
Apa ini ada hubungannya dengan Arthur Kulkov? Kenapa mereka datang hampir bersamaan? Mereka berasal dari kota yang sama ngomong-ngomong!? Apa ini berarti Arthur Kulkov juga mencari bantuan ke dua? dan Tyson Callaway adalah orang yang tiba-tiba masuk sangat kebetulan dengan kasus ini.
"Aku menyingkirkan kamera dulu keujung ruangan, jika dia memergoki aku punya headphones, jangan bersuara ,matikan teleponnya, kau mengerti..." Karena aku tak mau Tyson tahu dia didengarkan tentu saja.
"Oke." Nathan menyetujui dengan cepat.
Tyson masuk kemudian. Atasanku yang tersayang ini hanya berselisih setengah jam dari kedatangan Arthur. Penampilannya rapi dan necis seperti biasa, dulu kupikir temanku ini sangat keren sekarang aku muak padanya.v
"Bagaimana kabarmu." Aku disapa duluan sekarang, seperti masa lalu saat kami masih berteman dekat. Tapi bedanya sekarang dia mau sesuatu dariku dengan mendatangiku.
"Baik-baik saja, kau ada di LA? Kenapa kau kesini? Duduklah Boss." Aku mengambil sisi dalam meja bulat panjang yang lumayan besar yang bisa menampung 10 orang itu, berharap dia duduk di arah berlawanan. Tapi ternyata dia memilih duduk disampingku. Aku sama sekali tidak nyaman dengan pilihan posisi duduknya itu.
"Ruangan ini setengahnya dilapisi kaca, aku masih dalam penyamaran, kurasa kita tak boleh di duduk terlalu dekat nanti orang bertanya-tanya." Dia diam sebentar menerima kata-kataku itu.
"Jikapun iya, bukankah itu bagus, ohh... aku lupa kau sekarang bersama seseorang. Boleh aku tahu siapa orang itu...?"
"Laki-laki aneh, berharap wanita akan memujanya tapi dia sendiri tak memberi keapapun ke orang lain, dimana logika temanmu ini? Dia punya keturunan raja berharap semua orang memujanya?" Komentar sarkasnya menggema di headphoneku, Nathan membuatku merasa tak sendiri disini.
Aku diam sekarang, apa dia curiga aku mungkin terlibat dengan targetku sendiri. Kalau begini aku harus mencari alasan yang lain.
"Seorang teman yang tak kau kenal. Kenapa kau perduli kehidupan pribadiku." Aku mengelak dari pertanyaannya.
"Hmm, kau serang dalam tugas. Normal aku menanyakan objektifitasmu."
"Aku menyelesaikan laporanku sejak setahun yang lalu soal perusahaan ini, seharusnya kau menanyakan objektivitasku sejak setahun yang lalu. Dan kau bahkan menahanku disini dengan assisten pengawas, dengan surveillance tanpa aku tahu, bagaimana jika kau tanya saja assitenmu itu, sebenarnya apa yang kau mau? Bisakah kau menandatangani perintah penarikanku saja..."
"Aku tak mengerti perkataanmu?"
"Kau pikir aku tak tahu kau mengharapkan Mr. Reed mengintervensi, kudengar Mr. Reed akan mengambil alih pimpinan Divisi wilayah Timur. Pantas saja saat kedatanganmu kemarin." Sekarang aku mengerti kemana arah pembicaraan ini, rupanya kabar sudah menyebar.
"Ohh itu, sederhana kau selalu harus punya back up plan bukan. Aku juga punya, apa aku harus mengharapkanmu, setelah bertahun-tahun kita berteman, saat kau diatas kau memperlakukanku seperti sampah. Terima kasih... Mungkin aku memang bukan siapa-siapa. Ada lagi yang ingin kau katakan?"
"Aku mengajakmu makan malam untuk memperbaiki hubungan kita. Kau menolakku, kau yang tidak logis...Tapi sekarang kau bilang aku bersikap buruk padamu. Kau ingin bantuanku, kau yang harus bersikap lebih baik..." Tyson menjawabku panjang lebar dan aku bertambah muak sekarang.
"Opportunis menjijikkan..." Nathan membuat komentarnya sendiri tentang hubungan kami.
"Kau hanya menganggapku seseorang yang bisa kau gunakan Tyson, bukankah begitu? Seharusnya aku tahu itu dari dulu."
"Kate sayang, kau harusnya tahu dimana kau berada.Tanpa berhubungan dengan orang atas kau tak akan dikenali. Tapi keputusanmu, seperti yang kau bilang kau punya rencana B."
"Kau benar, sayangnya aku tak pernah menggangapmu orang atas." Aku tersenyum kecil. Kuhunjamkan pisau tepat di jantungnya.
Bukankah itu sakit Tyson.
"Ohhh I love you Kate sayang, kau punya kata-kata yang tepat..." Nathan tertawa di ujung sana menanggapi perkataanku. Kau mau adu bicara denganku? Kukira kau tak akan pernah menang.
Kediaman kami terasa canggung kemudian. Aku malas menghadapi debat kusir tak berguna ini.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓