
"Jadi permintaan Ana seperti itu" pikir Andra.
Sebelumnya...
Setelah berbincang, Pak Andi pergi ke kamarnya untuk beristirahat, sementara itu di ruang kerja dan kumpul Andra...
"Belajar untuk menjadi Shinobi! selain itu... aku ingin kita makan malam di Rooftop HRM! bersama Kak Rafa, kalau perlu... bersama seluruh keluarga Ameera! aku ingin melakukan itu setelah semua masalah ini selesai! terakhir kali makan malam di sana sangat menyenangkan!" kata Amanda.
"Oh begitu... selain dua itu, apakah kamu ingin aset-aset kekayaan?" tanya Andra.
"Eh? Aset kekayaan?" tanya Amanda.
"Nanti saat kamu sudah benar-benar kembali ke keluarga Ameera, kakak akan mengurus warisan mu, karena kamu adalah penerus keluarga Ameera, kamu berhak atas warisan mu, untuk sekarang... apapun yang kamu mau akan kakak berikan" kata Andra.
"Eh,... Em... aku sih belum memikirkan hal itu kak, apalagi sudah cukup dengan Ponsel baru yang kakak belikan, katanya harganya sampai lebih dari 40 juta, banyak amat, lagipula, Pin undangan kartu masuk Apartemen juga belum ku gunakan, apakah boleh ku gunakan untuk teman-temanku juga Keluarga Tante Dinda, kak?" tanya Amanda.
"Tentu saja boleh, karena itu sudah menjadi hak milikmu, kakak juga harus berterimakasih pada mereka yang sudah merawat mu" kata Andra sambil tersenyum.
"Thank you kak! kalau gitu, kapan kita akan latihan Shinobi?" tanya Amanda.
"Untuk dari kondisimu... yang masih menggunakan kursi roda, tidak bisa untuk latihan fisik, kita akan mulai dengan tenaga dalam dan berlatih beberapa jurus, juga melatih mata Silent mu, lagipula pertahanan Ryu perlu di pertahankan, kakak akan ikut bertanggung jawab atas Ryu karena kakak mengambil kendali formula segelnya" ucap Andra.
"Jadi... mulai besok bisa kak?" tanya Amanda bersemangat.
"Insya Allah, soalnya tergantung kamu" kata Andra sambil tersenyum.
"Ada lagi yang mau kamu inginkan?" tanya Andra.
"Ada kak! aku ingin meneruskan pelajaran Shinobi! lagipula, aku juga ingin sekali menjadi Shinobi hebat, juga ingin sekali melanjutkan S2! aku ingin kuliah! aku ingin membantu memperbaiki semua nya!"
****
"Mama, Papa, Ana tumbuh menjadi anak yang baik... kalian pasti senang mendengar hal ini... tapi sayang, Ana tidak mengingat kalian, yang dia ingat adalah, saat dia diasuh oleh almarhumah Ibu Aliza Dallena, dia banyak sekali cerita tentang Ibu angkatnya... tapi mengingat dia yang mengetahui kematian kalian berdua karena Ryu... aku sama sekali tidak menyangka akan secepat ini" gumam Andra sambil menyentuh foto pernikahan Ibu dan Ayahnya.
Flashback Off....
"Kak Radith... makasih ya udah nganterin aku terus" kata Amanda berbalik ke belakang karena Radith mendorong kursi rodanya.
"Tidak masalah, Nona" kata Radith.
"Em... apa ngga panggil Amanda saja?" tanya Amanda.
"Saat bersama anggota yang lainnya, Nona" kata Radith.
"Oh... " kata Amanda.
"Setelah aku prediksi... Kak Radith adalah orang yang tidak banyak bicara... terutama.. aku ingin, menyibak rambutnya! seperti apa sih tampangnya? tapi Kak Radith juga yang menolongku saat insiden cakar naga, Kak Radith ini... bodyguardnya kak Andra, atau lebih tepatnya sekretaris pribadi, atau... pengawal pribadi, semuanya sama aja sih" batin Amanda.
"Oh ya... kak Radith, karena Kak Radith adalah orang no. 1 di Apartemen, dan Pak Vandro adalah orang no. 2... apakah kalian berdua teman dekat?" tanya Amanda.
Tiba-tiba... Entah kenapa Aura ngga enak di rasakan Amanda.
"A.. aduh, kok Aura nya ngga enak ya... " batin Amanda.
"Kalau gitu... makasih Kak" kata Amanda.
"Ya, Nona"
Akhirnya Amanda pergi ke Wall nya Vian.
"Vian... Vian? halo" kata Amanda.
"Vian pulas banget, Eh!?" pikir Amanda melihat sebuah foto yang ada di sebelah Vian.
"む。。。むりだよ。。。"
Mu... Muridayo
( Tidak mungkin...)
batin Amanda melihat sebuah foto.
"Kenapa ada... ini!?" pikir Amanda.
"Hng!!" Vian akan bangun, jadi Amanda secepatnya pergi.
"Ng? Partner?" tanya Vian.
"Ah... bangun ya? aku habis dari sana, jadi aku mau ke kamar" kata Amanda.
"Gitu" kata Vian.
"Ya... Ya udah, aku ke kamar dulu ya, Vian" kata Amanda.
"Ng... " kata Vian.
Amanda secepatnya pergi dari sana.
"なにがおこったのか... ヴぃあんのへやにわたしとえてゃん-くん の しゃしん があるのわなぜですか!?"
Nani ga okotta no ka... Vian no heya ni watashi to Ethan-kun no shashin ga aru no wa nazedesu ka
( Apa yang terjadi... kenapa ada fotoku dan Ethan di kamar Vian!?) batin Amanda.
Catatan : Ethan adalah nama kecil Erlan yang di gunakan Amanda dan Professor Hirata.
Ceklek, Blam!
"Apa... apa mungkin!?"