
Penjelasan dikit kerena ada yang gak ngerti istilah yang kupakai.
πFederal Agent adalah istilah untuk agen FBI (Federal Bureau of Investigation)
πWhite Collar Crime (Kejahatan Kerah Putih) adalah kejahatan korporasi misal penipuan perusahaan, korupsi, penyuapan pejabat, pencucian uang, usaha monopoli perdagangan. Dan institusi yang menangani ini di US adalah FBI, walaupun polisi juga bisa tapi detektif kepolisian terbatas yuridiksinya untuk satu negara bagian.
πQuantico adalah markas untuk pelatihan agent FBI
FBI ini adalah lembaga penegakan hukum yang lebih tinggi otoritasnya dari polisi. Mereka menembus batas negara bagian, karena polisi di masing-masing negara bagian di US punya aturan yang berbeda-beda.
Tugas mereka adalah mengawal keamanan nasional dan mereka bisa menggunakan polisi sebagai perpanjangan tangan mereka, itu sebabnya kalo di film-film kalo udah agen FBI masuk ke sebuah kasus pembunuhan misal maka polisi harus menyerahkan data dan bekerja sama dengan mereka.
Sangkain udah tahu semua pas aku bilang federal agent. πππ Maap
--- π--- π--- π--- π--- π--- π--- π--- π--- π
"Kau benar-benar tak punya seseorang Natalie?" Dalam perjalanan ke restoran itu ternyata dia masih penasaran padaku.
"Tidak, apa itu masalah?" Aku tersenyum padanya.
"Bukan masalah, aku hanya berpikir wanita cantik sepertimu seharusnya..." Dia berpikir sebentar, tak melanjutkan perkataannya. Aku tahu apa yang dia pikirkan.
"Mencari sugar daddy kaya dan menikmati hidup..." Aku tertawa dan bersandar di Lambo yang menderu di jalanan Pasific Palisade itu.
"Itu bukan pilihanku. Benar... banyak cara begitu. Aku tak bisa melakukannya, bukan tak ada yang menawarkan hal seperti itu. Hidup itu pilihan bukan... Aku tahu menjadi cantik dan blonde juga kadang membuat orang meremehkanmu. Aku bukan tak sadar, kali pertama aku masuk sebuah kantor untuk audit, pimpinan-pimpinan perusahaan itu kadang tak menganggapku serius, makanya aku bersikap kejam pada mereka..."
"Sekarang kau jadi manis..." Aku bertopang dagu melihatnya, Louis tertawa mendengar perkataanku.
"Ini LA, NY, banyak jalan pintas di kota besar, banyak yang melakukannya."
"Jadi menurutmu aku bodoh?"
"Bukan, aku hanya menanyakan latar belakang pilihanmu bukan menganggapmu bodoh, kau salah paham... Karena aku melihat banyak yang begitu. Bukan bodoh, tapi seperti katamu itu pilihan. Aku juga tidak menghakimi pilihan gadis-gadis cantik lain diluar sana. Mereka juga sama, ada harga yang mereka bayar, ..."
"Kau tinggal di NY bukan awalnya,..."
"Iya." Aku perlu berhati-hati dengan pertanyaan ini. Aku langsung mengingat lagi latar belakang yang kususun dengan hati-hati. Ada beberapa bagian cerita adalah benar dan bagian lainnya hanya rekayasa.
"Tak merindukan keluarga."
"Hmm... Ayahku sudah meninggal 3 tahun lalu. Ibuku pergi saat aku berumur 15 tahun. Apa yang harus kurindukan."
Ayahku masih hidup tentu saja dan Ibuku sebenarnya tinggal di San Francisco, tak jauh dari LA. Tapi aku sudah keluar dari rumah sejak high school, jadi yah, hubunganku dengan Ayah hanya sebatas ...entahlah, kupikir aku hanya beberapa kali pulang menyapanya dan kami tak dekat.
"Wow... " Baru sekarang dia tahu latar belakangku.
"Aku sudah terbiasa percaya pada diriku sendiri Louis, bukan mengantungkan hidupku pada belas kasihan, bergantung pada seseorang tak pernah jadi pilihanku, aku tak suka dipandang murah. Itu alasannya, kukira jawabanku sederhana ..."