The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILLME Part 31. New Piece of Puzzle 8



"Ohhh... Begitu rupanya. Nanti kuberitahu ke Nathan siapa dia." Dia terus menempel ke Nathan, gadis itu memang cukup cantik, lihat saja baju merah menyalanya itu.


Walaupun aku tak dekat dengan Ayah aku tahu dia terpukul uang hasil tabungannya lenyap begitu saja, kesehatannya memburuk setelah itu. Meninggalkan aku khawatir padanya kemudian bagaimanapun dia tetap Ayahku.


"Aku akan memberi Nathan pesan. Aku tak tahan melihat gadis itu" Aku tak akan membiarkan dia mendapatkan apa yang dia inginkan malam ini.


'Disampingmu anak penipu Roger Ailes, sebelas tahun lalu melarikan uang investornya ratusan juta dollar ke overseas, Ayahku jadi korban penipuannya, putrinya yang sosialita sekarang itu tampaknya menjadikan kau target, ***** yang sekarang disampingmu.'


Nathan melihat pesanku. Melihat ke sekeliling dan menemukan aku sesang duduk disamping Louis. Dia langsung mengetikkan sesuatu.


'Terima kasih untuk informasinya. Setelah pidato ini datanglah ke sampingku, aku butuh bantuanmu, sihlakan lakukan apapun yang kau mau, membongkar indentitasnya pun boleh. Pura-puralah kau baru datang dan jadi temanku." Sekarang aku merasa Nathan itu baik karena bahkan dia memberiku kesempatan untuk membongkar siapa gadis itu.


Aku meringis. Baiklah, aku bisa melakukan itu. Aku akan pergi menyelamatkan Nathan dan mempermalukan Nona Ailes yang kaya dari hasil merampok uang Ayahku.



"Louis aku dapat tugas dari Nathan, ..." Aku memperlihatkan pesan Nathan pada Louis.


"Sana pergilah... Kesempatanmu membalas dendam bukan."


"Benar sekali." Dia tersenyum dan membiarkanku pergi.


"Maaf aku terlambat,..." Aku tiba di sisi Nathan dan memegang bahunya. Mereka sedang bergerombol empat orang, kurasa ini semuanya investor di wilayah Barat. Tapi semuanya masih kelihatan cukup muda, ini adalah gerombolan anak-anak orang kaya di LA.


"Natalie, kau akhirnya bisa kesini." Wanita disamping langsung menoleh padaku. Elizabeth Ailes, itu namanya. Dia sering menyamarkannya menjadi Elizabeth Al di media sosialnya.


"Ini Nona Ailes, salah satu investor kita." Dia mengenalkanku juga ke investor lainnya. Aku suka mendapat beberapa pujian sekarang betapa aku cantik malam ini. Elizabeth Ailes disampingku lebih rendah dariku, sementara aku dan Nathan setara sekarang karena malam ini hellsku cukup tinggi. Aku bisa sedikit melihatnya dibawah mataku sekarang.


"Nona Elizabeth Al, selamat malam." Aku menyalaminya terakhir dengan wajah pura-pura manis setelah dikenalkan Nathan. "Elizabeth Al, kenapa aku merasa pernah mendengarnya." Aku pura-pura berpikir untuk membuatnya tak nyaman.


"Kau mengenalku, mungkin kau mengenalku di media sosial, aku punya banyak follower Nona, atau mungkin ada kenalanmu yang bernama Elizabeth." Dia menjawabku dengan cepat sambil tersenyum. Penipu ini sangat percaya diri.


"Dia memang si cantik yang terkenal di Beverly Hills." Orang yang lain dalam lingkungan itu menambahkan. Ternyata benar ini adalah lingkungan eksklusif anak-anak orang kaya tapi yang satu ini kekayaannya dari menipu banyak orang.


"Elizabeth Al ....Oh Elizabeth Al yang kukenal adalah..." Aku berhenti, sekarang menatapnya dengan meremehkan.


"Siapa Ailes yang kukenal Natalie." Nathan mendorongku untuk mengakuinya.


"Roger Ailes,... aku mengenalmu, kau putrinya Roger Ailes, Elizabeth Al, aku hampir lupa siapa kau setelah bertahun-tahun."


"Ohh siapa Roger Ailes?" Satu lingkaran itu sekarang bertanya siapa yang kubicarakan. "Ayahmu bernama Roger Ailes? Kau bilang Jimmy Johnson. Bukankah Ayahmu sudah meninggal dan mewariskan padamu sebagai putrinya.