The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILLME Part 89. Spying The Wrong Guy



POV Author.


"Itu dia." Seorang laki-laki muda tampak mengawasi seorang laki-laki tua yang sedang membantu menurunkan beberapa supply dari truk. Itu adalah Ayah Kate, Andrey Mironov atau Daniel Heatherton yang senang melakukan pekerjaan fisik membantu para pengantar sekaligus melatih ototnya setiap pagi.


"Bagaimana kita menanganinya?"


"Sebentar lagi dia akan jogging berjalan kaki. Dia melewati Area Botanic Garden, ada spot dimana kita bisa mengurusnya. Kita pastikan rutenya, aku sudah lima hari mengikutinya dan dia tetap mengikuti jalur yang sama." Pria itu menunjukkan mapnya kepada dua pria yang lainnya. "Disini, dia melewati rute jalan setapak sepi ini, ini adalah spot kita bisa mengurusnya, tak banyak orang yang melewati area ini, tapi memang step ini dipilih karena ada jalan setapak ini punya pemandangan yang bagus nampaknya dia selalu mengikuti itu."


"Begitu, kita pastikan rutenya hari ini, jika benar, kita buat persiapan di jalur yang kau katakan. Apa dia pria tua biasa."


"Apa yang kau harapkan dari pria tua yang berlari 30 detik dan berjalan kaki 30 menit selanjutnya. Ini akan jadi penculikan mudah, satu-satunya kesempatan kita menculiknya tanpa keributan hanya disini..."


Disisi lainnya.


"Kenney, jangan lupa kau belum mengembalikan barang yang kemarin, kau lupa lagi besok kutendang pantatmu." Daniel Heatherton berteriak sambil bercanda kepada pengantar itu.


"Saya mengerti Sir, saya benar-benar lupa. Besok tak akan lupa lagi." Orang tua itu masih menjaga kondisinya, dia bekerja menjalankan bisnisnya, bicara ke orang-orang, supaya otaknya tetap bisa mengingat banyak hal dan tidak menderita dimensia. Yang dia takutkan adalah dia menjadi orang tua pelupa dan menyusahkan putrinya.


Andrey Mironov bersiap untuk jogging, dia melirik ke sebuah sudut, ada mobil yang tidak pernah dia lihat parkir lama disitu, mobil van berkaca gelap seperti itu tidak disukainya, dia selalu waspada pada lingkungannya. Dan berhari-hari yang lalu dia langsung tahu dia diawasi dan diikuti, dia merubah arah joggingnya, mencari spot yang agak sepi, ini hari ke 5 mereka mengikutinya.


Dia mengambil kesimpulan mereka akan menyergapnya, karena tak ada gunannya mengamati dan mengikuti pria tua yang tiap hari kerjanya hanya jogging dan menunggu toko. Kadang makan di restoran sebelah tokonya...Mereka mengawasinya sudah hari ke 5 sekarang.


Sekarang dia memerlukan sedikit bantuan, tampaknya pacar putrinya ini bisa diharapkan. Dia pergi ke dalam sebentar untuk menelepon.


"Nathan..." Diangkat oleh Nathan secepatnya dalam deringan kedua.


"Sir, apa yang bisa kulakukan untukmu."


"Aku diikuti beberapa hari ini, aku tak yakin siapa, bisa kau kirimkan back-up satu atau dua orang, aku sudah diikuti jogging 5 hari dengan hari ini, hari ini mereka kurasa masih survey, aku sudah memancing mereka ke lokasi dimana mereka bisa menyergapku." Nathan langsung berdiri dari kursinya mendengar permintaan Ayah Kate, apa karena beberapa hari yang lalu dia tidak bersikap baik kepada Amanda sebagai utusan Callaway? Ini Callaway yang mengirimnya? Apa keluarga ini sama sekali tak punya rasa takut? Atau ini orang Rusia lagi.


"Aku akan mengirim Leo, Henderson dan Ben untuk melapor padamu Sir."


"Tak usah tiga, kirim dua orang saja. Aku masih bisa memukul orang, aku perlu pengawas saja...terlalu ramai nanti."


"Ohh? Anda yakin Sir, Kate akan membunuhku jika Anda terluka." Daniel Heatherton tertawa. Menyadari bahwa pacar putrinya ini seorang pelindung yang bertanggung jawab. Anastasia yang sudah bicara pada Kate juga mengatakan dia bukan orang yang suka bermain wanita bahkan sangat selektif tentang siapa saya yang bisa mendekatinya.


"Tenang saja, cecunguk hijau seperti mereka akan menyesal mencoba apapun. Suruh mereka melapor sehabis jam makan siang di tokoku akan kukirimkan alamatnya padamu."


"Anda akan jogging sekarang Sir, mereka bisa sampai dalam setengah jam ketempat Anda?"


"Tidak Van nya masih disini, mereka masih survey, jika van itu menghilang, maka mereka sudah bersiap menangkapku... Lacak GPS ponselku saja untuk jaga-jaga, kau punya link yang bisa ku klik?"


"Saya kirimkan segera Sir." Nathan menggabungkan ponsel Ayah Kate itu dalam pengawasan timnya segera.


"Oke suruh orangmu melapor padaku jam dua setelah makan siang, jangan datang berdua satu saja, katakan padanya kodenya 'Aku mau membeli pematik khusus."


"Mengerti Sir."


Dia memutuskan telepon, lalu membiarkan ponselnya terhubung ke tim Nathan. Dan mulai jogging seperti biasa, dan pengamatannya benar, orang-orang ini hanya mengawasi dan mengikutinya.


"Ada orang sedang mengawasi Tuan Daniel, dia Ayah Kate, dia mantan agen lapangan juga. Mungkin dia akan disergap, dia tidak tahu siapa yang mengirim. Jadi kalian harus mendapatkan siapa yang memberikan perintahnya. Tak apa memberitahukannya safe house kita."


"Kami mengerti Sir." Ketiga orang itu juga sudah sering melakukan pengintaian.


"Pastikan kalian tidak kehilangan dia." Setelah menerima kata sandi dan alamat. Kedua orang itu melaporkan diri ke agen senior itu jam dua siang.


Daniel melihat dari sudut matanya van itu masih disana. Dia penasaran, siapa yang mengirim ini dari yang mungkin terjadi adalah antara para Rusia dan Callaway.


"Sir, saya ingin membeli pematik khusus." Dia melihat ke anak muda yang berdiri didepannya dengan jaket hitam dan jeans gelap.


"Ohh, tentu." Dia mengambil pematik dan sekotak rokok, memberikannya pada pemuda itu dengan sikap biasa.


"7 dollar. Sebelah ujung kanan, storage room, ada pintu, langsung naik ke atas." Pemuda itu menyerahkan uangnya dan menuju ke bagian kanan ruangan. Sementara Daniel berganti shift dengan kasirnya dan naik ke atas untuk bicara dengan orang yang dikirim Nathan untuk membantunya.


Dia melihat dua anak muda menunggunya di ruang duduknya.


"Sir..." Mereka berdiri untuk menghormati senior mereka.


"Nama dan kesatuan kalian." Kedua pemuda itu menyebutkan kesatuan mereka. Dia yakin kedua orang ini bisa diandalkan sekarang.


"Van mereka disana, ..." Dia membawa mereka ke jendela gelap itu, setiap pagi ada yang mengikutiku jogging. Aku berpura-pura lambat tentu saja, aku mengetahui mereka sudah lima hari mengawasiku sampai sekarang.... harusnya besok mereka akan bertindak."


Daniel menjelaskan rute-rutenya pada kedua pengawal itu, mereka mendengarkan dengan jelas rencananya. Mereka baru mengerti pria tua ini sangat licin ternyata, dia sengaja menjebak mereka dan menunggu mereka dan sudah membuat rencana matang di otaknya, benar-benar agen lapangan senior yang tenang dan instingnya sudah terasah dengan baik. Orang-orang yang memburunya ini akan mendapatkan kejutan besar kali ini. Siapapun mereka.


"Kalian mengerti rencananya?"


"Mengerti Sir, kami akan langsung menuju lokasi dan melihat dimana kami harus bersiap."


"Kemungkinan kalian harus bersiap lebih pagi, jangan sampai kalian terlihat oleh mereka." Dia memberikan arahan untuk ditaati.


"Kami sangat mengerti."


"Bagus, selesai survey melaporlah jika kalian sudah menemukan lokasi yang kumaksud, jangan takut bertanya jika ada yang tidak jelas."


"Mengerti Sir, kami akan segera kesana dan melapor pada Anda setelahnya."


"Bagus, jika kalian punya kesempatan taruh pelacak di van biru dengan logo FastClean itu. Pasti ada yang menunggu didalamnya..."


"Akan dikerjakan Sir."


"Bagus."


Daniel Heatherton bersemangat sekarang, rasanya masa lalu alan kembali lagi sekarang. Kita akan lihat siapa yang berani mengusik agen senior ini.


Mereka tak begitu tak beruntung.