The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILL ME Part 1. Natalie Davis



"Juanito! Kau berani mengatakan kau tidak memanipulasi ini ? Kau pikir bisa punya alasan lain?! Dengan bukti-bukti ini kau masih merasa bisa mengelak? Apa alasan yang ingin kau katakan lagi?" Aku membentaknya dengan melempar  bundel kertas itu didepannya.


"Nona, saya rasa data Nona itu salah, saya akan mengumpulkan data yang benar. Beri  saya waktu untuk memeriksa catatannya." Orang dididepanku ini masih mencoba  segala macam cara.



“Kau tak punya  ruang mengelak lagi Juanito. Akui saja, bukti-bukti ini tak bisa disangkal...” Atasan langsungku Alan Crossman menyilangkan  tangannya didepan dada. Keningnya berkerut melihat laki-laki berumur hampir lima puluh tahun itu. Uang yang digelapkannya digunakan untuk membiayai  wanita-wanitanya. Diberi kepercayaan malah disalah gunakan.


Ruang dingin dingin di salah satu gedung 25th Street Manhattan itu mendadak tenang karena orang yang kutuduh menggelapkan pendapatan perusahaan masih berusaha mengelak dan aku sudah tak sabar mendengar alasannya lagi. Ruangan itu hanya ada bossku utama Nathan Garcia , satu orang kepercayaannya Alan Crossman yang adalah bossku langsung, assiten pribadinya Louis Allen.


Aku tahu Bossku yang nampak acuh tak acuh itu sebenarnya mendengarkan lebih banyak. Dia menyembunyikan persepsinya, dari tadi dia hanya diam saja. Jenius yang terlalu tenang  ini bisa mengikuti apa yang kubicarakan tanpa kesulitan.



"Perkiraan  nilai kerugiannya Natalie?" Sekarang Nathan Garcia yang bicara. Dia mengenalku, karena sudah 3x aku menangkap kecurangan yang merugikan perusahaan, perkerjaanku harusnya dalam katagori sangat bagus dimatanya.  Aku memberikan laporanku padanya setelah memberikan lingkaran di nilai akhirnya, dengan cepat melingkari angka di laporanku. Dia menerima lembaran dokumen itu di tangannya melihatnya sebentar dan melirik ke Juanito.


"Tuan, saya akan mengembalikannya." Nathan langsung tertawa karena sekali gertakan dia mengaku. Nathan ini nampaknya punya reputasi mengerikan kalau sudah bicara.


"Ohh ternyata kau bisa mengembalikan. Kau pikir aku tempatmu meminjam uang dan kau akan kembalikan. Beberapa orang memang tak tahu harga kepercayaan. Alan, bereskan dia." Akhirnya boss-ku itu meliriknya sedikit sejak dia duduk disini dengan hanya mendengarkan. Seorang bernama Alan itu adalah salah satu kepercayaan Nathan.


Entah apa arti membereskan bagi mereka, pemecatan, mungkin penjara atau nyawa? Aku tak berani memastikan. Aku baru setengah tahun disini dan belum pernah bisa masuk ke lingkaran dalam. Padahal aku sangat ingin dibawa ke lingkaran dalam.


Aku Natalie Davis, 31 tahun. Karena skor sempurnaku di pendidikan, aku telah menjadi internal analyst di usia muda. Surat  rekomendasiku sempurna, tapi selain itu aku sebenarnya adalah agen federal spesialisasi untuk white collar crime yang secara rapi disisipkan oleh pemerintah federal untuk mengetahui inti beberapa perusahaan. Dan sekarang aku  disisipkan di perusahaan ini sebagai kepala salah satu unit internal auditor.


Aku bekerja memeriksa data perusahaan, menganalisis apa aku bisa menemukan data-data menyimpang dari bagianku bekerja. Internal auditor memamg punya akses cukup besar, sayangnya sampai sekarang aku masih buntu, semua hal disini terlihat bersih, ini artinya aku memeriksa ditempat yang salah.


"Tuan Nathan, saya akan mengembalikan semua dan bunganya. Tolong Tuan, ampuni saya..." Nathan tidak bergeming, kurasa bagi orang seperti Nathan, merusak kepercayaan berarti dia tidak ingin melihatmu lagi,  dia mengibaskan tangannya ke Alan.