
"Baiklah... kenalkan, dia Rangga yang akan bergabung dengan tim kita ya" kata Arif.
"Salam kenal, aku Rangga" kata Rangga dengan dingin.
"Ya" kata Lupin star generasi kedua yaitu Cepheus, Perseus, Cassiopeia, dan Andromeda.
"Ke... Kenapa para murid-murid ku pada dingin gini sih?" batin Arif heran.
"Baiklah... sekarang, pelajaran kali ini tentang.... kelincahan dan ketelitian" kata Arif lagi.
"Ke... Kelincahan dan ketelitian?" tanya mereka berlima.
"Ya, sebagai permulaan... kalian harus bekerja sama untuk bertarung melawanku" kata Arif.
"Me.. Melawan Sensei!?" tanya Cassiopeia.
"Benar sekali, kalian bisa melawanku sesuka kalian... dengan kunai, shuriken, jurus, ninjutsu, chakra astral, apapun itu... tapi satu hal yang tidak di perkenankan.. yaitu menggunakan jurus terlarang" kata Arif memberi penerangan.
"Baiklah... kalau melawan sensei dengan semua itu pasti kami menang!" kata Perseus.
"Hmf... lihat saja nanti... sebagai bonus, kalian bisa membentuk formasi tim agar bisa membuatku terkesan, kalian kuberi waktu untuk menyusun rencana yang matang" Jelas Arif.
"Baik!"
7 menit kemudian....
Semuanya sudah siap.
Arif berada di tengah hutan.
MULAI!!!
Arif mulai waspada.
SWING!!! Lemparan 4 buah shuriken akan mengenainya.
Arif langsung melompat dan melihat, ternyata benar kalau Cassiopeia dan Andromeda yang melemparnya.
Flashback...
"Kita akan membentuk rencana, hutan ini mempunyai 4 titik dan satu jalan keluar yaitu dari atas, 2 titik akan diambil Cassiopeia dan Andromeda untuk melempar Shuriken pada sensei nanti.... " kata Rangga.
"Itu sudah biasa!" kata Cepheus.
"Tidak! ini lain lagi, jika 2 titik sudah menyelesaikan tugasnya, giliran kalian Cepheus dan Perseus akan menyerang sensei secara beruntun" kata Rangga.
*****
Cepheus dan Perseus menyerang Arif secara beruntun dengan kunai dan jurus.
Perseus melakukan segel tangan.
"Segel tangan itu!? itu adalah jurus angin putih, aku harus berhati-hati" batin Arif.
SWING! Arif berhasil memutar balik serangan dan tengah bertarung dengan Cepheus tapi akhirnya berhasil dia lumpuhkan.
*****
"Lalu.. apa yang akan kau lakukan Rangga?" tanya Andromeda.
"Aku akan tetap berjaga apabila Kaito-sensei mengambil arah atas untuk mengambil celah untuk melumpuhkan kalian berempat dan aku akan melawannya disaat terakhir saat itu" kata Rangga.
"Lah!? kata Sensei di suruh bekerja sama kan!?" tanya Perseus.
"Bekerja sama dalam menyusun pertarungan secara beruntun" kata Rangga.
******
TUK! Arif mengarahkan tangannya menjadi datar dan menyerangnya ke tengkuk leher belakang Perseus.
"Ukh!!"
BRUK!
"Sisa satu orang... " batin Arif sambil melompat ke atas.
Rangga melakukan segel tangan.
"Raigeki!!!!" Teriak Rangga sambil mengarahkannya ke Arif.
Arif melemparkan tali yang kedua sisinya dia sudah ikatkan pemberat lalu ia lakukan segel tangan.
"Makko Ryudan!"
SRET!
"Ce.. Cepat sekali... jadi benar rumor itu, bahwa Hasegawa Kaito... adalah pemilik jurus teleportasi tercepat setelah Shinobi legendaris ke 4" batin Rangga langsung berbalik dan melawan Arif tanpa celah.
"He.. Hebat" gumam Andromeda.
"Tanpa celah" gumam Cassiopeia.
Rangga sudah agak kelelahan menghadapi Arif dan mencoba menyerang dari atas tapi harus hati-hati agar Arif tidak menandai segel pada satupun tubuhnya.
Rangga berhasil melompat ke pohon untuk menyerang dari atas tapi dia kehilangan Arif.
"Di.. Dimana Sensei!?" tanya Rangga.
KTRING! Ada sebilah kunai yang mengancam leher Rangga sebagai akhir dari simulasi pertarungan.
Dan ternyata itu Arif yang mengancam leher Rangga.
"Se.. sejak kapan!?" tanya Rangga.
"Ah!"
Saat Rangga melompat untuk mengarah ke atas, Arif langsung diam-diam menandai bahunya dengan segel teleportasi...
"Ja... Jadi saat itu ya" gumam Rangga menunduk syok.
Arif mengerutkan keningnya dengan menatap Rangga.
"Kaito... sensei... maafkan aku, tidak bisa membuat formasi tim yang bagus" kata Rangga.
Arif terdiam.
"Jangan hukum mereka berempat, hukum aku saja, karena aku yang merencanakan rencana ini... maafkan aku Cepheus, Perseus, Cassiopeia, dan Andromeda" kata Rangga.
"Ra... Rangga" gumam Andromeda.
"Huft... apakah aku bilang akan menghukum jika formasi tim yang di bentuk tidak bagus?" tanya Arif.
"Ti.. tidak Sensei" kata Rangga.
"Lalu kenapa?" tanya Arif.
"Itu karena kau merasa sudah mengecewakan kalian padahal baru join" kata Rangga.
"Tidak Rangga! ju.. jujur saja, tadi itu keren sekali!" kata Cepheus.
"Ce... Cepheus?" tanya Rangga.
"Itu benar! formasi tim yang menarik" kata Perseus.
"Lihatlah Rangga, apakah yang kau pikirkan itu benar?" tanya Arif.
"Ya.. makasih" kata Rangga.
"Apa!? setelah kami menyemangati mu kau hanya bilang Ya.. makasih gitu!!?" tanya Cepheus dengan kesal
"Tapi aku gak minta" kata Rangga.
"Menyebalkan!!!" Seru Cepheus tapi di tahan Perseus.
"C... Calm down, Cepheus" kata Perseus.
"Terserah... huh!" kata Rangga dengan sewot.
"Hahaha! sudahlah! jangan begitu, Dasar... " suara seorang wanita sambil menaruh bakul keranjang rotan di kepala Rangga.
"Hah!?"