
Desember sudah mulai datang, New York bersolek untuk Natal yang meriah, tahun ini berbeda karena ada Kate disampingku setelah beberapa waktu Amanda akhirnya pergi.
Aku menghubungi beberapa orang untuk mendapatkan rincian dimana saja keluarga Kulkov dari pihak Ibu Dimitroff Koyla dan keluarga ayahnya Koyla punya pundi-pundi emas.
Mereka benar adalah keluarga pengusaha, selain EuroChem mereka juga memiliki bisnis institusi financial, retail, dan property.
"Aku akan mencoba bicara dengan direktur dan politisi. Asset mereka impresif, jika kita punya kendali atas perusahaan ini, kita akan menerima satu per satu tapi sebagai gantinya kita harus mendapatkan sebuah kontrol, pasti banyak yang tertarik kemungkinan ini."
"Bagaimana jika mereka menolak,..."
"Sulit menolak uang Nathan, ini akan berhasil. Bahkan kurasa mereka akan memanfaatkan perusahaanmu untuk bisa menyembunyikan ini. Aku akan menghubungi Kulkov ini, mereka akan menerima kesepakatan ini, jika tidak anak mereka akan dipenjara di USA..."
"Baik Mam, bilang saja padaku apa yang kau butuhkan nanti." Bibi Kate ini tahu bagaimana membuat kesepakatan dan mendapatkan celah, aku berharap dia akan menyelesaikannya segera.
"Jika aku memerima deal ini, bisakah kau menyembunyikan posisimu sebagai agen pemerintah, maksudku jika kau menerima dananya."
"Mam, rekeningnya dan semua perusahaan ini bukan atas namaku, semua yang namanya terlibat terekspos, tapi hanya staff keuangan di negara tax heaven itu, lagipula mereka loyal, mereka tahu bagaimana menutup mulut gaji mereka diatas rata-rata. Ditambah mereka tak tahu operasi keseluruhan hanya perbagian... kecuali hanya beberapa orang yang ada di tim inti, badge namaku harus tetap penjahat...bukan orang pemerintah."
"Baiklah, anggap saja kau ahlinya, aku akan bilang aku bisa mengatur rekening overseas deal kau yang mengatur semuanya, semua perpindahan dana ini tak akan terlacak. Benar?"
"Benar Mam, sesederhana itu..."
Bibi Kate pergi mengurus deal antara pembuat keputusan dan keluarga Kulkov. Dan aku yang akan mengurus Callaway sekarang. Mereka tak akan berhenti jika aku tak menyelesaikan ini.
"Sayang, aku akan ke Washington selama seminggu untuk sebuah kasus. Apa aku harus membawa Josh?" Kate bertanya padaku keesokan harinya.
"Iya, kau harus membawanya untuk saat ini. Kau harus tetap berhati-hati okay."
"Aku tahu, jangan khawatir. Aku akan selalu mengikuti aturan dari Josh." Aku melepasnya dengan dua pengawal saat ini. Semua pengawal akan kembali nanti saat Natal. Kecuali hanya satu yang akan mengikutiku ke Chicago nanti.
"Josh, keadaan masih belum stabil sekarang, masalah belum selesai, kau masih harus extra berhati-hati."
"Aku mengerti Sir, jangan khawatir."
Kate ke Washington. Aku dan Bibinya berusaha menyelesaikan masalah Kulkov dan Callaway. Dua anak keluarga kaya yang tertangkap.
"Nona Amanda mengatakan ingin bertemu Anda Tuan, dia datang karena bisnis, bukan personal." Assistenku datang membawa kejutan.
"Oh, benarkah." Dia datang saat aku berada di kantorku di Garcia Int. Entah darimana dia tahu aku berada disini. "Baiklah, suruh dia masuk." Aku sekarang penasaran bisnis apa yang dibawa Amanda.
Dia datang dengan gayanya yang biasa kukenal. Wanita cantik berambut coklat yang elegan, cara dia berdandan selalu bisa membuat orang lain melihat dia sebagai wanita berkelas dan punya integritas. Pemilik beberapa salon kecantikan di NY dan model. Hanya aku tak menyangka dia suka bermain di belakangku, aku tak suka dipermainkan. Sudah setahun mungkin kami tak bertemu sejak aku memutuskan semua teleponnya.
"Nathan, lama tak bertemu."
"Amanda, kau terlihat mangkin cantik seperti biasa." Sedikit pujian untuk membuatnya senang.
"Itu perkataan mengejutkan untuk orang yang sebelumnya tak menganggapku ada lagi."
"Aku pernah mengatakan prinsipku padamu. Jika kau melanggarnya didepan mataku, maka aku juga tidak menganggapmu lagi, kita tidak membahas ini lagi bukan, itu sudah berlalu setahun yang lalu..." Aku mengulangi hal yang sudah kukatakan sebelumnya padanya.
"Ohh kau mendengar dari siapa?" Menarik, mau apa dia dengan pacarku. Siapa yang memberitahunya.
"Seorang teman..."
"Temanmu memang banyak." Aku tersenyum kecil menyindirnya. Dia menatapku kembali, bukan dia tak paham arti sindiranku itu. "Kau kesini ingin membahas pacarku, apa yang kau inginkan dengan pacarku, siapa yang memberitahumu siapa pacarku?" Yang mungkin mengetahui pacarku adalah Tyson Callaway, dia pasti sudah menaruh kecurigaan bahwa Kate adalah pacarku.
"Aku hanya bertanya, kau ketakutan sekali."
"Lalu kenapa tiba-tiba menanyakan pacarku?" Langsung saja kau tak usah berputar-putar. Jangan menghabiskan waktuku dengan pembicaraan tak perlu."
"Aku pacaran dengan Ashton Callaway sekarang." Aku mengerutkan alis dan kemudian tertawa. "Baiklah, kau dikirim kesini oleh keluarga Callaway, apa yang kau mau langsung saja."
"Mereka minta pacarmu bekerjasama dengan mereka, mereka akan membayar harganya dan hargamu jika kau perlu ... insentive yang kau perlukan, dan mereka tak akan menuntut balas..."
"Begitu." Aku menghela napas. "Belakangan ini aku melihat banyak orang tua yang berbuat lebih untuk menyelamatkan anaknya yang berbuat masalah."
"Mereka orang tua..." Amanda melihatku sesaat. "Kau baik sekarang..." Dia membawa ini ke wilayah pribadi lagi.
"Baik." Aku menjawabnya singkat saja, aku tak tertarik bicara hal pribadi diluar lingkaran dalamku. Dia nampaknya tahu dan tak berusaha lagi menjangkauku kemudian.
"Baiklah, jika sudah selesai kau bisa pergi Amanda."
"Kau mengusirku..."
"Ya aku mengusirmu." Dia menatapku tak percaya.
"Kau bukan Nathan yang kukenal." Dia sekarang memutar ke mejaku, membuatku langsung merasa tak nyaman. Apa yang wanita ini inginkan setelah kami tak bertemu begitu lama.
"Aku tak pernah bersikap baik pada orang diluar lingkaranku dan diluar kepentinganku Amanda. Kau harusnya tahu itu setelah kita bersama bertahun-tahun. Kenapa kau masih membahas ini." Aku berdiri menghindar dari sentuhan tangannya.
"Aku selalu mengingat kau yang hangat. Tak bisakah aku membayar semuanya lagi..."
"Kau sudah bersama yang lain, tapi kau ingin kembali padaku, sebenarnya apa yang ingin kau lakukan dalam hidupmu, apa mempermainkan hubungan sangat mudah bagimu."
"Aku tak bisa melupakanmu Nathan sayang. Bertahun-tahun aku teringat padamu... Tak bisakah kau memberikan aku kesempatan untuk memperbaiki ini." Sekarang aku benar-benar terganggu dengan kehadirannya disini.
"Pembicaraan kita selesai Amanda. Sihlakan keluar." Bilang ke Callaway, aku akan menelepon mereka jika aku menginginkannya." Aku mengangkat intercom. "Jordan antar tamu keluar!" Bentakanku membuatnya mundur sekarang.
"Kau sangat kejam padaku. Kita dulu hampir menikah dulu." Aku tak akan menanggapi apapun lagi setelah ini. "Apa pacarmu itu sangat cantik, dia cuma orang FBI, karyawan biasa." Aku tak bergeming dengan kata-katanya.
"Nona, mari saya antar Anda..." Jordan assiten pribadiku sekarang masuk. Membuka pintu keluar untuknya.
Dia berjalan keluar tak punya pilihan sekarang.
"Sekarang langsung tolak saja jika Amanda datang lagi." Aku memberi perintah ke Jordan.
Pacaran dengan orang lain tapi sekaligus mau kembali padaku. Tak bisa dipercaya betapa manipulatifnya dia. Apa dia tidak mengenal kata kesetiaan.