I LOVEd YOU Since 18

I LOVEd YOU Since 18
Eps 280



"Kenapa dengan wanita itu???? Ya Tuhan... Bagaimana bisa dia memikirkan hal konyol seperti itu.. " Cahya benar-benar tidak mengerti dengan jalan pikiran Cyntia.


"Biarkan saja dia melakukan apa yang dia inginkan.... Dia lupa bahwa dia akan selalu kalah jika berhadapan denganku. " Ujar Aditya.


"Tapi bagaimana kita akan menghentikan kekonyolan nya???" Tanya Cahya.


"Aku sudah punya senjata untuk itu, Cyntia lupa bahwa sebelumnya aku sudah memberinya kesempatan dan meloloskan nya dari penjara, tetapi memang dia bodoh, jadi hal sebesar itu tidak dia pikirkan dengan baik.. "


"Apakah maksud anda mengenai rekaman CCTV saat dia mengacak-acak rumah kami???" Tanya Papa Axel.


Aditya tersenyum. "Ya, aku akan memberi peringatan kepada Cyntia mengenai apa yang di lakukannya kemarin... Dia akan bungkam sebelum dia berusaha menjatuhkan Axel ke dalam permasalahan ini... Aku hanya berharap kondisi Celia membaik dan dia juga bisa mengungkap kebenaran mengenai apa yang di lakukan Ibu nya di depan semua orang.. Orang seperti Cyntia ini memang harus di beri pelajaran yang keras supaya dia tidak selalu bersikap seenaknya... Hukuman penjara yang lebih berat lagi, dan untuk Mama nya juga harus sama, karena sumber dari segala kegaduhan selama ini adalah dari nenek tua bangka itu.. Dulu setelah dari penjara, dia sudah mulai memperbaiki diri dan bertaubat, Theo sudah membawa nya ke jalan yang benar, tetapi Cyntia kembali di hadapkan dengan Mama nya, lalu jadilah dia seperti ini lagi..." Ujar Aditya.


"Aku tidak tahu apa yang ada di otak Mama Cyntia, dia seorang ibu dan nenek tetapi menjerumuskan anak dan cucu nya kepada hal yang sangat buruk, beruntungnya Celia tidak terpengaruh oleh Nenek dan Mama nya tetapi dia malah menjadi korban kebringasan dua wanita itu.. "


"Lalu apa yang akan kau lakukan jika Cyntia akan menyeret Axel dalam masalah ini dan dia mengabaikan mengenai video rekaman CCTV itu???" Tanya Cahya.


"Tenanglah sayang... Wanita giIa itu tidak akan melakukan apapun jika aku sudah bertindak..! Aku selalu cerdik dan bertindak selangkah lebih dulu.. Dan aku akan menemui nya hari ini juga di penjara.. "


"Untuk apa???" Tanya Cahya lagi.


"Untuk memperingatkannya... "


****


"Apa yang kau pikirkan setelah melihat kondisi Celia???" Tanya Kyra pada Axel yang ada di sebelahnya. Lelaki itu sedang fokus mengemudikan mobilnya.


"Aku tidak menyangka kondisi nya seburuk itu.. " Jawab Axel.


"Itulah kenapa aku memintamu agar mau datang menjenguknya... Sebelumnya di kantor, aku dan Apap sempat membahasnya, sehingga aku bisa membayangkan separah apa trauma yang di alami Celia...."


"Aku hanya tidak habis pikir kenapa ante Cyntia bisa sejahat itu kepada anaknya sendiri...?? Dimana hati dan pikirannya, kenapa dia tidak bisa menahan kemarahannya akan suatu hal, padahal itu bisa di bicarakan dengan baik.. "


"Jika dia bisa berpikir untuk membicarakan dengan baik, pasti tidak akan terjadi penculikan dan percobaan pembunuhan Kyra di masalalu, tidak akan ada tindakan brutal membakar rumah Nenek, tidak akan ada mengacak-acak rumah orang lain sambil marah-marah serta tidak akan ada pelemparan batu yang harus di alami Celia...!" Ujar Kyra.


"Jika dia waras dan otaknya berfungsi dengan baik, tentu semua itu tidak akan dia lakukan, seharusnya dia lah ODGJ yang sebenarnya... " Gerutu Kyra dengan kesal.


Axel melempar senyumnya. "Ya, kau benar, dokter harus memeriksa kejiwaaan tante Cyntia.. Jadi akan kemana kita sekarang!?? Kau masih ingin ke rumah atau ingin jalan-jalan??? Hatimu yang panas harus di dinginkan.. " Ujar Axel.


Kyra membalas senyum calon suami nya itu. "Kita pulang dulu ke rumah, pergi nya nanti saja... Tidak enak jika kita harus memebelokkan mobil ke arah lain, sedangkan orang tua kita ada di depan.. "


"Baiklah... "


****


Dan Aditya juga bersama Ariel tadi sempat pergi ke tempat dimana Celia di lempar batu oleh Cyntia. Informasi itu Aditya dapat dari Theo yang sebelumnya pernah mendengar Celia mengatakan tempat itu. Karena Celia sering sekali bicara secara tidak sadar mengenai peristiwa yang menimpa nya. Perlahan Theo mengumpulkan dan merangkai kan semua itu. Sehingga ketika Aditya bertanya mengenai kejadian itu, Theo memberitahu nya tentang satu tempat yang pernah di sebut oleh Celia, juga tanggal dan jam berapa Cyntia membawa Celia kabur. Aditya menghitung jam berapa kira-kira Cyntia sampai di tempat itu, lalu mengajak Ariel dan mencari petunjuk mengenai hal itu. Dapatkah mereka sebuah rekaman CCTV dari sebuah tempat dimana disana merekam saat Cyntia mengejar Celia dan melempar batu, meski malam tetapi rekaman itu cukup jelas.


"Kapan dua manusia itu akan bertaubat, terutama si tua bangka itu, ah ya Ampun.... Setidaknya dia tahu bagaimana cara yang baik menikmati masa tua nya, dia malah memilih penjara sebagai tempatnya... Boodoh sekali.." Ucap Ariel.


Aditya terkekeh. "Tidak usah kau bicarakan lagi, karena buktinya ada manusia yang seperti itu.. "


"Kau benar.... Aku hanya menyayangkan saja sikap si tua itu, menyia-nyiakan masa tua nya karena ulahnya sendiri.. "


Sampailah mereka di kantor polisi. Aditya dan Ariel menunggu untuk di panggilkan Cyntia dan Mama nya. Hingga tak lama, Ibu dan anak itu datang. Ariel dan Aditya melempar senyum lebar kepada mereka tetapi tentu saja tidak dengan ekspresi Cyntia dan Mama nya yang langsung berubah masam. "Hallo... Nenek Sengkuni dan Ratu Ular Taksaka.. " Ejek Ariel sambil menggerakkan tangannya membentuk kepala ular untuk mengejek Cyntia dan Ariel mencoba menahan tawa nya, Aditya langsung memukul paha Ariel agar sahabatnya itu tidak melawak di saat seperti ini.


"Kenapa kalian datang??? " Tanya Cyntia dengan suara ketus.


"Karena aku, Arjuna yang tampan dan sahabatku yang cerdas Khrisna, kami tentu ingin bertemu kalian... Jadi kami datang.. " Ucap Ariel di ikuti kedipan matanya dengan nakal.


Cyntia membuang muka begitu juga dengan Mama nya. "Pergilah jika tidak ada hal yang penting.. " Sahut Mama Cyntia.


"Kalau kami datang tentu ada hal yang penting.. " Sela Aditya.


"Benar sekali....!!! Nenek Sengkuni dan tante kepala ular harus selalu diingatkan agar mereka segera sadar... " Sahut Ariel lagi.


Aditya tersenyum. Dia mengambil ponsel dari kantong celana nya. Kemudian menunjukkan pada Cyntia. "Aku hanya ingin menunjukkan ini padamu.. " Ucap Aditya.


Video itu di putar dan Cyntia serta Mama nya langsung menatap tajam Aditya. Tetapi Aditya dan Ariel hanya tersenyum. "Cyntia.... Cyntia.... Oh Cyntia.... Sepertinya kau lupa tentang satu hal sehingga kau berani sekali merencanakan sesuatu untuk menyeret orang yang tidak bersalah ke dalam masalah ini...??" Aditya kembali melempar senyum. "Aku sangat cerdik sekali seperti katamu, bahkan dalam waktu sekejap aku bisa langsung mendapatkan informasi tentang mu....!!"


"Apa maksudmu???" Tanya Cyntia.


"Kau ingin membuat kehebohan di media kan??? Ingin membuat Axel masuk ke dalam masalh ini, membuat karirnya hancur begitu juga dengan pernikahannya??? Apa itu benar???" Tanya Aditya.


Cyntia terdiam. Bagaimana bisa Aditya mengetahui hal itu.


Aditya menggeleng-gelengkan kepala nya . "Aditya Sahasya itu smart, cerdik dan cermat dalam membaca situasi genting yang akan menimpa keluarga nya, Orang toIoI sepertimu itu tidak akan bisa melawan ku... Dan jangan coba-coba menyusun konspirasi yang akan berakibat kepada keluargaku.. Aku sudah seringkali mengingatkanmu agar kau tidak lagi mengganggu keluargaku dan orang terdekatku, atau kau akan menemui akibat yang fatal.. Rekaman ini dan juga ada rekaman dimana kau melempar Celia dengan batu akan membuatmu jatuh ke dalam lubang yang semakin dalam lagi.. Hukuman mu akan semakin berat Cyntia.. Apalagi jika Celia sembuh dan dia bisa menjadi saksi kunci dalam masalah ini, itu akan lebih menghancurkanmu.. "


"Brengseeekkkk darimana kau tahu semua itu...???" Geram Cyntia.


"Celia ada dalam perlindunganku, aku bahkan sedang mencarikan dia dokter dan rumah sakit terbaik untuk kesembuhannya, dia pasti akan sembuh dan menceritakan semua nya, bagaimana kau memperlakukannya.. Bahkan di kondisinya seperti ini, Celia bisa menjelaskan dengan sangat jelas apa yang sudah kau lakukan padanya... Jangan senang dulu ketika kau mendapat kabar jika Celia mengalami gangguan jiwa, karena ternyata dia tidak seburuk itu, dia mengingat semuanya dengan baik, dan kalian berdua bisa hancur karena ulah kalian sendiri.. "


"Jika sampaiapa yang kalian rencanakan pada Axel itu kalian lakukan, maka hanya ada satu cara untuk membuat kalian diam, adalah rekaman-rekaman itu.. Selain hukuman penjara, kalian berdua akan mendapatkan hukuman yang lebih berat lagi dimana semua orang akan membenci kalian..! Jadi sekali akhirnya aku peringatkan, jika kalian berani menyentuh Axel dan merusak kehidupannya, maka aku sendiri yang akan turun tangan untuk membuat kalian membusuk disini... Jangan pernah bermain dengan ancaman ku, karena aku selalu sepenuh hati dan tidak pernyataan main-main.. Ingat itu baik-baik...!!! Ingatlah setiap kata-kataku ini.. "