The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILLME Part 35. Hitman 3



"Ya saya disini, .... Aku menembak seseorang menembus pintu kamarku di lantai dua. Yang satunya kabur begitu mendengar suara mobil polisi."


"Unlock semua pintu depan Anda Mam. Petugas akan segera menemukan Anda dan mengamankan Anda ke kantor polisi dulu. Sementara rumah Anda juga akan diperiksa sebagai TKP."


"Baik,..." Aku takut orang itu masih hidup dan dia tiba-tiba menembakku. Walaupun dengan 3x tembakan itu aku tak yakin dia bisa bangun dari kematiannya.


Aku lebih baik menunggu polisi datang. Tak lama mereka berhati-hati naik ke atas dan dari kameraku nampak petugas polisi menghampiri , memeriksa korban yang diseret diatas lantai kayu itu. Kemudian menghampiri pintuku dan mengetuknya.


"Mam, buka pintunya." Aku masih dalam penyamaran aku tak bisa terlihat begitu tenang sekarang. Aku tidak bisa memperlihatkan indentitas asliku di kantor polisi.


"Oh God Officer, saya gembira Anda datang." Aku memeluknya.


"Anda aman Mam, Anda yang menembaknya?" Dia men


"Iya aku menembaknya saat mereka berusaha membuka pintu. Aku takut aku tak punya pertahanan lagi saat mereka merusak kunci. Mereka punya peredam senjata." Polisi itu melihat bekas tembakan di pintuku.


"Anda punya pemikiran taktis yang cepat dan sama sekali tidak panik. Itu sangat bagus. Akan lebih banyak agen kemari, Anda harusnya tidak bisa tinggal disini dulu sampai kami menemukan pelakunya. Kemasi barang Anda Mam."


Aku berganti baju dengan segera. Membawa barang-barang pentingku mengikuti polisi ke kantor polisi, sementara rumah sewaan itu langsung dibatasi oleh garis polisi.


Memberi keterangan dan mengirim pesan ke atasanku di FBI segera.


"Kau bisa mengatasinya tanpa membongkar penyamaran?"


"Bisa Sir."


"Aku akan melihat apa yang bisa kami kumpulkan dari polisi, sementara itu kau bisa memanfaatkan koneksimu."


"Koneksiku?"


"Kebanyakan hitman di wilayah LA yang bukan dari kalangan non-profesional militer dilatih oleh gangster Spanyol, kurasa jika kau mengadu pada dark webmu itu, kau akan mendapatkan sesuatu. Latar belakang keluarga Garcia dekat dengan wilayah itu. Jikapun kemungkinan besar bukan dari jaringan langsung mereka mereka tahu bagaimana mencarinya...."


"Ohhh benarkah?"


"Aku bertaruh kau akan tahu siapa penembak satu lagi lebih cepat dari polisi jika kau mengadu pada bossmu."


Benarkah aku tertarik membuktikan teori itu sekarang.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Aku sudah di kamar hotel, sudah menyelesaikan laporan polisi ketika Alan meneleponku.


"Kau baik-baik saja?! Kau dikirimi hitman? Dimana kau sekarang?!" Nampaknya dia baru terbangun pagi buta ini di LA baru jam 4 pagi, aku baru berusaha tidur, dan di NY sudah jam 7 pagi, US dibagi dalam 4 zona waktu, LA adalah Pasific , diselingi Mountain zone time, Central Zona time dan terakhir Eastern Zona time yang mencakup NY di pantai Timur.


"Iya dikirimi dua pembunuh di jam 2 pagi, satu kutembak ketika dia mencoba membuka pintu kamarku, satu lagi lolos karena panik waktu aku menyalakan alarm, rumah di LA ditutup menjadi police crime scene zone. Aku tidak bisa kembali ke rumahku, aku sementara di hotel." Kusebutkan hotelku sekarang.


"Kau tidak luka bukan?!" Dia kedengaran khawatir.


"Tidak Sir, tenang saja aku masih satu potongan utuh. Tidak tergores, mungkin kehilangan rambutku karena khawatir saja." Aku tertawa bersyukur diselamatkan sistem keamanan sebenarnya. "Aku butuh tidur sebentar Sir, kau tak usah khawatir. Polisi sudah mengurusnya, dia meninggalkan satu mayat, lambat laun juga akan terbongkar siapa dalangnya."