The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILLME Part 69. Elephants and Donkeys



Sedikit penjelasan tentang bab sebelumnya . Bidak Hitam dan Bidak Putih, Democrats and Republicans. Lambang kedua Partai Democrats adalah Donkey(Keledai) sementara Republican adalah Elephants (Gajah)



Di US hanya ada dua partai politik Republicans and Democrats, well ada partai bebas tapi mereka hanya tidak terlalu diperhitungkan. Kekuatan dua partai ini berimbang. Ada perbedaan philosophy mendasar antara kedua partai ini. Dan pertarungan di pemerintahan dan pengaruhnya berfokus pada perbedaan ini.


Democrats ( President Joe Biden) adalah lebih liberal , sementara Republican (President Donald Trump) lebih conservative.


Misal kita ambil contoh di perbedaan kebijakan social and human ideas : Democrats kebijakan nya menjunjung tinggi kepentingan komunitas dan kepentingan umum, sementara Republican menjunjung tinggi hak-hal pribadi dan keadilan.



Contoh lain di Military : Democrat ingin menurunkan pengeluaran untuk militer sementara Republican ingin lebih banyak.


Perbedaan lain adalah misal di bidang Imigrasi. Democrats prinsipnya tidak menolak imigrasi asal orang tersebut tidak punya catatan kejahatan, sementara Republican kebanyakan sangat ketat atau menentang pada kebijakan imigrasi.



Yang dikatakan sebagai basis Democrat adalah California, Massachusetts, New York. Sementara Republican kuat Oklahoma, Kansas, Texas. Untuk sekarang dari 50 negara bagian di US Democrat hanya punya 23 Gubernur, sementara Republican 27 gubernur. Tapi President yang sekarang Joe Biden adalah Democrat.


Bisa dibilang Democrats menguasai kota-kota pesisir, tapi Republican menguasai zona tengah.


Pertarungan dua kubu ini selalu seimbang di setiap aspek entah di sosial, ekonomi, politik dan pemerintahan, karena itu cerita kali ini adalah pertarungan antara dua kubu.


Callaway adalah kubu pion hitam dan Nathan Garcia adalah kubu pion putih. Aku gak bilang dari kubu mana mereka, tapi anggaplah hitam dan putih seperti gajah dan keledai yang selalu berhadapan di percaturan politik US. Tyson Callaway adalah anak calon walikota di kubu hitam sementara Nathan adalah asset tingkat tinggi dari pion putih.


Nathalie yang tadinya tidak punya akses ke orang-orang kuat dari pion yang bertarung karena tidak punya kekuatan modal(uang) , menemukan jalannya melalui Nathan dengan menemukan skandal untuk menjatuhkan salah satu calon yang sedang bertarung. Kontribusinya akan menyebabkan dia bisa masuk ke lingkungan pendukung loyal dan dipercaya oleh orang-orang yang punya kekuatan. Dan nanti di agency akan ada orang dari kekuatan yang berseberangan bersedia membantunya sebagai balas budi untuknya.


Aku belum jelaskan apa sebenarnya peran Nathan di sisi organisasi. Nanti ya ada partnya. Yang jelas seperti yang dijelaskan sebelumnya Nathan mengelola sejumlah besar uang.


***Nahh begitu penjelasannya biar kalian mengerti latar belakang ceritanya.


Terima kasih***.


😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎


Back to the stories....


Tentu saja aku berhasil mendapatkan infonya, dalam kurang dari lima hari aku berhasil memastikan dimana Maria tinggal, bukan hal yang terlalu sulit karena aku masih ingat dengan jelas apa yang Tyson Callaway pernah katakan padaku.


Wanita itu langsung bersedia mendengar jumlah uang yang ditawarkan. Itu menjamin masa depannya dan anaknya. Nampaknya dia ditekan sang Nyonya Callaway, ini adalah kesempatan balas dendam juga untuknya.


"Semuanya sudah siap, wartawan sudah ada. Mereka sudah diamankan oleh Sean." Aku menelepon Nathan untuk melapor.


"Iya, Sean juga sudah melapor padaku. Dan aku sudah melaporkan semua pada atasanku. Akan ada waktunya, kau tunggulah dengan sabar. Hadapi orang-orang Tyson dulu. Apa kau diancam atau semacamnya, jika iya minta bantuan Sean..." Nathan menjamin aku mendapatkan kontribusiku.


"Tidak, tenang saja. Aku bisa menangani ini. Tyson hanya bisa menekanku dengan oming kosong sebenarnya, assisten yang dikirimnya untukku akan kugunakan dengan senang hati." Nathan tertawa sekarang.


"Satu lagi, walaupun kau berada diatas angin jangan buat hal yang mencurigakan di depan Tyson. Akan ada saatnya nanti, jika posisimu sudah aman kau bisa balas dendam padanya." Nathan dengan baik hati memperingatkanku lagi.


"Iya, aku mengerti, jangan khawatir. Aku tak akan membocorkan apapun."


"Mungkin mereka akan menjatuhkan boomnya dua minggu kedepan, akan ada stasiun TV yang sudah bersiap-siap. Akan langsung massive beritanya sehingga mereka akan sangat sibuk dan tak punya waktu menyangkalnya lagi di dekat waktu pemilihan. Ini akan jadi pukulan besar untuk mereka."


"Baiklah, aku akan menunggu dengan sabar...."


Semua sedang berjalan. Nathan sedang mengaturnya aku hanya menunggu kontribusiku dihargai.


Assistenku yang baru akhirnya masuk ke kantorku. Nathan tak pernah muncul di kantor Garcia Int LA tentu saja, dia melindungiku dengan menaruhku di kantor West Coast dan mengerjakan pekerjaan auditorku dengan baik, assisten yang baru masuk terpaksa hanya bisa gigit jari dan mengikuti pekerjaanku menjadi auditor di Garcia Int.



"Mengusahakan sesuatu?"


"Aku berhasil naik ke kepala Auditor wilayah barat dalam setahun, bisa mengetahui dia punya clash dengan KGB bukan sesuatu? Memberi kalian nama orang kepercayaannya, kau ingin aku melakukan apa Tyson? Jelaskan padaku, kau bossnya sekarang. Katakan spesifik apa yang kau mau?"


"Aku ingin kau menjadi kekasihnya, laporkan padaku siapa yang ditemuinya, dengan siapa dia berhubungan, kemana saja dia."


"Menjadi kekasihnya?! Tahu dia pergi kemana? Kau tak bisa melacak ponselnya? Kau tahu apa tugasku sebelumnya?Memeriksa aliran keuangan Garcia Int, menjadi kekasihnya, kau gila?!" Aku akan membuat Tyson Callaway sakit kepala sekarang. Kau terlalu muda untuk jadi kepala unit, bantuan yang kau dapat tidak sebanding dengan kemampuanmu Tyson. Kau memalukan!


"Tidak bisa kami tak bisa mendapatkan izin melacak ponselnya dan orang-orang yang mengikutinya." Akhirnya dia mengaku juga. Sudah kuduga mereka tak punya akses. Bagaimana mungkin dia memperoleh akses orang yang punya special forces untuk mengawalnya.


"Kalian tidak bisa mendapatkan izin melacak ponselnya?! Kenapa bisa begitu? Bukankah dia hanya orang sipil? Dia bukan pejabat khusus, agen khusus? Bagaimana kalian tidak bisa mengakses ponselnya, sebenarnya kalian sedang menyuruhku mengikuti siapa?" Aku senang sekali dia tak bisa menjawab pertanyaanku.


"Dia punya hubungan ke beberapa orang itu sebabnya dia tidak bisa diikuti." Ternyata dia masih bisa mengelak juga.


"Baiklah terserah padamu. Kaliaan ternyata membuatku mengikuti target tingkat tinggi. Aku sangat beruntung tidak terbunuh. Kau tahu aku tidak bisa mendekatinya. Aku bukan pacarnya, bagaimana aku bisa jadi pacarnya, kau tahu aku dimasukkan ke Garcia Int hanya untuk memonitor pergerakan keuangan mereka, aku hanya bisa mengikutinya sampai ke Chicago, itupun karena dia kasihan padaku diincar KGB. Tapi aku akan berusaha mencari keterangan dimana dia..." Aku hanya memberi janji palsu agar telepon itu cepat berakhir.


"Aku bergantung padamu Nathalie, kali yang lain aku akan memberimu tugas yang mudah." Bangsat ini memberikan janji manis padaku. Dia pikir aku akan tertarik pada janji kosongnya itu setelah membuangku ke tong sampah lalu berusaha membersihkan apa yang sudah dia buang lagi.


"Tentu saja. Kita adalah teman Tyson." Ganti aku yang memberinya janji palsu dan tak sabar melihat kejatuhannya. "Ohh ya, kudengar Ayahmu mencalonkan diri menjadi walikota New York, semoga menang."


"Ahh iya terima kasih." Aku melihat layar ponselku.


Adalah sebuah kesalahan besar menyakiti hati temanmu Tyson. Kita sudah bersama sekian lama, aku mengerti jika kita hanya teman, tapi memperlakukanku sebagai buangan setelah kau naik keatas adalah kesalahan terbesarmu.


Aku bekerja dengan tenang menanti hari-hari didepanku. Lalu pada suatu pagi, Jumat pagi, menjelang akhir pekan , aku melihat kejutan itu. Wanita yang kucari bernama Maria Schumer dan anak perempuannya berada di halaman utama headline New York Times.


'Aku dan anakku tidak pernah di akui, Cerita dibalik sempurna keluarga Callaway.'


Judul yang brilliant!


Boom telah dijatuhkan! Jika aku bisa berada di New York sekarang aku sangat ingin bisa melihat wajah kebingungan Tyson Callaway. Citra Family man yang telah dibangun begitu sempurna hancur oleh sebuah berita murahan.


Dia akan belajar banyak setelah ini. Saat aku dipromosikan menjadi kepala unit, dia akan tahu dengan siapa dia berhadapan. Ternyata pekerjaan di garis depan ini menguntungkan juga.


Aku tertawa dengan puas. Hari ini aku akan bekerja dengan hati riang gembira, bahkan aku bersikap baik dengan assisten yang dikirimkan oleh Tyson Callaway.


Dan Howard tiba-tiba muncul di kantorku hari ini.


"Howard? Kenapa kau kesini?" Aku tidak menerima pemberitahuan apapun dari Nathan bahwa Howard akan kesini.


"Nathalie, Tuan Nathan hanya ingin mengirimkanmu ini. Besok pagi kita bertemu di LAX (Nama bandara di LA)." Dia mengangsurkan amplop.


"Catania?" Aku melihat isi amplop itu, sebuah tiket penerbangan dari LAX ke Catania. Dengan beberapa kali transit. Totalnya adalah 16 jam penerbangan. ****!


"Nathan ingin bertemu denganku di Catania?"


"Iya, Tuan berangkat dari NY, saya akan menemani Anda ke Catania."


"Ada apa di Catania?"


"Sebuah pernikahan sahabat Tuan, ... Tuan Nathan ingin kau menemaninya. Penerbangan akan transit di Milan, kalian akan bertemu di sana."


"Ohh..."


"Kita bertemu pagi-pagi sekali Nona, aku kembali ke hotel dulu." Howard tersenyum dan menghilang begitu saja kemudian.


Aku berdebar sekarang. Nathan ini, apa yang ingin dilakukannya? Membuatku membayarnya? Kenapa harus jauh sekali Catania di Sicily Island.


Apa yang dia rencanakan.