
Satu jam sebelum para aliansi menyerang Lost Reverse...
Sebagian banyak dari pasukan Hristov berkumpul di gedung besar dan tinggi ini yang menjadi markas utama Bajak Laut Hristov.
Terlihat di ruangan lantai atas, Hristov mulai mengumumkan dimulainya pesta besar kepada ribuan pasukan dengan alat pengeras suara.
"Hari ini adalah pesta besar..!! Kalian bebas berpesta!! Tak terasa Bajak Laut Hristov sudah sebesar ini!! Jadi, tujuan kita selanjutnya adalah untuk menguasai dunia..!!!" ucap Hristov melalui alat pengeras suara.
Puluhan ribu pasukan Hristov yang berada di dalam gedung tersebut langsung bersorak-sorai setelah Hristov mengumumkan target selanjutnya ialah untuk menguasai dunia.
"Benar!! Kita akan menguasai dunia!!"
"Hidup Bajak Laut Hristov!!"
"Kita akan menjadi penguasa dunia..!!"
Pasukan Hristov pun memulai pesta besarnya. Mereka sangat bersenang-senang dalam pesta besar yang diadakan Hristov. Namun, Bajak Laut Hristov belum mengetahui bahwa para aliansi akan segera menyerang mereka.
Gedung yang menjadi markas besar Bajak Laut Hristov mempunyai dua puluh lantai dan saat ini Hristov berada di lantai paling atas yaitu lantai dua puluh.
Di lantai dua puluh, Hristov berkumpul dengan para Eight Commander dan Guardian Six. Sepertinya mereka semua membahas sesuatu.
"Marilah kita berpesta..!! Jangan sia-siakan momen ini!! Karena setelah ini, mungkin saja salah satu dari kalian akan mati dan takkan bisa merasakan pesta ini lagi..!!" ucap Hristov yang duduk di kursi singgasananya.
"Benar sekali, aku juga khawatir dengan Guardian Six. Karena mereka hanyalah kumpulan orang-orang sampah, ada kemungkinan kalian akan mati sebentar lagi.." ucap Zach sambil menatap ke arah Guardian Six.
"Huh?! Apa maksudmu?! Jangan kira kau dari Eight Commander aku takut padamu..!! Aku bisa membunuhmu disini, sialan!!" ucap Saint Etienne, ia mulai emosi karena perkataan dari Zach.
"Hentikan ucapanmu itu, Zach!! Guardian Six juga bagian dari Bajak Laut Hristov. Walaupun mereka berada dibawah kita, tapi aku yakin mereka bukanlah sekumpulan sampah.." tegur Viona.
Kemudian Alonso Fransisco salah satu dari Eight Commander berjalan meninggalkan ruangan Hristov, "Aku pergi dulu. Kalian terlalu berisik disini, aku akan menikmati pesta ini di tempat lain saja.."
Melihat Alonso yang meninggalkan ruangan, sontak membuat Hristov tertawa, "Huahahahahah!! Alonso, ayolah kita harus menikmati pesta dengan gembira!!" ucap Hristov sambil meminum segelas bir.
Saat ini Bajak Laut Hristov telah mengadakan pesta besar di gedung markas utama Bajak Laut Hristov dan hanya menyisakan empat ribu pasukannya untuk berjaga di empat pos penjagaan wilayah Lost Reverse yaitu pos utara, pos barat, pos timur, dan pos selatan.
Para aliansi nantinya akan mulai penyerangan melewati pos selatan terlebih dahulu, dimana hutan perbatasan Lost Reverse dan Lost Cross berada di sisi selatan wilayah Lost Reverse.
Sementara itu, di atas langit Lost Reverse tepatnya di dekat post barat. Terlihat Davidestorm, Maki, Kai, Schuikhov sedang mengintai dari dalam helikopter sedangkan Ezeqia yang mengemudikan helikopternya.
"Bagaimana? Apa kalian sudah menemukan lokasi markas utama Bajak Laut Hristov?" tanya Ezeqia dari ruang kemudi helikopter.
"Sepertinya gedung yang nampak tinggi itulah markas utama Bajak Laut Hristov. Tapi seluruh bagian arah ada pos yang berdiri, kemungkinan setiap post terdapat ratusan atau seribu pasukan Bajak Laut Hristov.." ucap Maki sambil melihat wilayah Lost Reverse menggunakan teropong.
Tiba-tiba helikopter yang awalnya terbang tanpa hambatan sekarang menjadi sedikit bergoyang-goyang.
Davidestorm, Schuikhov, Maki dan Kai pun bingung dengan apa yang terjadi pada helikopter yang ditumpanginya.
"Maaf-maaf, aku kan baru belajar mengemudikan helikopter. Alat kemudi ini lumayan susah.." ucap Ezeqia dari ruang kemudi.
"Nona, bisakah kau menyetir yang benar? Kau membahayakan nyawa kami loh.." ucap Schuikhov.
"Berisik..!!" ucap Ezeqia sambil menoleh dan menatap tajam ke arah Schuikhov Scherbyakov.
"M-mengerikan sekali.." gumam Schuikhov.
Sementara itu, di hutan perbatasan Lost Reverse dan Lost Cross. Divisi dua dan divisi tiga pun sudah datang dan semua divisi sudah berkumpul di perbatasan.
Terlihat Izumi, Yoshino, dan Kobayashi sudah tak sabar menunggu perang besar ini.
"Yosha..!!! Aku akan mengalahkan Hristov dalam perang ini..!! Tunggu saja kau Hristov, aku akan menghajarmu!!" teriak Izumi dengan sangat bersemangat.
"Tapi sayang sekali kita tidak berada di garis depan, Izumi. Kalau kita berada di garis depan, kemungkinan kita kesempatan untuk mengalahkan Hristov lebih besar.." ucap Yoshino.
"Ya..!! Padahal aku juga sudah berlatih pedang dengan Yoshino, tapi kenapa Shu-ojiisan membuat diriku tidak berada di garis depan bersamanya?!!" ucap Kobayashi sedikit merasa kesal.
"Yoshino! Kobayashi! Bagaimana kalau kita diam-diam menuju garis depan bersama Shu?" Izumi pun berbisik pada Yoshino dan Kobayashi.
"Diam-diam menuju garis depan? Nanti kalau kita dimarahi oleh Shu bagaiman? Nanti akan merusak strategi yang ia buat?" tanya balik Kobayashi dengan nada pelan.
"Tenang saja, kita cukup minta maaf saja padanya, okey? Ini adalah kesempatan untuk mengalahkan Hristov!!" ucap Izumi.
"Idemu bagus juga, Izumi. Aku setuju denganmu, kalau begitu ayo kita menuju garis depan. Kita tak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.." ucap Yoshino sambil tersenyum percaya diri.
"Kalau begitu, aku akan ikut dengan kalian berdua..!! Aku juga ingin berperan besar dalam perang ini!!" ucap Kobayashi.
Setelah itu Izumi, Yoshino, dan Kobayashi langsung berjalan menuju garis depan ke tempat Shu berada secara diam-diam.
Dari kejauhan, Vika dan Killa pun melihat Izumi, Yoshino dan Kobayashi yang terlihat mencurigakan.
"Hei, Killa. Mereka bertiga mencurigakan sekali, apa yang akan mereka lakukan?" tanya Vika kepada Killa.
"Entahlah, sepertinya mereka bertiga sedang merencanakan sesuatu dan menyembunyikan dari kita berdua.." ucap Killa sambil melihat gerak gerik Izumi, Yoshino dan Kobayashi yang mencurigakan dari kejauhan.
Sementara itu digaris depan, Shu dan para pasukan divisi satu sedang bersiap-siap untuk memulai penyerangan.
"Kurang satu jam lagi, kita akan mulai menyerang. Kita tunggu sinyal dari pasukan pengintai.." ucap Shu.
"Ya, semoga mereka baik-baik saja.." ucap Kazu yang berada di samping Shu.
BERSAMBUNG