
Semuanya!! author akan memberikan episode extra dan menerima beberapa pertanyaan dari kalian semua, karena The Unifying Butterfly ini sudah mencapai 100 Chapter!!
"Makasih semua yang udah dukung Author! ini episode ekstra nya"
Judul : Episode Extra Season 2 Chapter 15...
Di saung Rosement...
"Pak Andi... " panggil Sembilan.
Pak Andi melihatnya.
"Kata Andlo... Pak Andi manggil saya ya?" tanya Sembilan.
"Karena kamu sudah merusak gerbang, serta menghamburkan kamar Nak Vian" kata Pak Andi.
"Wah gitu.... Pak Andi... boleh peluk ngga?" kata Sembilan langsung memeluk Andi.
"Wah.... eeh!? aduh!" Sembilan dan Pak Andi jatuh ke meja kesayangan Pak Andi.
KREEETEK! Meja Pak Andi akhirnya terbelah dua.
TUK! kepala Sembilan dipukul menggunakan tongkat Pak Andi.
"Kamu ini!!!" ujar Pak Andi.
"Ampun Mbaaah!!!" pinta Sembilan.
Judul : Pembalasan Vian (1)
"Hihihi, aku akan membalaskan dendam pada Sembilan karena menghamburkan kamarku! boneka di sana sebagai umpan, dan begitu dia mengambilnya... maka penjara akan mengurungnya!" batin Vian.
"La.. La... Ian bilang mau ngobrol disini... mana ya?" tanya Sembilan.
"Yesss!! datang!" batin Vian.
"Sekarang... tekan! eh!? lho? kok ngga bisa?" pikir Vian setelah menekan tombol itu.
KLIK! KLIK! Tetap saja tidak bisa.
"KOK NGGA BISA!?"
Judul : Pembalasan Vian (2)
Jam 20.00 Malam hari....
"Akan ku pastikan kali ini berhasil! ku coba dulu deh!" gumam Vian.
KLIK! KLIK! KLIK KLIK!
"Kok... ngga bisa!? apa tombolnya rusak? atau di modifikasi?" pikir Vian langsung mendekati boneka beruang itu.
Tiba-tiba....
KLIK!
KLAM! JREEENG! Kurungan penjara yang tombolnya di tekan Sembilan mengurung Vian dan Sembilan disitu.
"Hah!? Sembilan!? sejak kapan!?" Tanya Vian kaget.
"Ok Ian... katanya mau bicara berdua, ayo" kata Sembilan sambil melempar tombolnya keluar.
"WAAA! Kenapa tombolnya di lempar keluar!!?" tanya Vian.
3 jam Kemudian...
Rahmat datang membawa Senter dan melihat Vian dan Sembilan terkurung.
"HUUU! TOLONG MAAT! DIA TIDUR TAPI MATANYA KEBUKAA!!" Seru Vian ketakutan.
Judul : Episode Extra Season 2 Chapter 28
"Amanda? kenapa mau temani Vian?" tanya Randi.
"Ngga apa-apa kok Pak" kata Amanda.
"Oh gitu ya.... " kata Randi agak bingung.
"Ngomong-ngomong, seharusnya Vanora tadi jangan larang.. jadinya pingsan deh" kata Toni.
"Oh ya... dia pingsan kenapa ya Ran?" tanya Vandro.
"Yah... itu belum ku periksa, dia terlihat sangat lelah" kata Randi.
"Lembek banget sih si maniak komputer ni" ejek Toni.
"Toniii!!!" kata Nera.
"Oh, dia terkena Anemia" kata Randi selesai memeriksa.
"Hah!? Amnesia!?" tanya Vanora.
"Bukan! Anemsia kali!" kata Toni.
"Anemia" kata Vandro.
"Anemia? apa itu?" tanya Nera, Vanora, dan Toni.
"Kondisi dimana ketika darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup, Anemia yang di derita Vian di sebabkan oleh kurangnya sel darah merah atau sel darah merah yang tidak berfungsi tubuh, ini menyebabkan aliran oksigen berkurang ke organ tubuh, karena Vian juga kelelahan, benarkan Pak Randi?" tanya Amanda berbalik ke Randi.
"Be... Benar" ujar Randi kaget Amanda tahu sedetail itu.
"Tapi ini sepertinya sudah terjadi dua kali" kata Randi.
"Apa!?" tanya Vandro dan Rahmat.
"Karena yang dia derita sekarang anemia jenis biasa, kalau sebelumnya.... " Belum selesai Randi bicara.
"Anemia Aplastik" kata Amanda.
"Apa itu!?" tanya Nera.
"Anemia Aplastik tidak ada bedanya dengan Anemia biasa, yang membuatnya berbeda adalah, Anemia Aplastik berkembang akibat kerusakan sumsum tulang" Jelas Amanda.
Semuanya terdiam, bukannya tertidur mereka harus mempelajari banyaknya soal pelajaran IPA
Semuanya : Hadeh "-_-".
Pertanyaan....
"Apakah Vian itu blasteran?"
"Bukan kok 😅"
"Kenapa judulnya The Unifying Butterfly?"
"Karena saya suka kupu-kupu biru, untuk yang lainnya tunggu saja Chapter-chapter yang akan datang"
"Thor! pleasee!! ini permintaan banyak dari kami pembaca! kapan Amanda ketemu Andra!? gemes pengen lihat Amanda ketemu Kakaknya!!!"
"Tunggu saja Chapter yang akan datang ya"
"Thor, apa semua Anggota Rosement tahu tentang organisasi night darkness?"
"Baca Chapter yang judulnya klarifikasi Vian ya"
Ok semuanya, sampai situ aja ya, Makasih