The Unifying Butterfly

The Unifying Butterfly
Season 4 Chapter 34 : Wisuda (1)



Amanda sedang diam.


"Amanda... "


"Eh?" tanya Amanda.


"Kenapa kau melamun? kau sakit?" tanya Nina.


"Ngga kok Na, ini... baru setengah acara kan? kok pulang haha" kata Amanda.


"Hari ini... adalah hari penentuan ku, aku akan, mencapai hasil yang telah ku capai" batin Amanda.


Setelah acara sambutan...


*Pelantikan wisudawan dari Prodi S2 Farmasi, Amanda Dallena, S. Farm, M. Farm*


Amanda berjalan mengambil hasil dan menuju untuk pemindahan tali toga.


"Cantik banget ya!" begitu bisik orang-orang melihat Amanda.


Amanda di pindahkan tali toga, dia menutup matanya dan bersikap formal dan datar.


"Selamat ya Nak"


"Terimakasih Pak"


"Ayah,.. Ibu,... apakah kalian lihat? Putri kalian, telah meraih S2, aku berjanji akan menekuni pendidikan Shinobi dengan baik" batin Amanda dengan senang memikirkan Arif dan Afifah.


*Pelantikan wisudawan dari Prodi S2 Farmasi, Putra Alifiandra, S. Farm, M. Farm*


"Aku mau pindah tali toga" batin Putra.


Tiba-tiba...


Duk! Sepatu Putra tersandung gaib.


GEDEBUK! Semuanya kaget melihat itu.


"Hah! Putra!" kata Amanda.


Monitor di putar ulang.


"Hahaha" semuanya tertawa melihat itu.


Amanda menghampiri Putra.


"Putra! kau baik-baik saja kan?" tanya Amanda.


"Aku baik"


"Jangan kayak gitu Put! ini perjuanganmu selama ini! jangan di sayang-sayangkan!" kata Amanda.


"Ah? makasih Amanda, tentu saja" kata Putra.


Akhirnya Amanda membiarkan Putra pergi untuk pemindahan tali toga.


"Ya, selamat Putra" batin Amanda.


*Pemberian penghargaan bagi wisudawan berpredikat cum laude, Prodi S2 Farmasi*


*Dengan wisudawan berpredikat cum laude berjumlah 6 orang, peraih IPK tertinggi, adalah... *


*Amanda Dallena, S. Farm. M. Farm*


No. Nama IPK



Amanda Dallena 4,00


Muzakki Al Farisi 3,79


Putra Alifiandra 3,70


Eza Nina Falesia 3,68


Lidya Legawati 3,65


***** ****** 3,62



Plok! Plok! Plok!


"Calon pendamping hidup idaman!" bisik mereka lagi.


"Amanda memang luar biasa!"


Termasuk Nina, Zaki, dan Putra tepuk tangan dengan hasil Amanda.


"Amanda... kau berhasil, lihat kan? kami bahkan dapat meraih tingkatan tinggi, kau juga tetap bisa peduli pada kami kan?" batin Nina yang bangga.


*Dengan ini, sidang terbuka Perguruan Tinggi ilmu Kesehatan, untuk melaksanakan program Diploma akademik 20XX/20XX secara resmi saya tutup*


TOK! TOK! TOK! Bunyi palu hakim yang mengetuk menandakan acara pelantikan wisudawan telah selesai.


"Amanda! Foto ayo!" kata Nina.


"Ya!"


Jepret! Jepret!


"Ni.. Nina, Fo, foto bareng yuk" kata Zaki.


Nina terdiam.


"Ayo! Amanda~ Zaki ngajakin foto bareng" kata Nina.


"Hah?!" batin Zaki.


"Oh? Ok" kata Amanda.


"Eh? ekspresi kecewa itu! itu sih jelas-jelas pengen foto bareng Nina!! kesempatan bagus kek gini kok tumben si Nina kagak peka sih?! aku harus nyari alasan deh" batin Amanda sambil celingukan.


"Kenapa kamu Nda?" tanya Nina.


"Ah! lihat! ada Putra! aku mau ngomong dulu! kalian di sini aja dulu ya" kata Amanda.


"Oh? Ok" kata Nina.


"Thanks Nda, ntar ku traktir seblak" batin Zaki.


"Haha! ada-ada aja Amanda! jadi.. mau foto berdua aja?" tanya Nina sambil tersenyum menatap Zaki.


"Kamu memang pujaan hatiku, Na" kata Zaki keceplosan.


"Mau dong" batin Zaki.


EH?!


"WADAW!!! suara hati ama omongan ku ke tuker!!!! lu kerja yang bener dong Thor!!" batin Zaki dengan kaget jantungan, tapi ekspresi Nina mengalihkan gugupnya.


"Uasem! kudu gimana nih gw?!" batin Zaki.


"A.. Mak, maksudku-... "


BLUSH! Wajah Nina langsung merona.


"Kok, ekspresinya lucu gitu? gemesin!" batin Zaki.


"E.. Ehem, bolehkah? aku mengatakan sesuatu?" tanya Nina.


"Ya Allah! langsung di jawab!"


"Si... silahkan"


"Sebenarnya, aku sudah tahu tentang perasaanmu" kata Nina.


"Eh?! Nina tahu darimana?" tanya Zaki.


"Oh? kau lupa ya? kan aku pernah nyatain duluan di chat masa lupa?" tanya Nina.


( Cari saja Chapter berapa, Author sendiri lupa )


"Ah? masa sih? mungkin aku lupa" kata Zaki.


"Haha! iya, kan aku bilang kalau Erlan menyatakan itu pada Amanda, dan mungkin saat kau offline, aku langsung hapus" kata Nina.


"Gitu.. ya?" tanya Zaki.


"Hihi! iya, btw.. jadi gak? fotonya?"


"Ja.. Jadi!"