
POV Author.
"Kau tidak menemukan jejaknya!?" Sudah tengah malam tapi Kate belum muncul juga, siapapun berpikir jelas terjadi sesuatu dengannya. Jam sembilan Kate mengirim pesan dia akan segera kembali dari makan malam kepada Nathan, harusnya maksimal dia sampai sepuluh sudah sampai. Nathan menunggunya pulang tapi bahkan ponselnya tidak aktif saat Nathan meneleponnya jam sepuluh karena belum juga sampai. Dan semua orang langsung sibuk saat itu.
"Kami menemukan mobilnya diparkir, tapi kamera keamanan ditempat itu sengaja dirusak. Kami sedang meneliti semua kamera yang ada disana Sir, Tuan Reed atasannya sudah diberitahu juga. Mr. Reed sudah mengatakan akan membentuk tim sekarang juga...." Tengah malam mereka memastikan Kate sudah diculik oleh seseorang.
"Kau bilanglah kau adalah pacarnya Josh, ...laporkan semua yang dilakukan Tim Mr. Reed, aku dan Howard akan membentuk tim sendiri. Jangan sampai mereka menyelundupkan Kate keluar US, tebakanku mereka mengetahui Kate dan aku terhubung dengan pemerintah federal di kasus
Siapa yang mungkin terlibat ini, Nathan sadar Kate terlibat bahaya karena dirinya. Pilihannya ada Arthur Kulkov, Callaway, Oguri, Elizabeth Ailes.
Dia merasa sangat bersalah melepas pengawalan gadis itu. Dalam sebulan setelah dia lepas tangan terhadap kasus Dimitroff dia pikir mereka tidak akan menggangu Kate lagi, apalagi seminggu ini Kate sudah di NY, tampaknya gadis itu akan aman. Tapi ternyata dia salah, entah bagaimana orang itu berusaha menculik Kate. Tebakannya ini berhubungan dengan Dimitroff, karena yang mempunyai akses informasi Kate sudah di NY adalah Arthur Kulkov kemungkinan besar melalui Tyson Callaway.
"Sadap Arthur Kulkov dan Tyson Callaway, aku akan menghubungi boss dan mendapatkan izinnya. Retas percakapan ponsel, minta catatannya, siapa saja yang dia hubungi aku mau tahu, temukan hubungannya, awasi mereka 24 jam, aku mau tahu mereka aku mau tahu dengan apa mereka pernah punya kontak dalam dua minggu terakhir." Dia melakukan tindakan yang diketahuinya harus dilakukan segera.
"Yes Sir, ..."
"Aku akan minta Liam Logan membantuku, dia yang terbaik yang kita punya di agency, aku ingin kita punya seseorang yang berpengalaman menghadapi penculikan. Salah-salah mereka akan menggunakannya mengurangi penawaran untuk Dimitroff. Dia harus cepat ditemukan." Liam adalah salah seorang spesialis CIA untuk menghadapi penculikan dengan kemungkinan tebusan seperti ini.
Semua orang bekerja sekarang meneliti apapun yang bisa mereka dapatkan untuk melacak keberadaan Kate.
Sementara itu lima jam dari penculikan itu.
Dua orang pria melintasi rute 81 dan sudah mencapai wilayah Virginia, menjauh dari NY, menjauh dari blokade yang mungkin sudah dipasang oleh polisi satu jam kemudian setelah mereka menyadari gadis itu hilang. Kate berada di bagasi mobil di belakang mereka sementara operasi penculikan itu akan di set untuk melintasi titik aman pertama kota perbatasan Reynosa, Mexico.
"Kita disuruh menyelundupkan agen FBI ke kota perbatasan, sekali tertangkap habislah kita, seumur hidup aku akan mendekam di penjara federal." Gangster Mexico bernama Jose itu adalah orang yang akan memandu mereka melewati perbatasan.
"Jangan khawatir, jalur ini aman, kita bahkan sudah berganti mobil tak ada yang bisa menemukan kita. Ada satu kali lagi kita berganti mobil, tak ada yang bisa menemukan kita ." Satu agen Rusia yang menyamar bernama Vasily , mereka akan menerobos minimal 30 jam perjalanan untuk sampai ke kota perbatasan.
Dan Kate dipaksa masuk dengan tangan terikat dan disuntik obat bius di bagasi belakang mobil itu. Gadis itu akan tertidur minimal delapan jam dan mereka akan beristirahat di sebuah rumah di jalur 81 itu menuju ke selatan. Memastikan target mereka hidup sampai ke perbatasan.
"Dalam 3 jam lagi kita akan sampai ke rumah dan beristirahat, sekaligus mengeluarkan gadis ini untuk makan."
"Siapa gadis cantik ini?"
"Dia menyinggung seseorang, ada orang membayar mahal untuk membawanya hidup-hidup ke Mexico. Sisanya kau tak perlu tahu untuk keamananmu sendiri." Vasily tidak akan memberi tahu siapa dia. Gadis ini akan berakhir di Russia dalam 72 jam kedepan. Dan akan berakhir sebagai penukar tahanan. Bahkan namanya adalah Albert sekarang, bukan nama sebenarnya, tapi dia membayar orang ini sangat besar untuk menyelundupkannya.
Mereka mengeluarkan gadis itu di sebuah rumah yang terpencil di Virginia, rumah kosong itu adalah basis operasi rahasia agen seperti Vasily. Rumah terpencil yang dengan banyak pepohonan menghalangi pemandangan dekat rute 81 itu nampak tak terawat tapi masih bisa digunakan.
Vasily memanggul gadis yang terikat itu, Kate tak sanggup melawan dengan badan yang terasa remuk itu. Membawanya ke sebuah kamar dengan ranjang besi terpaku. Dia membuka plester di mulutnya. Pakaiannya digeledah, diganti dengan T-shirt untuk memghindari jika dia punya perlengkapan pelacakan.
"Aku mau kamar mandi, kumohon." Hal pertama yang dikatakannya dari tadi. Pria itu memotong ikatan di kakinya. Kate bahkan tak bisa berdiri sekarang karena kaku kakinya diikat begitu lama. Vasily tahu gadis itu menderita. Tapi dia tak perduli, misinya adalah memastikan gadis itu sampai keluar wilayah AS dengan aman.
Tapi Kate karena sudah tahu dan mengira-ngira kenapa dia diculik berusaha bersikap tenang dan bekerja sama, dia tahu mereka tak akan membunuhnya. Jika mereka ingin dia mati dia sudah mati dari semalam. Yang dia lakukan sekarang adalah mencari kesempatan untuk kabur atau memberi tanda.
Sementara Kate mencoba berjalan dengan lurus ke toilet sekarang. Dia membukanya ikatan tangannya sekaligus mengawasinya. Dan membentangkan pintu kamar mandi itu terbuka, dia tahu gadis itu agen FBI. Dia tak akan memberinya kesempatan untuk lolos sedikitpun.
"Sihlakan lakukan urusanmu." Dia tak perduli Kate yang tidak nyaman. Matanya terbuka mengawasi gadis itu. "Tugasku hanya membawamu hidup-hidup, luka yang kau sebabkan jika kau tak bekerja sama akan jadi pilihanmu. Dan kuperingatkan kau aku tak akan ragu membuatmu cedera..m." Laki-laki berusia 30-an m tahun berwajah tanpa senyum mengawasinya di depan pintu.
Kate memerlukan dirinya tetap utuh, setidaknya sehabis ini mereka akan mengikatnya ditempat tidur. Dia akan punya waktu bernapas dan berpikir dengan tenang. Dia tak memandang pada pria itu menyelesaikan urusannya dengan cepat.
"Kau cukup tenang, tidak menangis?" Kate melihatnya balik, orang ini kejam, tegas, tidak memberi ruang padanya untuk memohon apapun. Dia diam saja waktu pria itu memborgolnya di sebuah kamar tahanan. Ranjang besi yang di pakukan ke lantai.
"Siapa yang menyuruhmu?Arthur Kulkov?" Kate mencoba menarik sebuah keterangan.
"Kau tak akan mengorek apapun dariku Kate." Dia memanggil Kate dengan nama aslinya, coret Oguri dan Elizabeth Ailes. Kemungkinannya sekarang adalah Tyson memberi penculik ini nama dan file aslinya.
"Kau memanggilku Kate? Kau punya fileku ternyata?Siapa yang memberimu?"
"Ternyata kau banyak musuh punya nama kedua. Aku punya file-mu, jika kau macam-macam mencoba melarikan diri yang akan menjadi korban bukan kau saja, tapi keluargamu. Ayahmu di Brooklyn atau Ibumu di San Fransisco. Jadi lebih baik kau pikirkan lagi tindakanmu..." Dia menepuk pipi gadis itu.
"Ban*gsat! Jika kau berani menyentuh keluargaku..."
"Aku berani." Dia menjawab Kate dengan tenang. "Kau boleh mencobanya."
Kate tak takut dengan ancaman kosongnya. Jika dia bisa lolos ada orang yang akan mengamankan keluarganya. Tapi dia tak menjawabnya tentu saja.
"Aku akan memberimu makan. Diam disini, jika kau mencoba sesuatu denganku, aku akan menghajarmu."
Dia diam menunggu kesempatan untuk lolos. Mengumpulkan dirinya untuk sementara ini. Sementara ruangan kecil itu ternyata memang diperuntukkan untuk menahan sandera, hanya ada ranjang besi dengan kasur busa tipis disini, sementara tangannya terborgol di kepalanya.
🍎🍎🍎🍎
ngabsen dulu 1 part ....bersambung besok 😁