalah foto hasil USG yang mereka lakukan siang tadi, foto itu pun diberikan kepada keluarganya dan Mereka bergantian melihatnya.
"Ya Tuhan, Gie kau hamil bayi kembar, tapi bagaimana bisa kau bilang kau baru berencana ingin promil bayi kembar tapi kenapa sekarang kau memang benar-benar hamil bayi kembar tanpa melakukan program hamil." Ucap Kyra sembari melihat foto USG yang diberikan oleh Gienka.
"Iya Ra, aku belum melakukannya tetapi sepertinya Tuhan telah mendengarkan doaku dan Tuhan akhirnya memberiku bayi kembar seperti yang aku inginkan."
Kyra pun langsung memeluk Gienka yang duduk di sebelahnya dan dia menangis terharu. "Ya Tuhan, aaahhh congratulation Gie, Aku akhirnya akan punya keponakan kembar, ye aku senang sekali congrats ya Gie."
"Thank you Ra."
Semua orang pun terlihat tersenyum bahagia. Ariel langsung memeluk Maysa. Begitu juga dengan Danist yang memeluk Elea. Dan mata Elea terlihat berkaca-kaca karena terharu ia akan memiliki dua cucu lagi yang saat ini ada di perut Gienka.
"Kau harus menjaga kesehatanmu dengan baik." Ucap Elea, dia berdiri dan hendak menghampiri Gienka tetapi Gienka langsung sadar lalu ikut berdiri dan memeluk Mamanya kemudian semua orang pun berdiri dan memberikan selamat kepada Gienka, mereka pun tidak lupa memberikan doa agar Gienka sehat begitu juga dengan bayi yang ada di kandungannya, semoga mereka baik-baik saja sehat sampai nanti lahir.