
"Oh.. gitu?" tanya Amanda dengan reaksi datar.
"Ya, sebenarnya aku bertemu dengan Ray tadi... dan menitipkan salam agar kau kembali dengan selamat" kata Erlan.
"Sepertinya Ray masih menyimpan dendam pada Kitagawa, jadi dia akhirnya mengkambinghitamkan Erlan" kata Edward dengan dingin.
"Jadi... kau memaafkan ku Amanda?" tanya Erlan.
"Gak, aku harus ke dunia nyata sekarang... kak Vanora janji akan menunjukkan hasil designer nya" kata Amanda.
"Tu.. Tunggu! maafkan aku dulu!!" Seru Erlan.
"Gak!"
"Hmf... benar-benar merepotkan" gumam Edward sambil tersenyum dingin.
Flashback Off...
Kira-kira gitulah aku bisa mengenal Edward-senpai.
"Btw, misi apa?" tanya Edward.
"Em... misi untuk menyelidiki adanya makhluk astral yang memakan manusia untuk mengambil tenaga dan energi" kata Amanda
"Begitu ya"
"Kapten sendiri?" tanya Amanda
"Kau masih memanggilku kapten?" tanya Edward.
"Yah, katanya tidak ingin dipanggil Senpai kan?" tanya Amanda.
"Aku kesini ingin mengambil percobaan" kata Edward.
"Percobaan seperti apa?" tanya Amanda.
"Ini... jika menggabungkan Mana sistem Kundalini Fujiwara dan Taira maka keturunannya itu akan dapat melakukan keahlian khas klan masing-masing yang diturunkan ke generasi" kata Edward.
"Ya, aku tahu itu"
"Lalu... apakah ada kemajuan dari penyelidikan mu?" tanya Amanda.
"Aku hanya harus memikirkan kesimpulannya nanti" kata Edward.
"Jika menggabungkan Mana sistem Kundalini Fujiwara dan Hasegawa, maka aku dan kak Andra dapat melakukan Makko Ryudan dan Silent, tapi.. kak Andra memiliki Silent yang tidak murni karena darah Hasegawa lebih banyak menurun padanya" kata Amanda.
"Tapi... kesimpulannya ya?" tanya Amanda.
"Meski kita tahu jawabannya, jika tidak menyimpulkannya akan sama saja tidak akan dapat apa-apa" kata Edward.
"Oh ya, apakah Kapten tahu? detail tentang kutukan Pandora? jika kotak Pandora tidak berhasil di segel, maka kutukan akan memilih salah satu orang di dunia ini untuk dia berikan kutukannya, entah dia akan jadi jahat.. ataupun semacamnya" kata Amanda.
"Kutukan ya? menurutku... tergantung saja, karena selama ini kotak Pandora hanya baru terjadi satu kali terbuka setelah Pascal membunuh Lord Sixth kan?" tanya Edward.
"Ya... untung saja kami berhasil menyegel nya, tapi kenapa firasatku mengatakan kalau Kotak Pandora akan melepas kutukannya" kata Amanda.
"Berdoa saja agar hal-hal baik terjadi" kata Edward.
"Tapi... katanya, untuk melepas kutukan yang diberikan, maka harus membuat perjanjian dengan Pandora agar melepas kutukannya, tapi harus orang lain yang melakukannya... setelah kutukan lepas dari orang yang dipilih, maka orang tersebut akan mati... dan kutukannya akan berpindah pada orang yang membuat Perjanjian itu kan?" tanya Amanda.
"Ya, itu benar sekali... kita harus berhati-hati agar kotak Pandora tidak terbuka segelnya, karena Bestari, Pascal, dan kekuatan besar ada di dalam Pandora... selain keuntungan yang di dapat dari kotak Pandora besar... maka resikonya juga pasti besar" kata Edward.
"Benar,... anehnya, bagaimana ada makhluk astral yang memakan manusia? apakah ada yang menumbalkannya? tidak mungkin ini terjadi atas kemauan mereka, mereka mungkin di perintahkan semacamnya begitu? karena saat Rangga memeriksanya, dia menemukan ada batu Mustika delima merah di dalam mereka... itu artinya, mungkin mereka memiliki penyuruh kan?" tanya Amanda.
"Kita harus mengurus hal ini secepatnya, kita tidak bisa hal buruk seperti ini terus terjadi" kata Edward.
Tamat...
Baiklah... kali ini benar-benar tamat ya Guys, Author akan melanjutkan di novel baru yang Insya Allah akan di terbitkan, tunggu saja ya
See you
( Akhirnya perasaan move on saya terobati** )