The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILLME Part 77. Back To LA



Aku kembali ke LA sekarang, kembali ke rutinitasku di kantor. Aku mempersiapkan penggantiku di wilayah Barat, setelah melapor ke Alan bahwa aku kemungkinan akan mengundurkan diri dalam waktu dekat.


"Benarkah?" Dia tertawa waktu aku mengatakan semuanya padanya.


"Maafkan aku, aku mengecewakanmu Tuan Alan." Dia menggelengkan kepalanya.


"Pantas saja kau bisa begitu cepat menemukan berbagai kecurangan, otak analismu sudah terlatih di tingkat yang berbeda dari orang kebanyakan."


"Setahun lebih ini aku sudah melatih assisten dan staff terbaik di timku. Aku akan memberikan mereka padamu dan mengajukan yang terbaik untuk menggantiku di wilayah Barat."


"Apa Nathan tak menahanmu tetap disini, disini pekerjaanmu lebih tenang."


"Dia menahanku tentu saja, tapi kau tahu, aku punya ambisi karierku sendiri... Kuharap kau bisa mengerti pilihanku."


"Hmm... kau memang terlalu pintar untuk ditempatkan disini. Banyak orang jahat di luar sana menanti untuk kau tangkap." Dia akhirnya merelakanku.


Walaupun aku tidak menceritakan semua konfliknya tapi aku memberitahu padanya apa alasan sebenarnya, aku berkata padanya aku berterus terang padanya siapa sebenarnya aku untuk menghormatinya dan bahwa Nathan juga sudah tahu.


Sementara itu kasus Ailes ternyata sudah di proses dan akan segera masuk ke persidangan.


Di California, percobaan pembunuhan walaupun tidak sukses bisa membuatmu dipenjara seumur hidup.


Ailes menurut Sean kemungkinan besar bisa dikenai hukuman ini. Dia sudah menetapkan ingin membunuhku dengan menyewa pembunuh. Tapi gadis ini ternyata cukup pintar, dia tak bicara apapun pada polisi, dan pengacara kriminal licik yang di sewanya, mensetting kejadian bahwa mereka hanya ingin memberiku pelajaran bukan membunuh.


Karena memang tak ada bukti yang mengatakan bahwa dia ingin membunuhku. Pembicaraan dilakukan secara personal melalui telepon. Tak ada bukti apapun dia mengatakan berusaha membunuhku. Pembunuh ini juga tahu apa yang bisa meringankannya agar tidak didakwa pembunuhan tingkat pertama.


"Jadi apa yang harus kulakukan ..." Aku memikirkannya juga dan bertanya pada Sean.


"Apapun hasilnya kurasa kita serahkan saja pada sistem, kita ancam dia di luar atau di dalam penjara setelah pertemuan ini."


"Maksudmu setelah pertemuan ini?"


"Aku ingin memastikan bagaimana sikapnya padamu. Bertemulah dengannya dan pancing dia untuk mengatakan sesuatu, apa dia takut atau dia mangkin benci padamu. Penuntut memberiku izin berkunjung, aku akan menakutinya sedikit. Jika dia menang dia mungkin hanya dipenjara 5 tahun. Pengacaranya akan menggunakan segala narasi untuk membelokkan kemungkinan dia membawa senjata sekaligus peredam." Aku paham kemana arah pembicaraan Sean.


"Baik... Aku akan mencoba memancingnya."


"Dan aku akan mengancamnya saja. Aku tidak menyangka dia selicik ini, tapi tidak mengherankan karena dia sudah bertemu pengacara dan mensetting semuanya. Memancingnya akan sulit biasanya. Tapi kita akan mengancam titik lemahnya saja, pembunuh yang masih hidup itu." Sean sudah memutuskan apa yang akan dilakukannya ternyata.


"Maksudmu kau akan menggunakan ancaman untuk membuatnya mengatakan sebenarnya tentang apa yang dikatakan Ailes."


"Aku menggunakan nama besar keluarga Garcia, dua cecungguk itu tak tahu dengan siapa dia berhadapan. Penuntutnya berhasil memberi kita kesempatan secara pribadi bertemu sebelum sidang untuk menggoyahkan keterangan keduanya. Aku hanya butuh kehadiranmu untuk mengancamnya"


"Jadi begitu, kita akan mencobanya jika begitu..."


Dan untuk itu kami bertemu dengan geng pembunuh, orang yang ditugaskan membunuhku. Baru kali ini aku melihat wajahnya dengan jelas. Mereka adalah para Mexico immigrant yang terlibat geng kejahatan.


"Jadi kau yang ingin membunuhku." Aku duduk didepannya. "Jose Altuve, kau yang membawa senjata ke rumahku." Dia melihatku dengan tatapan sinis.


"Aku hanya diperintahkan menakutimu. Tak ada yang ingin membunuhmu Nona, jangan menganggap dirimu terlalu tinggi untuk dibunuh." Dia malah tertawa melihatku rupanya dia sudah dilatih bagaimana bicara oleh pengacara itu.


"Ohhh aku tak akan mendengarkanmu apa perkataanmu, aku menganggap semua orang yang masuk ke rumahku dengan membawa senjata api berniat membunuhku, itu sebabnya aku langsung menembak temanmu..." Aku tersenyum padanya. Dia memperhatikanku dengan benci. "Kau beruntung bukan kau yang mencoba membuka kunci rumahku, itu kau, kau sudah berakhir di peti mayat.


"Aku sebelumnya tidak ingin mempersulit orang yang hanya disuruh dan dibayar. Itu resiko kalian jika tertangkap, tapi sekarang katanya kau disetting oleh pengacara orang yang menyuruhmu membunuhku. Aku akan membuat perhitungan sekarang juga... karena kau menyusahkanku."


"Membuat perhitungan, kau pikir siapa dirimu bisa kau yang membuat perhitungan?" Dia tertawa padaku dan meremehkan perkataanku.


"Anak muda, kau membuatku kesal, kau tahu siapa Nona ini?" Sekarang Sean yang bicara. "Kau tahu kenapa bukan polisi yang menangkapmu? Tapi pemburu..." Dia melihat ke Sean sekarang.


"Dia hanya wanita cantik bermulut tajam, memangnya siapa dia...?"


"Kau pernah mendengar La eMe, Nuestra Familia?" Sean berbisik. Muka pria itu berubah sekarang. Dia tampaknya mengenal siapa yang Sean sebutkan.


Laki-laki itu menatap Sean seperti melihat hantu sekarang.


"Jadi ... sekarang apa kau tahu, bagaimana kabar Juana dan Mona Altuve, dan ayahmu Antonio Altuve, kurasa mereka berharap kau mengambil keputusan yang tepat supaya kehidupan mereka tenang di San Joaquin, kudengar mereka punya kehidupan cukup baik tapi kau terlalu jauh berjalan...." Sean hanya perlu tersenyum dan berbicara berbisik padanya.


"Jangan menyentuh keluargaku bangsat!" Dia bangkit, tapi Sean juga bangkit.


"Jose Altuve, itu bukan keputusanku tapi keputusanmu sendiri, jangan sampai bossku tidak sabar padamu dan menganggap kau mempersulitnya. Aku tidak bisa mengendalikan apa pilihanmu bukan. Itu tergantung keputusanmu sendiri. Kau yang mengambil resiko ini dan kau yang menanggungnya, kali ini kau beruntung Nona didepanmu ini mengampunimu."


"Kau ..." Dia menunjuk Sean dengan marah tapi nampaknya tak berdaya.


"Sekalian aku sudah disini katakan keputusanmu, mungkin aku bisa sedikit membantumu dan aku tidak kesal karena kau menghabiskan waktuku. Aku malas berurusan dengan orang yang tak tahu diri. Tapi jika kau mengatakan yang sebenarnya aku akan memastikan semuanya baik-baik saja diluar mulai sekarang."


"Paling banyak kau akan di charge 15 tahun, di dalam sebenarnya banyak kesempatan buatmu." Sean hanya memerlukan sedikit kata-kata untuk mengancam orang itu ternyata.


La eMe Nuestra Familia, entah bagian mana Garcia yang terlibat dengan organisasi ini tapi mereka memang ada dan beroperasi. Orang-orang yang ada di dunia gelap ini mungkin dengan mendengar namanya membayangkan kengerian jika sudah menjadi musuh mereka.


"Bagaimana... Apa jawabanmu?"


"Aku akan bekerjasama mengatakan yang sebenarnya."


"Hmm bagus, aku akan lihat sendiri bagaimana kesaksianmu di pengadilan nanti."


Dan satu masalah selesai.


"Tinggal Ailes ini."


"Apa yang akan kau lakukan?"


"Sama, aku akan mengancamnya saja. Kau bisa bicara apapun untuk menyinggungnya. Dia akan lebih sulit."


Dan sekarang aku berada di depan wanita yang ingin membunuhku Elizabeth Ailes. Dia tidak menampakkan penyesalan dan permintaan pengampunan. Wanita yang satu ini nampaknya tahu dengan tidak adanya bukti bahwa dia memerintahkan membunuhku dia akan sangat diuntungkan.


"Ini wanita yang ingin membunuh Anda." Sean menunjuk Elizabeth Ailes.


"Iya dia orangnya, karena aku membocorkan kekayaannya dari hasil menipu." Aku menjawab Sean.


"Ohh ya saya mendengarnya, saya juga pernah mendengar kasus Ailes ini ternyata ayah dan anak sama sama berakhir di penjara sangat disayangkan." Sean membicarakannya sekarang.


"Tunggu dulu siapa kau. Aku tidak berniat membunuh siapapun." Elizabeth Ailes menghentikan perkataan Sean. Sean menatapnya, dan tersenyum dingin.


"Nona Ailes, Anda menyewa Robertson Hodges, dia memang pilihan terbaik untuk pengacara kriminal. Dia mungkin bisa membuat Anda mendapat hukuman minimal, tapi bagi saya jika Anda didakwa satu minggupun itu sangat cukup..."


"Apa maksudmu..."


"Kau pernah dengar hukuman dalam penjara itu adalah dunia yang lain. Dunia dimana kau punya penguasa yang berbeda, yang menjadi penguasanya adalah napi-napinya. Jadi mudah bagiku, aku bisa mendapatkanmu dimana saja. Malah lebih mudah menyiksamu." Sean diam melihatnya, memastikan dia mengerti.


"Jadi Nona, aku mungkin tidak setenar Robertson Hodges - tapi aku sangat suka berkunjung ke faselitas khusus wanita di sini untuk mengunjungi beberapa orang teman baik. Kau lebih baik berhati-hati jika kau ingin membalikkan fakta di persidangan, karena aku memang tak akan terlalu sempat mengawasi sidangmu, aku nanti hanya akan melihat hasilnya kau mengaku atau tidak. Jika kau tidak mengaku, itu mudah, aku juga kenal dengan beberapa orang sangat terampil memutar balikkan fakta di penjara." Tuan Sean tersenyum manis pada gadis dengan baju tahanan itu.


"Tapi jika kau mengaku dan menggunakan uangmu lebih bijak, maka mungkin aku bisa membuatmu merasa lebih nyaman nanti. Kau mengerti maksudku, kau sudah nyata-nyata bersalah, lebih baik mengaku dengan baik dan meminta bantuan ke orang yang bisa menbuatmu melewati penebusan dosamu lebih nyaman. Kau sangat tidak beruntung karena berhadapan dengan orang yang salah kali ini, saranku jangan membuat sisa hidupmu lebih runyam lagi...."


Wow ancaman yang sangat sederhana, tapi Ailes bahkan tak tahu bagaimana membalasnya sekarang.


"Itu saja, aku sudah selesai. Nona kita pulang saja, menghabiskan waktu saja disini. Tidak ada gunanya..." Sementara Elizabeth Ailes terdiam duduk di kursinya Sean berbalik lagi. "Dia kau ingin bertemu denganku kau bisa bertanya kepada pengacaramu itu, dia tahu dimana mencariku. Dia sering berkonsultasi denganku ngomong-ngomong, jadi kau bisa bertanya padanya apa yang kukatakan padamu ini benar atau tidak."


"Wow... Kau sangat hebat Tuan Sean." Dia tertawa kecil.


"Dibelakang boss yang pintar menghasilkan uang, ada orang yang melakukan pekerjaan kotor untuknya Nona. Tuan Nathan tak perlu mengancam sendiri, aku yang terlatih untuk ini. Aku sangat menyukai pekerjaanku..." Sean tertawa dan aku melihatnya dengan segan.


Pengacara yang melakukan pekerjaan kotor untuk Nathan. Orang-orang ini mengerti sistem dan tahu bagaimana mengakalinya hingga sesuai dengan keinginan mereka.