
"Zaki! mau kemana kau!?" tanya Nina.
Zaki berdiri karena menyadari kalau genggaman Nina melemah, akhirnya dia langsung berlari.
"Hei!!! jangan lari!!!" teriak Nina.
Kring! Kring!
"Halo Amanda! aku kehilangan jejak Zaki" kata Nina.
📞"Hiks... Nina, aku di luar rumah kaca, aku... hiks, menunggumu " kata Amanda.
"Amanda!? kau kenapa!? kenapa kau menangis?" tanya Nina.
"Aku akan keluar sekarang!" kata Nina.
Akhirnya Nina berhasil keluar.
"Amanda!" panggil Nina.
"Nina?" tanya Amanda.
"Kamu kenapa!? tadi di telepon kok kamu kayak nangis?" tanya Nina.
"Ah, ngga" kata Amanda.
"Oh ya? terus kotak apa yang kau bawa?" tanya Nina.
"Oh, ini dari si lelaki lemon tea" kata Amanda.
"Hah? sopo iki lelaki lemon tea?" tanya Nina.
"Hihi, ngga apa-apa... kita jalan-jalan lagi yuk! mumpung masih ada waktu" kata Amanda.
"Jam berapa kita pulang?" tanya Nina.
"Lah? kok tanya gw?" tanya Amanda.
"Kamu yang bawa mobil! kita kesini kan pakai mobil mu! aku jadi nanya kaulah!" kata Nina.
"Lah? iya sih... tapi aku bisa pulang kapan aja, kamu ngga di cari mama mu?" tanya Amanda.
"Iya ya, hehe... kita pulang sebelum pukul 17.00" kata Nina.
"Ya udah... kita naik roller coaster yuk" kata Amanda.
"Yuk!"
Tapi... beberapa saat kemudian...
"Em,.. A, Amanda... ini sih terlalu bar-bar" kata Nina.
"Wah! bagus banget! kecepatannya juga 80km perjam! bagus nih! yuk Nina" ajak Amanda.
"Bahkan aku saja bisa mati hanya karena menaiki rollercoaster seperti ini... " kata Nina.
"Pengen masuk ke rumah hantu atau naik ini?" tanya Amanda meledek.
"Hi!!! serem!" kata Nina.
"Kalau gitu... rollercoaster and Ghost home!" kata Amanda sambil menarik Nina.
"Waa!!!"
Akhirnya Amanda dan Nina menaiki rollercoaster di kursi paling depan.
"Waaaa!!!! aku nyesel naik ini Amanda!!!!" teriak Nina di rollercoaster.
"Tapi seru kan!?" tanya Amanda.
"Ngga!!!!!"
Di rumah hantu...
Peraturan :
"Wah... instruksi yang fantastik! ayo!" kata Amanda.
"I... iya" Nina bersembunyi di belakang Amanda.
Sama sekali tidak ada yang terlalu mencekam.
"Hua!!! A.. Amanda! itu apa!!?" tanya Nina menunjuk sesuatu di tembok.
"Ng?" Amanda berbalik.
"Oh... ini hanya cat aja... dan yang bercahaya mirip hantu itu di buat pakai cat fosfor, Nina" kata Amanda.
"Kok kamu bisa ngga takut sih? kan seram" kata Nina.
"Aku sih, ngga percaya sama yang begituan, kan Hantu itu makhluk gaib doang kok" kata Amanda.
"Kyaa!!! itu apa di jendela!!?!?" tanya Nina sambil menutup mukanya.
Amanda berbalik.
Amanda mendekati jendela itu.
Tap! Tap!
"Ini?" tanya Amanda.
"Hihihi"
"Halo! saatnya kau kembali ke alam kau sana ya" kata Amanda tersenyum menyeringai sambil membentuk tinju.
DUAK! PRANG!!! Amanda meninju kaca itu sampai pecah.
Bruk! orang yang menyamar menjadi hantu yang di jendela langsung jatuh dan babak belur dengan satu tinjuan Amanda saja.
"Sa... Sadis" batin Nina.
"Lihat kan? ngga beneran kok" kata Amanda.
"Hebat... bahkan meninju kaca sampai rusak parah, tangan Amanda tidak terluka sama sekali" batin Nina.
"Ayo Nina... lanjut!" kata Amanda.
"I.. iya"
Akhirnya mereka keluar dari rumah hantu itu.
"Wah! Dasar... syukurlah, enak juga ya pergi ke rumah hantu itu" kata Amanda.
"Iya juga" kata Nina.
"Kalau gitu pulang yuk" kata Amanda.
"Yuk!"
Pengumuman...
Assalamu'alaikum... para pembaca setia The Unifying Butterfly...
Semoga sehat selalu, Author ingin menyampaikan sesuatu, kalau selama bulan Ramadhan yang mulia yang akan tiba esok hari, dan karena negara kita masih berjuang dalam melawan virus yang melanda negara tercinta kita, untuk itu sebagai hiburan para pembaca di rumah, Author juga ingin menyampaikan kalau...
The Unifying Butterfly, akan UP 3 Episode sehari selama bulan Ramadhan, Jadi.. jika di kalikan seminggu jadi hasilnya sudah 21 ep
Sebenarnya TUB update 2 episode sehari yaitu jam 0.00 dan 12.00 setiap hari... tapi untuk bulan Ramadhan dan spesialnya akhirnya update 3 episode sehari, setiap jam 0.00, 12.00, juga waktu berbuka puasa 18.30 ( meski kita beda daerah )
Dan, sebentar lagi akan Up, cerpen
Author... cek aja ya.
Kalau gitu,.. jangan lupa tinggalkan Like, komen, and favorit pada setiap episode yang telah kalian baca.
Mohon maaf atas kekurangannya, selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang muslim, ( Author juga muslim ) esok hari.