Cosplay

Cosplay
Chapter 95 - Hozuki vs Arata Final Fight.



"Death Control, Speedometer!!" Ucap Arata, ia mengendalikan mobil-mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi dan langsung melesat ke arah Hozuki.


Hozuki meloncat ke udara untuk menghindari tabrakan mobil dari dua arah yang berbeda."Ini menarik sekali.."


Tiba-tiba dari belakang Hozuki, terlihat sebuah mobil terbang melesat ke arahnya, Aratalah yang mengendalikan nya."Rasakan ini.."


Hozuki menoleh ke belakang, kemudian merubah dirinya menjadi air, setelah mobil itu melewati tubuhnya, Hozuki kembali menjadi tubuh normalnya."Kau menarik sekali, Arata. Kau bisa membuat pulau ini menjadi kacau.."


"Hebat juga kau bisa menghindari seranganku, kau lebih gesit dari Yang kukira." Ucap Arata.


"Terimakasih telah memujiku, tapi aku takkan segan kepada musuhku loh huahahahahah.." ucap Hozuki sambil tersenyum lebar.


Arata sekilas melihat sebuah roket di udara yang meluncur ke angkasa, kemudian."Death Control, Airport.." Dalam sekejap Rocket tersebut mengarah ke Hozuki.


Menyadari hal itu, Hozuki pun."Rocket itu melesat ke arahku, jadi kau memang berniat untuk membunuhku ya.."


"Ya, itu benar, setelah Rocket tersebut menabrakmu, tubuhmu akan hancur.." ucap Arata.


"Ya... Trik murahan seperti itu takkan mempan kepadaku, Arata.." Tubuh Hozuki mulai mencair. Kemudian Hozuki dalam bentuk air masuk ke dalam tanah.


Melihat hal itu, Arata membatalkan jurusnya dan membuat Rocket tersebut terbang kembali dengan normal."Sialan, dia mencair dan masuk ke dalam tanah.."


Kemudian kedua tangan Hozuki langsung menarik Arata ke dalam tanah."Krakkkkkk!!!"


"Apa?!!!" Arata terkejut dengan apa yang dilakukan Hozuki. Arata masuk ke dalam tanah hingga lehernya."Sialan dia, sekarang dimana dia sekarang.."


Hozuki keluar dari dalam tanah dalam bentuk air, kemudian ia berubah menjadi bentuk normal seperti semula."Aku disini!! Dan rasakan ini, Mizu Pistol!!" Hozuki menembakkan peluru air ke arah Arata yang terperangkap ke dalam tanah.


Arata memaksa keluar dari tanah dan langsung menghindari Mizu Pistol milik Hozuki. Kemudian Arata berlari ke arah Hozuki dengan sangat cepat dan berhasil memukul pipi Hozuki sehingga membuat Hozuki terpental."Buakkk!!"


"Rasakan itu, dasar air laknat!!" Ucap Arata.


Setelah terpental, Hozuki kemudian terbang cepat ke arah Arata dengan tekanan air yang sangat cepat dari kedua kakinya.


Kemudian Hozuki berhasil memukul pipi Arata sehingga membuat Arata terpental."Buakkk!!!"


"Satu sama!!!" Teriak Hozuki.


Beberapa saat kemudian, Arata berdiri kembali, ia tak menyangka terkena pukulan Hozuki."Wah ini menarik sekali.. kau lawan yang tangguh.."


"Kau juga, aku jadi bersemangat melawanmu," ucap Hozuki."Water Ball Style!!!" Hozuki melesatkan bola air raksasa ke arah Arata.


"Death Control, Transportasion!!" Ucap Arata, dalam sekejap ada sebuah mobil yang terbang ke arah bola air raksasa yang dilesatkan Hozuki.


Bola air raksasa tersebut menghantam mobil tersebut."Byuoorrr!!"


"Memanfaatkan mobil untuk menjadi tamengmu ya, kau sangat cerdas sekali.." ucap Hozuki.


"Terima kasih sudah memujiku, walaupun kau musuhku, seperti kata-katamu, aku takkan segan kepada musuh.." ucap Arata."Rasakan ini, Spedometer Fast In Speed!!!"


Terlihat dua pesawat yang melintas langsung terjatuh ke arah Hozuki."Wusshhhhh!!!"


"Ah ya ampun, dia melakukan serangan yang sama seperti waktu itu, dia berniat bunuh diri ya.." ucap Hozuki mendongak ke atas.


"Serangan bunuh diri ya? Boleh juga. Tapi aku hanya berniat membunuhmu saja huahahahahah!!" Ucap Arata sambil tertawa terbahak-bahak.


Disisi lain, yaitu di wilayah Utara pulau Sambomaster, terlihat Bluejay Vika, Mayonaka Killa dan Alice sudah saling bertemu.


Gyoshimaru terikat oleh sebuah rantai, dan dia hanya bisa pasrah ketika ditangkap Bluejay Vika, Mayonaka Killa dan Alice.


"Ampun~ aku akan tobat deh~ lepaskan ikatanku dong~ hueee!! Kapten!!" Teriak Gyoshimaru dalam keadaan terikat.


"Berisik!!!" Bentak Bluejay Vika, kemudian ia menampar Gyoshimaru dengan sangat keras."Plakk!!!" Tamparan Vika membuat Gyoshimaru langsung pingsan.


"Lah? Langsung pingsan dia.." ucap Mayonaka Killa.


"Kekuatan tanganmu seperti monster, Vika.." ucap Alice dengan nada seram.


Kemudian mereka bertiga mendengar sebuah ledakan, mereka terkejut dengan hal itu.


"Ledakan apa itu?! Pasti ada yang bertarung dengan sangat serius?!!" Tanya Mayonaka Killa.


"Itu pasti ulah Hozuki, seperti kejadian waktu lalu, aku yakin itu, sebaiknya ayo kita segera kesana.." ucap Alice.


"Baiklah!" Ucap Bluejay Vika.


Kemudian mereka bertiga langsung bergegas menuju ke lokasi itu berada..


Disisi lain, di wilayah barat pulau Sambomaster. Yoshino dan Franksboy juga sudah saling bertemu. Mereka saling membicarakan kemenangan mereka.


"Yoshino-san, kau sangat hebat bisa mengalahkannya. Kau memang pendekar pedang yang sangat kuat!" Puji Franksboy kepada Yoshino.


"Huahahahahah!! Kau bisa saja, Franksboy! Aku hanya mendapatkan lawan yang tak sepadan saja!" Ucap Yoshino sambil tertawa terbahak-bahak.


Kemudian terdengar suara ledakan yang cukup kencang, Franksboy dan Yoshino pun terkejut.


"A-apa itu?!! Jangan-jangan ledakan itu seperti waktu lalu, ini pasti ulah Arata!" Ucap Yoshino.


"Yoshino-san, ayo kita langsung menuju kesana!!" Ucap Franksboy.


Franksboy dan Yoshino pun langsung menuju ke lokasi ledakan tersebut.


Disisi lain, di wilayah selatan pulau Sambomaster, Kenkomura dan Davidestrom juga sudah saling bertemu satu sama lain.


Setelah mendengar ledakan tersebut Kenkomura dan Davidestrom langsung bergegas menuju ke lokasi ledakan itu berada.


Disisi lain, Kawamatsu Gilkenfoxes tertawa seperti psikopat setelah melihat pertarungan Hozuki dan Arata dari peta.


"Ini menarik sekali, Arata dan Hozuki. Saling bertarung untuk menunjukkan siapa yang terhebat.. hyayayayya!!!" Ucap Kawamatsu Gilkenfoxes, dia tertawa seperti psikopat.


Kemudian ia berdiri dari duduknya, kemudian ia berniat pergi dari pulau Sambomaster."Cukup sudah bermain-bermainnya, aku harus pergi, angkatan laut sudah ikut campur jadi lebih baik aku pergi kan? Yayayayaya!!!"


Beberapa saat kemudian di lokasi Hozuki vs Arata. Area pertempuran mereka sudah hancur lebur karena ledakan dari pesawat.


Terlihat Arata masih baik-baik saja, Arata baik-baik saja karena ia mengendalikan puing-puing pesawat yang hancur agar tidak mengenainya."Aku melakukan di waktu yang tepat, Hozuki aku tahu kau masih hidup kan?!!" Ucap Arata dengan tatapan wajah yang sangat sinis.


Bersambung