The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
THE GEISHA AND MOMIJI DREAM Part 98. Kimiko Yamasaki 30



Tiga hari setelah itu di dalam sebuah rumah yang adalah rumah pimpinan klan Inagawa, Hisao Yamada sudah duduk dengan takjim dengan wajah datar bersama Osamu di belakangnya. Di sampingnya sudah ada sang pimpinan Inagawa, Kenshi Okada.


Sang Paman telah menelepon sendiri Kenshi Okada atas ketidakmampuannya menangani orang-orangnya dan Kenshi Okada sekarang disini menghadapi kegusaran Hisao Yamada sang penerus selanjutnya dari klan Yamada.


Klan yang tidak tercatat di sejarah Yakuza manapun, hanya bermula dari cabang klan kecil saat Kakek Hisao memegang perannya dan tidak semua orang tahu kekuatan dan nama mereka, kecuali hanya petinggi-petinggi klan itu sendiri.


Tapi dengan kemampuan organisasi modern, pemikiran Kakek Hisao tentang bagaimana mengelola sejumlah besar uangnya dan pemilihan bidang usaha yang bukan seperi Yakuza tradisional, menjadi mitra kerja pemerintah, kekuatan uang mereka menjadi melimpah, dan sumber daya manusia yang dibangun bertahun tahun dari Kakeknya, berlanjut dengan sukses ke tangan Pamannya, Yamada telah berhasil menjadi penguasa di belakang layar yang sebenarnya di seluruh Jepang.


"Hisao-san, saya benar-benar terkejut atas kesalahan yang dibuat oleh bawahan saya. Saya tidak akan melakukan pembelaan apapun didepan Anda. Seperti yang Tuan Osamu minta hari ini saya memanggil Masaharu , Jun dan Kimiko Yamasaki." Kenshi Owada yang pernah dikalahkan dan berhutang hidupnya ke Paman Hisao menghormati keinginan penerusnya.


"Saya tidak mengerti kenapa mereka bisa melanggar peraturan yang sudah Anda tetapkan, Anda harus membereskan ini, atau Anda akan kehilangan muka."


"Saya mengerti maksud Anda." Dia akan menghukum pelanggaran ini dengan berat seperti yang seharusnya terjadi.


Yamada tak perlu pengakuan dan terkenal, yang mereka butuhkan dan perjuangkan hanya jumlah uang dan kekuasaan absolut yang tidak bisa dibantah dan tidak pernah merendahkan diri mereka di pertarungan geng jalanan. Mereka memakai tangan orang lain melakukan pertarungan dengan uang dan pengaruh mereka.


Tak lama Masaharu, Jun dan Kimiko Yamasaki masuk ke ruangan. Mereka melihat Ketua klan tapi tak tahu kenapa ada Hisao dan Osamu di ruangan itu.


"Masaharu, langsung saja, aku memanggilmu hari ini atas pelanggaran yang kau lakukan. Kenapa kau menyentuh wilayah yang tidak boleh kau ganggu!" Masaharu terkejut sekarang, jadi Hisao benar-benar membuktikan ancamannya. Bahkan Oyabunnya sendiri menyalahkannya.


"Oyabun, kupikir mereka belum membayar. Aku mengeceknya sendiri."


"Masalah mereka membayar atau tidak itu bukan urusanmu! Itu ada di wilayah yang tidak boleh kau sentuh! Kenapa kau sengaja membangkang! Kau sama sekali tak memberikanku muka!"


"Dan kalian! Anggota baru! Jika kalian ingin selamat, jangan menyentuh orang yang tidak boleh kalian sentuh, jika kalian berani, aku tidak akan menyelamatkan kalian! Bahkan aku lebih suka membunuh kalian! Termasuk juga kau Masaharu! Kau menyentuh wilayah yang tak boleh kau sentuh, kau memang mencari kematianmu!" Walaupun itu penerusnya, tapi terang dia tidak bisa melawan Yamada.


Hisao tak bicara satu katapun. Disini dia hanya ingin melihat hukuman dijalankan. Sementara Kimiko Yamasaki sekarang tahu Hisao yang dibencinya itu tidak membual tentang apa yang bisa dilakukannya terhadap Iwamura.


"Saya melakukan kesalahan. Saya menyesal dan minta maaf ke Oyabun." Sekarang nampaknya Masaharu tahu yang bisa menyelamatkannya hanya permintaan maaf. Tapi apa permintaan maaf secara lisan cukup menyelamatkannya?