The Unifying Butterfly

The Unifying Butterfly
Season 3 Chapter 105 : Mempersiapkan Seminar



"Wah! syukurlah! bisa! Kaset CD ada untuk acara seminar nanti, juga jurnal, juga handout siap! tinggal tunggu 2 hari lagi" ujar Amanda.


"Ng? ada panggilan VC? di Laptop? hmf,... Nina, Zaki, dan Putra" batin Amanda sambil memakai headphone dan menyalakan video call.


"Halo! ada apa telepon?" tanya Amanda.


📱( Nina ) " kok ngga biasanya Nda? biasanya kau kan Assalamu'alaikum dulu!"


"Hehe... iya, Assalamu'alaikum"


📱( Zaki ) " Wa'alaikummussalam"


📱( Putra ) "Wa'alaikummussalam"


"Jadi ada apa kalian telepon?"


📱( Nina ) " Ngga gugup aja! kan sidang 2 hari lagi"


📱( Putra ) " Iya ya, kau gimana Zaki?"


📱( Zaki ) " Ya samalah! kalau the flawless sih ngga"


"Biasa aja, kan kayak lagi menjelaskan materi di depan kelas"


📱( Nina ) " Ya itukan kau!"


"Hihi, eh bentar! ku mau nambahin seseorang" Ujar Amanda.


📱( Nina ) "?"


📱( Zaki ) "?"


📱( Putra ) "?"


Di kamar No. 8....


"Ng? bergabung ke panggilan video?" gumam Vian yang matanya di pasangkan perban agar tidak sakit.


"Gawat!!! duh! Terima aja deh!" batin Vian.


Kembali ke Video Call...


"Yak! ini orangnya!"


📱( Nina ) " Erlan?! "


📱( Zaki ) "Wah... tumben"


📞"Kenapa tiba-tiba?" tanya Vian menggunakan ponselnya yang di modifikasi dengan suara aslinya.


"Lho? kenapa kau tidak mengaktifkan video mu? kami ingin melihatmu?"


📞"Ngga bisa maaf"


📱(Putra) "Yah,... tidak usah di paksa"


📞"Em.. jadi ada apa?"


📱(Zaki) "Kami akan seminar proposal 2 hari lagi"


📞"Oh, selamat ya "


"Kau kira ada yang kurang ngga? untuk seminar?"


📞"Akan lebih baik jika kalian membeli kuota internet, karena ku pikir WiFi untuk seminar kalian akan menghambat, jadi itu lebih baik"


"Wah iya benar! Erlan memang hebat!"


📱( Nina ) "Ya ya, suamimu memang hebat"


"Dia bukan suamiku, Dasar... " wajah Amanda memerah.


📞"E.. Ehem! baiklah, ada yang ingin kalian tanyakan?"


📱( Zaki ) " Kapan kau kembali ke sini?"


📞"Entahlah"


📱( Nina ) "Ntar di cari istrimu lho! tuh! dia aja nambahin kau di video call"


"Nina! kalau kamu gitu terus aku bakalan marah lho!"


📞"Baiklah, aku left dulu ya,.. bye"


PIP!


📱( Zaki ) " Ya ampun, ya udah karena udah mau buka puasa kita akhiri dulu ya, baiklah"


PIP!


PIP!


Akhirnya mereka mengakhiri panggilan.


Nina BFF


Amanda! serius kah Erlan menyatakan perasaannya pada mu?


^^^Kau ini! ngga usah di ungkit deh ya!^^^


Hihi.. maaf! Erlan kan orangnya dingin gitu


^^^Kalau kau kapan?^^^


Ma.. Maksudnya?!


^^^Iya kau tidak ada rencana buat nembak Zaki?^^^


^^^^^^Nina? kenapa speechless?^^^^^^


Di rumah Nina....


"Ukh! Amanda memberikan serangan balasan!" gumam Nina merona.


"Ng? pesan apa lagi ini?"


Amanda 😍


Jangan diam aja! kau harus bisa! aku mendukungmu!


******


"Hmf... Ba.. baiklah! tapi"


Nina mencari kontak Zaki.


Muzakki


^^^Zaki^^^


apa?


^^^Aku... ingin mengatakan sesuatu kau bisa ngga punya waktu?^^^


Kalau ngga lama bisa sih


^^^Baiklah, sebenarnya saat 4 tahun yang lalu insiden di hotel kota Yoshino saat kita karyawisata di taman bunga^^^


Ya?


^^^Erlan menyatakan perasaannya pada Amanda, terus^^^


EH?!!


^^^Ya!! Terus ini juga berhubungan dengan topik kalau sebenarnya,... aku! aku! sudah menyukaimu sejak lama!!!^^^


Chat Off...


"Eh?! Kok Zaki non aktif kan chattingannya?!" tanya Nina.


"Hapus saja deh chattingan perasaanku" batin Nina.


Sementara itu Zaki...


Erlan rese


^^^Lan^^^


Apa?


^^^Apakah kau pikir ada yang tidak kau beritahu padaku?^^^


Ngga!


^^^Eh? kau yakin? 😁😁^^^


Iya!!!


Di kamar No 8...


"Melihat Chat Zaki membuat perasaanku ngga enak" batin Vian.