
Ray sedang menahan Amanda sambil mengingat saat dia bersama Ayahnya.
Flashback....
"Ayah... apa yang kau lakukan? kau sakit parah kan? bukankah sebentar lagi kau akan mati?" tanya Ray.
Ayahnya melihat Ray.
"Ray, kau membunuh para polisi militer ya? kau benar-benar mirip penjahat terkenal di London, Jack the Ripper" kata Ayahnya.
"Meski begitu, aku sudah menemukan beberapa fakta bahwa penyebab keluarga Fujiwara berada di ambang kepunahan adalah karena di bantai... lalu, apakah kau tahu fakta itu?" tanya Ray.
"Keluarga... Fujiwara ya? Fujiwara adalah klan bangsawan yang memiliki kekuatan Kara yang di wariskan dari generasi ke generasi secara turun temurun" kata Ayahnya.
"Kekuatan... Kara? maksudnya?" tanya Ray.
"Keturunan Fujiwara memiliki kekuatan Kara karena mereka mampu menjadi Terano yang kuat dan memiliki kemampuan mengeluarkan Mana Rantai dari tubuh mereka, alasan mereka di bantai... karena Kitagawa" ucap Ayahnya.
"Kita.. Kitagawa!?" tanya Ray.
"Klan Kitagawa adalah Klan yang menjadi pelindung dan pendukung utama klan Fujiwara selain Taira, Kitagawa ingin melakukan perjanjian untuk melakukan transaksi bahwa mereka menginginkan Kara yang ada di tubuh seorang Fujiwara"
"Dan dengan harta yang mereka miliki... akhirnya tentu saja Fujiwara tidak menyetujui karena meski Kitagawa terkenal menjadi pelindung Fujiwara, Aika benar-benar mengetahui sifat muka dua Pascal, yang ingin melakukan kudeta bagi setiap kerajaan agar El-Aoufi bisa berkuasa.. akhirnya di sebabkan Aika tidak menyetujui transaksi dan barter ini, Pascal melakukan pembantaian terhadap keluarga Fujiwara dan mengambil Kara yang ada di dalam mereka satu persatu" Jelas Ayahnya.
"Lalu... ada apa dan maksudnya, kenapa Aika mengambil mode Kara?" tanya Ray lagi.
"Dia mengambil seluruh kekuatan Kara yang berada dalam diri Pascal dan menyerapnya di dalam dirinya lalu menjadikan dirinya sebagai salah satu Kara, Pascal di segel di dalam Pandora tapi mungkin akan terbuka suatu hari nanti.. karena pertarungan itu, Pascal melupakan para rakyat yang masih ada di sana dan belum ia bantai... akhirnya dia menggunakan jurusnya kepada rakyat yang tersisa, keluarga Hasegawa dan Fujiwara yang tersisa agar melupakan perang kehancuran dunia astral pertama" Jelas Ayahnya lagi.
"Tetapi, Fujiwara dan Hasegawa adalah dua keluarga yang tidak dapat di cuci otaknya, akhirnya... Fujiwara dan Hasegawa yang tersisa pergi agar tidak dapat di bantai. Dan sekarang, hanya Fujiwara dan Hasegawa yang tahu kenyataan pahit yang ada" Jelas Ayahnya.
"Begitu, bagaimana kau tahu semua ini?" tanya Ray.
"Karena aku termasuk generasi kedelapan Fujiwara" kata Ayahnya.
"Begitu, jadi titisan pertama Fujiwara turun temurun ya?" tanya Ray lagi.
"Benar, oh ya... dimana Mika, dan Hannah?" tanya Ayahnya.
"Mika sekarang sedang bersama suaminya yang memiliki titisan darah murni Hasegawa, sedangkan Hannah dihamili oleh salah seorang pelanggannya, dia tetap bersembunyi di rumahnya di bawah tanah karena dia adalah Fujiwara bagian keluarga branch alias cabang" jelas Ray.
"Haha, kau sendiri bahkan termasuk keluarga bagian branch, Ray"
Flashback Off...
"Jadi... kau harus ku apakan?" tanya Ray.
"Aku... tidak boleh membiarkan Kapten dan yang lainnya dalam bahaya, aku harus bisa menembakkan sinyal biru agar menandakan bahwa misi telah selesai, aku tidak bisa membuat mereka dalam bahaya disini" batin Amanda yang tidak bisa meraih sakunya.
Di Tempat Edward...
"Kemana si Ray pergi!!?" tanya Edward dengan kesal.
Edward melihat ada Meghan disitu.
"Oi! Meghan! apakah kau masih punya bom cadangan!!?" tanya Edward sambil berteriak.
"Aku tidak punya! sudah habis!" jawab Meghan.
CRAK!!! Sabetan silet mengenai bahunya.
"Ukh!!!" Meghan langsung terpental ke sebuah pilar dan pingsan karena pendarahan di bahu kanannya.
"HAH!?" Toni, Crish, dan Edward kaget melihat Meghan.
"Jika benar Morph-x yang si Ray curi hanya untuk pengalihan dan pemancingan kesini.... maka kita sudah masuk perangkap! salah besar sepertinya kami kesini hanya 5 orang" batin Edward.
"Memangnya.. sudah berapa musuh yang kami kalahkan!?" tanya Edward.
"Mangkenye... jangan sombong, udah tahu banyak musuhnya" kata seseorang dari atas.
"Yah, karena aku sendiri sedang lewat.. apakah aku bisa membantu?" tanya Cepheus.
"Kalau kau kesini hanya untuk banyak omong dan cerewet, kembali lah ke markas" kata Edward sambil mengalahkan 10 orang sekaligus.
"Baiklah! kau masih saja dingin dan kaku, menyebalkan" kata Cephus sambil mengambil tongkatnya.
"Focus! Focus! Trulala!"
Beberapa musuh yang ia arahkan ke tongkatnya langsung menghilang.
"Ingin bertanya?" tanya Cepheus.
"Dengan senang hati permintaan di tolak" kata Edward sambil pergi.
"W.. Woi!! Aku belum selesai ngomong! ah!! sudahlah!" kata Cepheus sambil mengurus musuh sisanya.
Di tempat Ray...
"Lepaskan aku!!" Seru Amanda.
"Jadi... kau adalah anak Mika ya?" tanya Ray.
"Eh!?"
"Sepertinya, dia terlalu percaya padamu sampai menyerahkan Kara seperti Ryu pada dirimu, kalau begitu... biar aku gantikan dirimu!" kata Ray sambil perlahan mengambil Mana dari kalung Amanda secara astral.
"Ukh!!! Aaaa!!!"
"Wah, Mana yang benar-benar besar, sepertinya hanya akan membuang-buang waktu saja jika aku tidak segera... " kata Ray yang kesulitan mengambil energi dari dalam Amanda.
"Baiklah... oh ya, apakah kau mengenal Kitagawa Mizuki?" tanya Ray.
"Apa!? Erlan maksudnya!? kenapa dia juga bisa tahu tentang Ibu!? Fujiwara... jangan bilang kalau dia memiliki hubungan darah dengan ibu!?" batin Amanda.
"Memangnya kau mau apa jika aku menjadi antara iya atau tidak!?" tanya Amanda.
"Aku hanya ingin kau membaca surat astral ini... dia mengirimkannya padaku" kata Ray.
"Surat... astral?" tanya Amanda.
Ray menunjukkannya.
-Amanda... kenapa kau tidak memberitahu ku? kalau kau masuk ke dimensi secara sembarangan!? kau jangan membuatku mengulanginya lagi! kau pergi dan membuatku khawatir dan cemas.. kau tahu kan!? kalau kau masih dendam padaku... lupakan saja aku,.. karena aku paling membenci dan sangat dendam pada orang yang suka berbohong, dan kau tahu!? aku akan mengatakannya sekali dan terus akan mengatakannya kalau aku membencimu, aku membenci Fujiwara yang terus menerus berada dalam kekangan, sebaiknya kau ikuti saja Ray, ini demi kebaikanmu agar kau selamat, aku masih mengkhawatirkan mu-
From : Kitagawa Mizuki
"Bagaimana?" tanya Ray.
"Tidak.. mungkin" kata Amanda.
Di Tempat Edward...
"Cepheus! dimana mereka!?" tanya Edward.
"Edward? heh,.. bodoh! seharusnya kau tidak membiarkanku tadi" kata Cepheus yang terluka.
Edward mendudukkan Cepheus.
"Apa yang terjadi?" tanya Edward.
"Mereka tiba-tiba mendapatkan bala bantuan, disitulah aku tidak menemukan Meghan dan yang lainnya... mereka kurasa sudah di bawa pergi" Jelas Cepheus.
"Menyebalkan!!" Seru Edward.
"Tapi tenanglah... aku menaruh GPS ke masing-masing anggota sebelumnya... ada GPS pada Meghan, ikuti saja" kata Cepheus lagi.
"Baiklah... kebetulan ada Agen yang datang tadi, kau ikutlah bersamanya! aku akan pergi ke lokasi mereka" kata Edward.