
Message :
Vandro, maaf ya aku ngga langsung ke Rosement, ada urusan, bilang ke Rahmat, sediain aja makanan yang tahan lama atau makanan instan agar aku yang masak sendiri
18.30
...____________...
"Vian.... tidak biasanya ia ada urusan, kalau urusan kantor sih... biasanya dia di Wall ya, perasaan tidak enak macam apa ini!? " batin Vandro.
"Pak... Pak Vandro?" tanya Amanda.
"Hah!?" tanya Vandro.
"Pak Vandro baik-baik aja kan? pintu Gerbang Rosement udah di buka dari tadi, lebih baik kita segera masuk agar orang-orang yang berada di dekat istana tidak melihatnya" kata Amanda.
"Ah, iya, saya baik-baik saja, maaf buat khawatir" kata Vandro.
"Iya Pak" kata Amanda.
"Vian tadi mau kemana ya? kok tergesa-gesa? melihat Vian yang pergi... entah kenapa aku merasa seperti Erlan pergi meninggalkan ku untuk selamanya, perasaan aneh macam apa ini!? tidak enak sekali, asma ku hanya kambuh sepertinya" batin Amanda.
"Ah, sepertinya aku harus mandi" kata Amanda.
Di Lokasi Rose.....
BRRRM!!!! Suara motor yang baru saja sampai.
Tap! Tap! Tap!
"Kemana saja kau? lama sekali" kata Rose.
"Maaf, aku hanya ingin memastikan tidak ada yang mengikuti, kau juga? kenapa malah memilih gedung rongsokan ini? jadi intinya saja.... langsung beritahu semuanya!" kata Vian.
"Ayolah, jangan terburu-buru, bagaimana kalau kita bersantai sebentar......mantan Anggota Night darkness Organization..... Erlan Ramanathan?" tanya Rose dengan santai.
"Hm... bersantai apa maksudmu?" tanya Vian.
"Ya, untuk ini" kata Rose.
"Pistol!? " batin Vian.
"Kau sudah berjanji kan? kenapa malah berkhianat?" tanya Vian.
"Ya Albert, meski begitu aku juga hanya akan sedikit berpihak kepadamu karena kau dan pacarmu itu sudah menyelamatkan hidupku" kata Rose.
"Hm?"
"Apa? reaksimu itu seakan mengatakan kalau kau tidak tahu maksud dari kata-kata ku tadi ya?" tanya Rose dengan nada menantang.
"Hm, seperti biasa ya? kau selalu tahu apa yang di rasakan orang lain hanya dengan melihat" kata Vian.
"Ya ok, ayo kita berbincang-bincang tentang masa lalu, dan diskusi anggota organisasi, serta apa yang ingin Bos sampaikan" kata Rose.
"Apa!? Vian tidak kembali selama 3 jam ini!?" tanya Vandro.
"Ya, ia hanya meminta lewat pesan agar jangan ada yang keluar Rosement, ia masih ada urusan" kata Rahmat.
"Tapi! kalau terjadi apa-apa!?" tanya Nera.
"Kita bisa yakin, Vian bisa melakukannya, apapun masalah nya" kata Amanda.
"A... Amanda!"
"Kenapa kalian begitu khawatir!?aku sebagai Partner nya percaya pada Vian! kalian yang sudah lama mengenalnya seharusnya begitu juga dong!" kata Amanda.
"Yang di katakan Nak Amanda benar, kita akan menunggu isyarat saja dari nak Vian ya" kata Pak Andi.
Amanda menunduk dan menggenggam Liontin kupu-kupunya....
"Erlan " batin Amanda dengan sedih.
Lanjut ke Vian dan Rose....
"Jadi? kalian semua sudah berunding dan memutuskan untuk membebaskanku dalam kekangan dan juga pengejaran kalian?" tanya Vian.
"Ya, tapi harus kau tahu, kalau Roy sangat menentang akan hal ini" kata Rose.
"Tapi, bos sudah berpikir kalau kau tidak akan ada gunanya lagi, jadi kau kami lepaskan, jika kau malah membocorkan informasi... maka aku atau Roy dan peter yang akan menangani mu" kata Rose lagi.
"Oh ya, soal Rosement-... " belum sempat Rose melanjutkan kata-kata nya.
"Kau... tahu soal Rosement!!?" tanya Vian.
"Jangan pernah meremehkan para anggota Night darkness Organization kau tahu? aku sudah tahu sejak lama, tapi aku hanya tahu kalau kau penghuninya, tapi aku tidak tahu sama sekali siapa pemilik nya... hanya anggotanya saja, kalau boleh tahu, siapa pemimpin kalian?" tanya Rose dengan tersenyum.
"Hm.... Laura Wind, aku sama sekali tidak boleh memberi tahunya, maaf ya" kata Vian.
"Oh, baiklah.... asal kau tahu, meski Roy mengejarmu, ia tak akan tahu bentuk wajahmu lagi, karena aku tahu kalau kau terminum Optik 294,1 itu" kata Rose.
"Lalu? jadi kau membocorkan kalau aku masih hidup?" tanya Vian.
"Insiden di menara Enforcer.... hanya aku yang menangani mu kan? bukan Roy atau siapapun, itu menandakan kalau mereka tidak tahu kalau kau meminum Optik 294,1" kata Rose.
"Akan aku jelaskan dari awal, Bos ingin agar pengejaran mu di hentikan dan kau di bebaskan, tapi bos sama sekali tidak tahu bahwa kau terminum Optik 294.1, dan Roy juga menentang akan hal ini.... yang hanya tahu kau terminum Optik 294.1 hanya aku seorang di organisasi, dan jika kau malah membocorkan informasi kami sedikit saja, aku akan menanganimu, dan aku juga akan tetap membiarkanmu hidup dengan cara membujuk bos untuk membebaskanmu dari pengejaran organisasi" Jelas Rose.
"Begitu? kenapa membiarkanku hidup?" tanya Vian lagi.
"Sudah ku bilang kan? identitas mu sebagai Sovian akan aku rahasiakan karena aku disamping aku ingin melihatmu bagaimana caranya menghentikan kami... juga karena kau dan pacarmu menyelamatkanku, kau juga tidak tahu siapa Cecillia dan anaknya bukan?" tanya Rose.
"Cecillia? anggota organisasi di bidang ilmuwan? yang ku dengar ia di bunuh Roy?" tanya Vian.
"Ya, tapi itu tak ku beritahu, kita akan membicarakan tentang masa yang terlewat saat 5 tahun yang telah berlalu"