
"Hari ini sidang mu ya Putra?" tanya Nina.
"Ya, aku rasa deg-degan jadinya" kata Putra.
"Enak ya kau Amanda, ngga ada revisi" kata Zaki.
"Ya, kalau kalian mau pakai bahasa Inggris sih ngga apa" kata Amanda.
"Tapi belum tentu di suruh pakai bahasa Inggris bukan?" tanya Nina.
"Iya sih" kata Amanda.
Ada seorang dedemit yang lewat.
"Ish... Ish... Ish, lulus dari sidang proposal ya? aku hanya bisa ngucapin congrats buat mantan ketua HMJ, hanya gitu aja udah seneng-senengnya? hah? ngakak ngga sih?" tanya Lidya pada beberapa temannya yang dia ajak.
Nina sudah menggeramkan tangannya dan bergetar untuk bersabar.
"Yuk ah!" Lidya mengajak beberapa temannya untuk pergi.
"Hii!!! Astaghfirullah hal adjim!! kok ada manusia kek dia ya! katanya bulan puasa setan di kurung tapi kok keliaran ya!?" tanya Nina.
"Sudah Nina,... sabar, nanti dia juga yang capek, kita ngga usah mencari kerugian dan kesusahan, nanti dia yang lelah sendiri, tapi.... " Amanda membentuk tinjuan.
TAK!
"Kalau dia sudah ngelunjak, tibalah tangan ini bergerak" kata Amanda dengan menyeramkan.
"Ah.. ha.. ha.. ha, devil nya Amanda keluar" gumam Putra.
Amanda sedikit termenung.
Flashback.....
......_________......
"Maksudnya?! kak Arka!?" tanya Amanda.
"Ya! entah kenapa hawanya familiar sekali! dan aku tidak akan pernah melupakan dia!!!" Seru Aika.
"Kau mungkin salah paham" kata Amanda.
"Aktifkan Silent mu!"
...__________...
Amanda perlahan mengaktifkan Silent.
"Memang benar, Auranya kuat sekali.... tapi apa mungkin?" batin Amanda.
"Dek?"
"E.. Eh?! iya kak!?" tanya Amanda.
"Kenapa melamun?" tanya Arka.
"Ng.. ngga kok!" kata Amanda.
"Iya ya,... untuk seorang Terano, kuat sekali untuk dapat berinteraksi pada Kara nya"
"Susah sekali ya? untuk mencari mu Aika? ternyata kau bersembunyi pada keturunan terakhir klan Fujiwara" Suara Arka langsung berubah menjadi suara berat.
"Pascal... jadi itu kau!?" tanya Amanda.
"Dengan begitu, aku bisa mencari keturunan terakhir klan Kitagawa dan menghabisinya" kata Pascal.
"Memangnya apa untungnya?!" tanya Amanda.
"Ya? kau juga tidak akan tahu siapa dia, baiklah... aku akan memberitahunya, seorang Kitagawa dapat di kalahkan oleh orang berkekuatan tinggi, atau orang yang sama dengan klan nya" Jelas Pascal.
"Heh... kau kan tidak punya tubuh asli! makhluk astral! Dasar.... " kata Amanda.
"Oh? begitu ya?" Pascal menggunakan tubuh Arka dan matanya tiba-tiba menjadi warna merah pekat.
...___________...
"Sialan!!! lari Ana!"
"Ke... kenapa!?" tanya Amanda.
"Aku meremehkan dia karena dia tidak punya tubuh fisik! tapi dia punya trik ini!! dia mengaktifkan Angry Turquoise! itu adalah mata tingkatan paling tertinggi klan Kitagawa! kalau begini terus, aku bisa di tarik keluar dalam wujud siluman Ryu seperti dulu dengan Mika!!" Seru Aika.
"Jika kau melihat matanya, maka habislah sudah"
...____________...
"Apa yang bisa kau lakukan?" tanya Arka.
"Aku tidak bisa melihat matanya?! bagaimana ini?" batin Amanda.
......___________......
"Sebenarnya bisa! tapi kau harus meraih tingkat Silent paling tinggi! itupun belum tahu apakah berhasil atau tidak!"
...___________...
"Apa yang harus-... Eh?!" tiba-tiba Amanda di ambil alih oleh Aika dan matanya berubah menjadi hijau kekuningan.
"Wah? muncul juga kau? kenapa? ingin melindungi Terano mu? kalau begitu kenapa kau tidak melindungi Terano mu pada saat 19 tahun yang lalu?" tanya Pascal.
Karena Aika mengambil alih tubuh Amanda, matanya berubah menjadi lesu tapi katanya tetap hijau dan mengarahkan tangannya ke depan dengan Silent, dan membuat Pascal tidak bisa bergerak.
"Ah! Ukh!!! Lepaskan!"
Aika langsung mengisi Liontin kupu-kupu Amanda dengan Mana dan pergi dengan kekuatan teleportasi.
SRUK! Pascal terlepas dari reaksi Silent.
"Heh... "
BRUK!
"Gitu ya? baiklah... kita lihat sampai kapan kau bisa bertahan"
Flashback off...
"Kak Arka,.... tunggulah, aku akan menyelamatkanmu" batin Amanda.