The Woman Of THREE CROWN PRINCES

The Woman Of THREE CROWN PRINCES
LOVE ME OR KILLME Part 12. Louis Help 2



"Alfonso Santos maksudmu, ohh kau tak beruntung ...kemarin dia baru kesini. Kadang dia memang berada disini. Dia dan boss berteman nampaknya." Ahaaa bingo, aku hanya perlu mengikuti rekaman CCTV kemarin untuk membuktikan pengkhianatan ini.


"Ohh begitu. Nampaknya aku memang tak beruntung dengan pria tampan." Aku beruntung denganmu, kau mungkin masih baru disini. Aku tertawa dalam hati karena berhasil mendapatkan informasi gratis. "Jam berapa dia datang kemarin mungkin hari ini dia datang di jam yang sama."


"Biasanya aku melihat dia datang di jam awal pembukaan tak lama paling ngobrol dengan  boss sebentar langsung kembali."


"Hmm begitu." Aku memerlukan bantuan konfrontasi jika begitu. Yang ini perlu dipaksa nampaknya. Aku harus memperoleh akses.


Tuan Alan meneleponku kemudian.


"Natalie, aku masih di Chicago. Apa kau perlu bantuan bagaimana keadaannya?" Sejak aku membawa dua kasus, dan baru-baru ini tiga kepercayaannya akan kemampuanku meningkat drastis. Dia akan menyediakan dukungan yang memadai.


Aku bercerita bahwa aku dipersulit sekarang, tapi juga mengatakan bahwa tadi siang aku mendapat bantuan Louis.


"Tuan saya mencari informasi karena saya tidak bisa mendapat akses data, kau tahu katanya ada boss saingan Tuan Nathan, Alfonso Santos sering kesini... bukankah itu mencurigakan?"


"Alfonso Santos? Kau yakin, darimana  kau mendengar itu?"


"Saya mengobrol kesana kemari untuk mengumpulkan informasi Tuan karena kami sipersulit di office aku naik keatas dan berhasil mengorek seseorang. Aku bisa membuktikannya dengan rekaman CCTV yang tak bisa kuakses, aku mencari informasi ke bartender disini dan dia bilang itu teman Enrique..."


"Bangs*at...." Tuan Alan marah. Apa dia akan bertindak untukku?


"Kurasa aku bisa memaksa akses malam ini, begitu pintu buka di jam 5 keamanan harus membuka pintu, ..."


"Tuan jika mareka teman mungkin ada dana investasi yang mengalir antara Enrique dan Alfonso, aku dulu bisa mendapatkan data itu melalui kontakku tapi aku harus membayarnya..."


"Kau bisa mendapatkan kontak semacam itu?" Aku menyamarkan kemampuan aksesku ke database pemeringah federal dengan memakai jasa kontak orang lain.


"Bisa, saya dulu bekerja di auditor yang bisa mendapatkan data seperti itu dan saya masih menyimpan kontaknya tentu saja, itu sangat berguna."


"Hmm baik, buktikan itu, kita akan membayar kontakmu. Aku akan coba mencari bantuan ke Louis malam ini. Dia tak berani di depan Louis. Kau harus mendapatkan rekaman CCTVnya, dengan cara apapun itu bukti yang sangat kuat untuk bisa diabaikan. Aku akan menelepon Enrique sekarang tapi aku rasa dia akan mengabaikanku."


"Mengerti Mr. Alan."


Louis akan kesini, well...well...well... Apakah Louis yang manis itu bisa menghajar orang lain. Atau dia memakai kemampuan diplomasinya.


"Aku perlu akses ke CCTV. Bukankah petugas security malamnya sudah datang?" Aku mendesak lagi. Sementara orangku hanya diizinkan melihat jumlah penjualan di kantor. Catatannya pasti sudah dirapikan. Tapi kita akan tahu siapa yang merapikannya nanti setelah orang-orangku selesai mempelajari alur kerjanya.


"CCTV buat keamanan, kenapa kau perlu CCTV?"


"Aku perlu akses copy filenya sekarang... Itu caraku bekerja, jangan banyak tanya. Aku punya kuasa meminta data apapun disini termasuk akses rekaman CCTV. Atau aku bisa membuatmu dipecat? Jika tidak bossmu yang kena masalah."


"Maaf Nona. Aku tak mengerti intensimu. Kau perlu izin keamanan lebih tinggi, Tuan Enrique tidak mengizinkan aksesnya, dia bilang kau hanya boleh melihat data keuangan di kantor Nona Darcy." Darcy yang cantik itu pasti digaji bagus. Aku akan mengancamnya nanti.