The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
THE GEISHA AND MOMIJI DREAM Part 79. Kimiko Yamasaki 13



"Ohh begitu. Kau nampaknya punya pikiran yang sangat praktis."


"Aku mencintai Setsuko-san, jika kita benar-benar menikah, berarti kau tak keberatan aku menganggapnya sebagai kekasih." Gadis ini psycho, dia sangat tenang mendapat pertanyaan tak punya hati dari Hisao.


"Hmm... entahlah, mungkin kita perlu punya anak juga, kurasa selama kau ingat kau punya anak, menyayangi anakmu, punya keluarga, menghormati orang tua, sedikit memberi perhatian padaku, aku akan baik-baik saja. Hidup tak perlu terlalu dibuat rumit.


Gadis ini nampaknya punya prinsip dan bisa mencari kebahagiaannya sendiri. Hisao terdiam sesaat mendengar jawabannya.


"Hisao-san, karena kau sudah bertanya begini, kenapa kau tak katakan saja apa yang kau mau. Kau ingin membuat kesepakatan. Tampaknya gadismu itu juga terlalu sombong untuk mundur bukan. Kudengar dia punya harga yang mahal."


"Aku cukup terkejut dengan jawabanmu. Aku tidak memikirkan kesepakatan, aku hanya ingin mendengarkan sudut pandangmu..."


"Aku hanya ingin mempermudah hidupku Hisao-san, jika kau tanya apa aku tertarik padamu. Tentu saja, aku tertarik padamu. Kau cukup tampan, berotot dan jika dipamerkan gadis-gadis akan iri. Kau mau kencan buta semalam denganku? Mungkin kau akan mengerti sudut pandangku." Dia tersenyum kecil, seakan yang dibicarakannya adalah hal normal.


"Kau cukup gila." Hisao-san langsung menggelengkan kepalanya. Benar, dia cukup gila. Aku tak menyangka bisa mendengar wanita bicara seakan-akan dia bisa bertindak tanpa perasaan.


"Hisao-san kau jangan terlalu naif, sekarang banyak pasangan jepang se*xless. Aku hanya berusaha menerima kenyataan, asal hidup tenang, tak dituntut macam-macam oleh keluargaku. Masalah kau ingin punya kekasih, itu terserah padamu, itu uangmu, kau yang membayar dia tarifnya. Kenapa aku harus memusingkan wanita bayaran."


Pembicaraan ini membuatku panas. Aku dianggap wanita bayaran.


"Aku tak bisa hidup sepertimu. Pandangan kita sangat jauh berbeda. Memulai keluarga tanpa cinta sebelumnya,..."


"Hmm...mungkin kau benar, aku terlalu berani, tapi aku tak perduli. Jadi bagaimana kau mau kencan denganku. Malam ini juga boleh. Kita bisa membuat kesepakatan, mengatur drama, aku tak akan menggangu kekasihmu. Aku akan membiarkan kalian saling bertemu, asal kau bisa memastikan kita menikah. "


Hisao-san tertawa kecil. Mungkin dia tak habis pikir soal yang dikatakan Kimiko. Ini terlalu asing dipikirannya, aku juga tak bisa menerima pandangan seperti ini. Atau dia hanya berpikir dia bisa mendapatkan cinta Hisao-san ketika mereka menikah. Tapi sepertinya tak bicara begitu. Dia langsung menyinggung banyak pasangan berumah tangga se*xle*ss akhirnya.


"Hmm... aku juga tak bisa menjelaskan padamu jika kau tak setuju dengan pandanganku. Tapi pikirkan ini, kemungkinan kau disetujui dengan wanita itu juga sangat kecil, jadi kenapa kita tidak berdamai saja. Dan mencoba membuat kesepakatan, kau bisa melanjutkan percintaanmu, aku tak perlu memikirkan tekanan keluargaku sendiri. Ini hanya jalan pintas membuat semuanya lebih mudah." Dia menjelaskan dengan panjang lebar sementara aku menggelengkan kepalaku mendengar ide gilanya.


"Hmmm.... Baiklah, aku tak perlu bertanya lagi aku tak akan menyetujui usulmu."


"Benarkah, ohhh aku kecewa sekali." Sekarang dia memasang sikap seperti anak yang dikecewakan. "Tak bisakah kau memikirkannya lagi. Ini sangat mempermudah hidupku. Tapi ngomong, tawaran ini juga masih berlaku saat kita menikah nanti, jangan kuatir. Kau hanya perlu bersikap baik padaku. Aku tak perduli kekasihmu. Itu saja kurasa."


Hisao tak tahu apa yang harus dikatakannya sekarang kepada gadis ini.


"Aku pulang. Terimakasih atas waktumu Hisao-san." Dia langsung pulang setelah mengucapkan salam ke Hisao.


"Dia lebih gila dari yang kupikirkan." Hisao membuat komentarnya begitu aku tiba disampingnya.


"Kurasa dia memang punya kekasihnya sendiri."


"Aku akan menyelidiki gadis itu."


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa vote, gift dan komennya ya


Jangan lupa juga jempolnya di klik, klik-an jempol pun sangat berguna jika kalian gak mau ngasih apapun 😭😭😭😭


Masa jempolnya aja gak diklik