
Braakk..
Seorang pemuda menendang kuat pintu rumah sehingga membuat pintu tersebut rusak. Sementara pemuda satunya berdiri di samping pemuda tersebut.
Setelah pintu tersebut dalam keadaan rusak, kedua pemuda itu pun melangkah masuk ke dalam rumah dengan diikuti enam laki-laki berpakaian hitam di belakang kedua pemuda itu.
Sementara di dalam rumah terlihat seorang wanita paruh baya yang awalnya sedang berada di ruang tengah terkejut ketika mendengar suara bantingan pintu rumah.
Wanita itu menolehkan kepalanya kearah ruang tamu. Dan seketika kedua matanya membelalakkan saat melihat kedua putra dari suaminya.
"Arnol, Ociel!"
Yah! Kedua pemuda yang mendatangi rumah seseorang adalah Arnol dan Ociel, kakak laki-laki Catherine.
"Mana Miska?!" tanya Arnol dengan nada membentak.
"Miska ada di kamarnya," jawab wanita itu.
Ociel melihat kearah anak buahnya. "Kalian pergi ke kamar Miska. Setelah itu, seret dia kemari."
"Baik!"
Setelah itu, dua laki-laki langsung melangkah menuju kamar milik Miska yang tak jauh dari pandangan Arnol, Ociel dan ibunya Miska.
"Lepaskan aku! Siapa kalian!" teriak Miska yang saat ini kedua tangannya ditarik oleh dua orang laki-laki.
Bruukk..
Seketika tubuh Miska tersungkur di lantai tepat di kaki Arnol dan Ociel.
"Miska!" teriak wanita itu ketika melihat putrinya didorong dengan kuat.
Wanita itu hendak mendekati putrinya bermaksud untuk menolongnya, namun Ociel memberikan kode kepada anak buahnya untuk menahan wanita itu.
Arnol dan Ociel seketika menatap dengan tatapan tajam kearah Miska. Keduanya saat ini benar-benar marah akan sikap menjijikan Miska terhadap adik perempuannya. Bahkan yang lebih Miska telah berulang kali menghina ibunya.
Arnol kemudian berjongkok di hadapan Miska dengan menatap Miska nyalang. Arnol akan membuat Miska mengingat hari ini.
Sreekkk..
"Aakkhhh!" teriak Miska merasakan sakit di kepalanya.
Arnol seketika menarik kuat rambut Miska sehingga membuat kepala Miska mendongak keatas.
Sreeekkkk..
"Aakkhhh!"
Arnol kembali menarik kuat rambut Miska sehingga membuat Miska berteriak kesakitan.
"Dan kau juga sudah berani mengusik adik kesayanganku. Bahkan kau dengan kejinya memasukkan uang sumbangan ke dalam tas sekolah adikku sehingga adikku dituduh sebagai pencuri."
Miska hanya bisa menangis ketika mendengar ucapan demi ucapan dari Arnol. Ditambah rasa sakit yang luar biasa di kepalanya akibat tarikan kuat dari Arnol.
"Arnol, bibi mohon lepaskan Miska. Bagaimana pun Miska tetap adikmu," ucap ibunya Miska sembari memohon kepada Arnol agar mau melepaskan rambut putrinya.
"Diam kau! Jangan pernah mulut motormu itu menyebut namaku. Dan apa kau bilang barusan?" Arnol menatap nyalang kearah ibunya Miska. "Adik? Kau menyebut perempuan menjijikan ini adikku? Aku katakan sekali padamu, aku Arnod Carney hanya memiliki dua orang adik. Mereka adalah Ociel Carney dan Catherine Carney. Bukan itu saja. ayahku Savio Carney hanya memiliki tiga orang anak. Mereka itu adalah aku dan kedua adikku. Sementara kau dan putrimu yang busuk ini hanya sampah yang mengotori keluarga Carney!" Arnol berucap dengan sangat kejamnya.
Tes..
Seketika air mata wanita itu jatuh membasahi pipinya ketika mendengar ucapan kejam dari Arnol. Dirinya tidak menyangka jika Arnol akan berbicara seperti itu kepada dirinya.
Arnol menatap tajam kearah Miska yang saat ini sudah tak berdaya akibat rambutnya yang ditarik kuat oleh Arnol.
Detik kemudian...
Bruukk..
Arnol mendorong kasar tubuh Miska hingga tersungkur ke belakang dengan kepala membentur lantai.
Arnol kemudian beranda dari posisi jongkoknya dengan tatapan matanya menatap Miska dan ibunya secara bergantian.
"Dikarenakan aku masih memiliki hati nurani yang baik, maka hari ini aku memutuskan melepaskan kalian dan memberikan kesempatan kepada kalian. Jika kalian masih mengusik keluargaku. Jangan harap akan ada kesempatan lagi buat kalian. Aku benar-benar akan menghancurkan kalian. Begitu juga dengan anggota keluarga Wiguna. Aku tidak main-main dengan perkataanku."
"Ingat baik-baik perkataan kakakku! Dan kau!" Ociel menatap tajam kearah Miska. "Sampai kapan pun kau tidak akan pernah bisa menggantikan posisi Catherine di dalam kehidupanku dan kehidupan kakakku. Selamanya Catherine akan tetap menjadi adik perempuan kami, putri kandung dari Savio Carney dan Elea Davies. Jadi, enyahkan pikiranmu itu untuk menjadikan menjadikan kami berdua kakak laki-lakimu!" bentak Ociel.
Deg..
Miska terkejut ketika mendengar ucapan dari kakak kedua Catherine. Dia tidak menyangka jika kakak kedua Catherine mengetahui niatnya untuk merebut keduanya dan menjadikan kakak laki-lakinya.
"Ayo, pergi!" Arnol berucap dengan dinginnya.
Setelah itu, Arnol dan Ociel pergi meninggalkan rumah petak milik Miska dan ibunya dengan diikuti anak buahnya di belakang