Cosplay

Cosplay
Chapter 160 - Pertarungan Memperebutkan Gelar Knight



Saat ini terlihat Kobayashi dan Schamaucher yang saling berhadapan-hadapan satu sama lain sambil menatap tajam.


Semangat Kobayashi mulai membara dan sangat antusias untuk mengalahkan Schamaucher sekali lagi. Saat ini, ia bersiap-siap untuk menyerang Schamaucher yang berada beberapa meter di hadapannya.


"Schamaucher, hanya akulah yang berhak mendapatkan gelar Knight tersebut..!! Di pertarungan kita kali ini akan membuktikan siapakah yang berhak menyandang gelar Knight..!!" ucap Kobayashi.


"Ya..!! Tentu, akulah yang pantas menyandang gelar Knight dibanding dirimu, Kobayashi..!!" ucap Schamaucher sambil menyeringai, ia menatap tajam Kobayashi dengan kedua matanya yang melotot.


Lalu....


Kobayashi dan Schamaucher pun berlari saling mendekat satu sama lain dengan senjata pedangnya yang siap mereka gunakan.


"Tyengg..!! Tyengg..!! Tyengg..!!" Kobayashi dan Schamaucher saling beradu pedang dengan sangat sengitnya. Bahkan, pasukan aliansi dan pasukan Hristov yang melihat pun tak ingin menganggu pertarungan mereka berdua.


"Tyengg...!!!" Kobayashi dan Schamaucher masih beradu pedang hingga tercipta percikan api dari gesekan dua pedang mereka yang saling bersentuhan.


Setelah itu, Kobayashi dan Schamaucher pun mundur beberapa dan saling menatap tajam satu sama lain sambil menyeringai.


"Tak kusangka, kau yang sekarang cukup lincah dibanding yang dulu, Schamaucher.." ucap Kobayashi.


"Ya..!! Karena aku telah berlatih keras sejak saat itu, hanya untuk mengalahkanmu..!!" ucap Schamaucher.


Schamaucher pun langsung berlari dengan sangat cepat ke arah Kobayashi diikuti dengan hembusan angin yang cukup kencang.


Kemudian, Schamaucher pun mencoba untuk menebas Kobayashi dengan gerakan tebasan menyilang, "Batsss..!! Batsss..!!"


Kobayashi pun melompat salto dan mundur beberapa langkah untuk menghindari tebasan dari Schamaucher. Setelah itu, Kobayashi pun melesatkan tebasan jarak jauh ke arah Schamaucher, "Batsss..!! Batss..!! Batss..!!"


"Tyesss..!! Tyesss..!! Tyesss..!!" Dengan sangat mudah, Schamaucher pun menangkis tebasan jarak jauh yang dilesatkan oleh Kobayashi.


"Menarik juga..!! Aku jadi bersemangat untuk mengalahkanmu, Kobayashi..!!" ucap Schamaucher sambil menyeringai.


Kemudian, Schamaucher pun melompat jauh ke arah Kobayashi dan melakukan gerakan memutar untuk mencoba menebas Kobayashi, "Syaasstt..!!!!"


Kobayashi pun berguling-guling di tanah untuk menghindari tebasan memutar yang dilesatkan Schamaucher. Setelah itu, Kobayashi berlari cepat memutar kebelakang Schamaucher dan mencoba menusuknya dari belakang.


"Rasakan ini, Schamaucher..!!!"


Menyadari Kobayashi yang mencoba menusuknya dari belakang, Schamaucher pun membalikkan badannya dan berhasil menangkis serangan Kobayashi, "Tyengg..!!"


"Kau kira bisa menyerangku dengan mudah, Kobayashi?!! Aku takkan membiarkan hal itu terjadi..!!"


Setelah berhasil menangkis serangan Kobayashi, Schamaucher pun langsung menendang lengan Kobayashi hingga terpental cukup jauh menabarak beberapa pasukan yang berada disekitarnya.


"Cih..!!"


Schamaucher pun langsung melompat ke atas Kobayashi yang terpental karena tendangan dan ia pun mencoba untuk menusuk perut Kobayashi dengan pedangnya.


"Rasakan ini..!!"


Dengan sangat cepat, Kobayashi pun menancapkan pedangnya di tanah sebagai tempat berpijak nya, lalu ia melompat tinggi di atas Schamaucher.


Lalu, Kobayashi pun dengan cepat meluncurkan ke arah Schamaucher dan berhasil memukul pipi Schamaucher hingga menabrak tanah, "Rasakan pukulanku, ini..!!"


"Buaghhhh...!!!"


Schamaucher pun menabrak tanah hingga terjadi sedikit kepulan asap. Setelah itu, Kobayashi langsung mengambil pedangnya yang ia tancapkan ke tanah.


"Sialan, kau cukup cepat untuk menghindari seranganku. Tak menyangka, kau sudah bertambah kuat daripada yang dulu.." ucap Schamaucher sambil menyeringai.


"Walaupun kau memujiku, aku takkan bersimpati padamu, Schamaucher..!!" ucap Kobayashi sambil menyeringai. Lalu ia kembali berlari ke arah Schamaucher sambil menebas-nebaskan pedangnya.


"Tyengg..!!! Tyengg..!! Tyengg..!!!" Schamaucher dengan sangat mudah menangkis tebasan Kobayashi dengan pedangnya.


Setelah itu, Schamaucher melihat celah pada Kobayashi dan berhasil menendang perut Kobayashi hingga terpental, "Buaghhhh!!"


Kobayashi menahan pentalan tersebut dengan kedua kakinya yang menginjakkan tanah untuk mengerem pentalannya tersebut.


Kemudian, Schamaucher menebas salah satu pasukan aliansi dan merebut pedangnya. Karena itu, Schamaucher sekarang akan bertarung menggunakan dua pedang.


"Sepertinya aku harus menghabisimu secepatnya, Kobayashi..!!" ucap Schamaucher.


Dengan memegang dua pedang yang ada di tangannya, Schamaucher pun melesat ke arah Kobayashi dan menari-nari dengan sangat lincahnya sambil mencoba untuk menebas Kobayashi.


"Rasakan ini..!! Dancing Butterfly No Sword..!!"


Karena saking cepatnya gerakan Schamaucher, Kobayashi pun tak bisa menghindari tebasan mematikan milik Schamaucher.


"Batsss..!! Batsss..!! Batsss..!!"


"Uaghhh..!!!" Kobayashi merintih kesakitan karena terkena tebasan bertubi-tubi dari Schamaucher. Pipinya kembali tergores, lengannya, kakinya, perutnya, bahkan punggungnya terkena tebasan yang dilesatkan oleh Schamaucher hingga berdarah-darah.


Setelah itu, Kobayashi pun terpental setelah terkena tebasan mematikan yang dilesatkan oleh Schamaucher. Terlihat Kobayashi terkapar di tanah sambil ngos-ngosan setelah terkena tebasan Schamaucher.


"Sialan.. osh.. osh.. tebasan macam apa itu.."


Setelah itu, terlihat Schamaucher yang berjalan mendekati Kobayashi yang sedang terkapar karena serangannya. Ia pun berkata sinis sambil menyeringai, "Kobayashi..!! Apa cuma segitu saja kemampuanmu..!!


Mendengar kata-kata Schamaucher, Kobayashi pun mencoba bangkit untuk berdiri, lalu ia berkata, "Tentu saja tidak. Aku belum mengeluarkan seluruh kemampuanku. Tapi, seranganmu itu lumayan juga, Schamaucher.."


"Ya...!!! Aku tahu kau takkan mati dengan serangan seperti itu..!! Cepat serang aku, pertarungan ini semakin menarik..!!" ucap Schamaucher sambil tersenyum licik.


"Haaahhhhhhh..." Kobayashi pun menghembuskan nafas beratnya lalu berkata dengan sinis, "Sepertinya, aku harus menggunakan teknik itu untuk mengalahkanmu.."


"Teknik itu? Tak kusangka kau masih mempunyai teknik yang lain, Kobayashi..!! Cepat keluarkan teknik rahasiamu itu..!! Aku sudah tak sabar..!!" ucap Schamaucher dengan nada cukup keras.


"Aku cukup terkejut dengan teknik pedangmu yang berhasil melukaiku seperti ini. Jadi, aku akan membalasmu, Schamaucher.." ucap Kobayashi.


Kemudian Kobayashi pun memejamkan kedua matanya, lalu ia membayangkan sesuatu. Dalam bayangan Kobayashi, terlihat ia sebagai seorang pahlawan dunia yang sedang disoraki oleh wanita-wanita cantik.


Kobayashi tersenyum melihat wanita cantik yang sedang menyorakinya dengan sangat bersemangat dalam bayangnya. Tiba-tiba semangat dalam hati Kobayashi berkobar-kobar. Lalu, ia membuka kembali kedua matanya dan melihat hal seperti yang ada dalam bayangnya.


Ini adalah teknik pedang imajinasi terhebat dari Kobayashi. Imajinasinya membuat kekuatannya meningkat berkali-kali lipat.


Sementara itu, dalam imajinasinya, Kobayashi melihat Schamaucher sebagai monster raksasa yang akan melukai cewek-cewek cantik.


Dengan tatapan yang sangat percaya diri, Kobayashi berkata sambil menyeringai, "Aku akan mengalahkanmu, monster.."


"Huh? Monster?" Schamaucher kebingungan dengan perkataan Kobayashi sambil memiringkan kepalanya.


BERSAMBUNG