
"Ini masih termasuk anak perusahaan Garcia Int, kau tak tahu aturan di sini, auditor internal diizinkan melihat catatan keamanan."
"Nona Natalie, saya diperintah boss Enrique, jangan mempersulit saya, bagaimana saya melawan boss langsung saya." Dia malah memelas padaku.
"Mana boss mu itu?"
"Di ruangannya Nona."
Kapan Louis datang. Aku mengirim pesan ke Tuan Alan. Dia bilang dia sudah menegaskan ke bast*ard itu aku punya hak mengakses catatan keamanan. Tapi dia tahu Enrique pasti mengabaikannya, tapi Louis sudah pasti akan datang mengurus ini.
"Aku sudah di depan." Sebuah pesan dari Louis. Aku bergegas menemuinya.
"Kau butuh apa?"
"Akses ke rekaman CCTV, aku menemukan dia punya hubungan ke Alfonso Santos, seorang mengatakan mereka berteman dan kemarin dia datang ke sini."
"Benarkah. Alfonso Santos?! Sangat berani. Ikut aku." Louis nampaknya tak takut pada Enrique.
"Tuan Nathan tidak disini?"
"Tidak, lagipula jika kita tidak mendapatkan bukti bicara dengannya akan sia-sia. Dapatkan bukti pertemuan mereka. Dan kau akan bisa memojokkannya seketika."
Kami masuk ke ruang director. Bertemu dengan Enrique.
"Enrique lama tak bertemu." Louis langsung menyapanya.
"Louis? Kenapa kau kesini?" Enrique kelihatan terkejut.
"Aku diminta tolong Alan ke sini. Katanya kau mempersulit audit-nya? Auditor internal punya hak untuk catatan apapun termasuk catatan keamanan, itu cara mereka untuk memeriksa, jika kau belum pernah menghadapi auditor pusat aku yang akan beritahu padamu."
"Kenapa perlu mengakses data CCTV, bukankah mereka memeriksa catatan keuangan."
"Mereka memeriksa semuanya, review sistem kerja juga termasuk. Mereka akan tahu jika ada pegawai yang tidak melakukan dengan benar dari CCTV, itu akan membantumu." Louis cukup pintar mencari alasan.
"Mereka bisa melihat data di ..." Louis mengangkat tangannya.
"Aku kesini hanya untuk memastikan itu, kau ingin masalah ini sampai ke Nathan? Semua unit usaha punya aturan yang sama. Kau sengaja mempersulit auditor? Pilihanmu apa aku harus menelepon Nathan sekarang? Gosh kau tak bisa melihat surat perintah internal audit yang mereka bawa?!" Dia menantang Enrique. Duduk dengan tenang di sofa sambil menyilangkan kakinya, bahasa tubuhnya mengatakan dia punya kekuasaan lebih tinggi dari Enrique.
"Kau memang tak pernah menyukaiku..." Louis tertawa sekarang.
"Kau bicara seperti wanita, aku laki-laki kenapa aku harus menyukaimu, auditor bekerja dan kau menghalanginya. Ada yang kau sembunyikan?" Sekarang aku mau menyemburkan tawa tapi kutahan sekuatnya. Tetap saja aku harus menutup mulutku menahan tawa di belakang Louis.
"Dan kepala auditormu itu berpikir dia bisa memerintahku di tempatku. Dan dia bisa membuatmu datang kesini?!" Enrique menunjukku yang berada di belakang Louis.
"Dia menginginkan aksesnya seperti yang biasa dilakukannya, bukan memerintahmu. Bilang ke orangmu untuk membiarkannya mengakses rekaman CCTV sekarang, dan masalah selesai, kebetulan ada dekat sini saat Alan meneleponku, dan kau membuang waktuku yang berharga, selesaikan ini, aku masih banyak pekerjaan."
Louis duduk di sofa, dia tidak bicara lagi. Aku menunggu apakah Enrique bisa membuatnya menyerah.
Akhirnya dia mengambil ponselnya dan memerintahkan orangnya memberiku akses. Aku menang, dia tak akan bisa berkutik kali ini.
"Kau sebaiknya benar tentang ini Natalie, jika tidak kau akan diserang balik. Dan aku tak bisa menolongmu jika kau tidak mendapatkan sesuatu." Louis bicara sebentar denganku sebelum dia pergi dari kunjungan singkat itu.
"Saya mengerti, saya tahu apa yang saya lakukan."
Aku mendapatkan copy data yang kumau. Pekerjaan akan tetap dilanjutkan, aku yakin Nona Darcy yang cantik itu yang mengatur semuanya. Jika aku sudah jelas alur kerja mereka Darcy akan kuajak bicara.