
"Setsuko-san, aku ada hal yang ingin kukatakan padamu." Aku melihatnya sebentar, tak biasanya dia seserius ini.
"Ryohei-san, kau bicara seperti kita baru bertemu kemarin, serius sekali? Apa ada tamu benar-benar penting besok?" Kupikir ini akan jadi urusan pekerjaan di ochaya kemudian. Aku menuangkan sake padanya seperti biasa.
"Bukan. Sebenarnya aku selalu merasa nyaman bicara denganmu selama ini. Kupikir akan baik jika aku mengajukan diri menjadi danna-mu secara resmi kepada okiyamu." Aku sekarang terdiam tak bisa bicara. Tak kusangka Ryohei-san akan mengajukan permintaan semacam ini.
"Ryohei-san..." Dan sekarang aku tak tahu bagaimana menanggapinya.
"Kurasa kau dan aku telah menjadi teman sangat baik berapa tahun ini. Anggaplah aku ingin bisa memperhatikan-mu lebih. Aku tahu kau terikat pada okiyamu, dan kariermu juga sekarang sangat bagus sekarang. Dan ...mungkin aku tak menyangkal aku menyukaimu lebih dari yang seharusnya." Dia bicara dengan tenang dan aku masih duduk disana melihatnya tanpa bicara.
"Bagaimana menurutmu..." Dia sekarang menatapku lurus ke mataku. Mukaku panas, baru kali ini aku mendapatkan perhatian khusus seperti ini. Tak kusangka Ryohei-san... Aku menundukkan pandanganku padanya.
"Saya... Ryohei-san, saya ..." Dia memotongku.
"Jangan kuatir, aku tak bermaksud memaksamu jika kau belum siap. Maksudku mungkin aku bisa membawamu keluar Gion, kita bisa bertemu di luar Gion, bicara lebih akrab, bukan aku memaksamu harus melakukan denganku saat itu juga, aku tak bermaksud merendahkanmu seperti itu... " Mukaku tambah panas sekarang dengan pembicaraan terus terangnya.
"Saya tidak bisa...Ryohei-san. Saya benar-benar minta maaf..." Aku mengatakannya dengan pelan.
"Apa kau tidak menyukaiku sama sekali, kupikir selama ini kita punya waktu yang baik. Dan bukankah status ini sama sekali tak mempengaruhi karier atau pekerjaanmu..." Bagaimana aku harus menjelaskan bahwa aku sudah terikat perjanjian dengan orang lain.
"Saya ... Bukan begitu. Saya menghargai waktu kita, saya dan Ryohei-san memang berteman baik, saya tak menyangkal itu, saya mengucapkan terima kasih atas persahabatan kita. Tapi masalahnya saya benar-benar tak bisa..."
"Saya... sudah terikat perjanjian dengan yang lain." Sekarang giliran dia terdiam.
"Kau bilang kau tak punya kekasih disini, aku masih ingat kau bilang begitu. Tiba-tiba sekarang kau bilang kau sudah terikat perjanjian? Siapa yang ..."
"Ryohei-san salah paham, saya bukan terikat perjanjian seperti itu, ini pendampingan pribadi untuk bisnis secara eksklusif. Tapi saya tidak bisa menerima danna dimasa perjanjian saya setahun ini. Saya hanya bisa menerima tamu di ochaya dan kerjasama model iklan. Saya hanya tidak bisa menerima pendampingan bisnis diluar ochaya, tanpa seizin dia."
"Setahun? Danna-mu memegang perjanjian denganmu setahun, maksudmu tidak ada hubungan personal, tapi pendamping pribadi di acara bisnis?"
"Iya..."
"Dia berani membayarmu untuk perjanjian bisnis seperti itu, dengan membayar harga danna hanya dengan perjanjian setahun? Kau punya pelanggan sangat loyal Setsuko-san." Aku diam dengan komentarnya.
"Kau yakin mengatakan padaku ini tidak termasuk hubungan pribadi..."
"Tidak, ..."
"Kau bercanda." Itu memang aneh kalau bukan dilakukan oleh Yamada-San untuk cucunya. Karena dia kesal dengan kata 'champagne tower'.
"Saya mengatakan kebenaran. Saya tidak berbohong, perjanjian kami tidak termasuk hubungan pribadi, hanya pendamping profesional."
"Siapa?" Sekarang dia penasaran siapa yang berani membayarku begitu mahal hanya untuk pendampingan dalam bisnis.