Cosplay

Cosplay
Chapter 166 - Teknik Pedang Black Lotus Yang Mematikan!



Saat ini Izumi dan Yoshino yang berada di garis depan sedang bertarung melawan Tim Elite Number Four Bajak Laut Hristov.


Terlihat pukulan es milik Izumi menembus tubuh Seinki dan melewatinya begitu saja. Hal itu, sontak membuat Izumi terkejut.


"Ice-Ice No Pistol..!!" Jari-jari Izumi pun membentuk seperti sebuah pistol dan langsung menembakkan peluru es ke arah Seinki, "Doorrrr..!! Doorrr..!! Doorrr..!!"


Seinki pun berjalan tanpa menghiraukan peluru es yang melesat ke arahnya. Karena, peluruh es yang dilesatkan Izumi menembus dan melewati tubuhnya begitu saja.


"Sudah kubilang kan, kau takkan bisa mengalahkanku sebelum kau bisa menyentuh tubuhku.." ucap Seinki sambil berjalan mendekat ke arah Izumi.


Tiba-tiba dari belakang Izumi, terlihat sehelai benang yang cukup tajam melesat ke arah Izumi. Namun, Izumi menyadari hal itu dan berhasil menghindarinya. Akan tetapi, lengan Izumi sempat tergores oleh benang yang cukup tajam tersebut.


Ya, benang tersebut ialah kemampuan dari Colombus dari Tim Elite Number Four Bajak Laut Hristov. Colombus pun terlihat berjalan mendekati Izumi lalu berkata sambil tersenyum menyeringai, "Hei..!! Hei..!! Bersiaplah untuk mati, bocah.."


Sekilas Izumi pun menatap Seinki yang berada di hadapannya, lalu melirik Colombus yang berada di belakangnya. Izumi pun berkata dalam hatinya, "Sialan, kemampuan mereka cukup membuatku kerepotan.."


"Apa kau sedang bingung bagaimana caramu untuk lari?! Lebih baik kau menyerah saja secara baik-baik atau kau akan mati di tangan kami.." ucap Colombus sambil tersenyum licik.


Kemudian Colombus pun menciptakan beberapa helai benang yang cukup tajam lalu melesatkannya ke arah Izumi, "Rasakan ini..!! Ligature Of Despair..!!"


Kemudian terlihat Yoshino yang datang dari udara langsung menebas beberapa helai benang cukup tajam tersebut yang mengarah ke Izumi, "Baattsss..!! Batss..!! Batss..!!"


"Izumi, apa kau tidak apa-apa?" tanya Yoshino sambil melirik ke arah Izumi yang tepat berada dibelakangnya.


"Ya.." jawab singkat Izumi.


Tiba-tiba dari samping Yoshino, terlihat Kein dengan telapak tangannya yang membesar dan mencoba untuk memukul Yoshino, "Hei..!! Hei..!! Hei..!! Kau sedang bertarung melawanku..!! Kenapa kau masih sempat menyelamatkan temanmu..!!"


"Apa?!!" Yoshino pun terkejut dengan kehadiran Kein. Akhirnya Yoshino terpental setelah terkena pukulan dari Kein, "BRUAKKKKK..!!"


"Yoshino..!!" teriak Izumi. Kemudian fokusnya kembali ke arah Seinki yang berada di depannya.


Tiba-tiba Seinki masuk menembus ke dalam tanah. Melihat hal tersebut, Izumi pun cukup terkejut, "Apa?!! Kenapa dia masuk ke dalam tanah?!!"


Lalu, dengan cepat Seinki keluar dari tanah tepat dibawah Izumi. Seinki pun langsung memukul dagu Izumi, "Buaghhh!!!"


Izumi pun terpental di udara setelah dagunya dipukul cukup telak oleh Seinki, "Uaghhh..!!"


Kemudian, dengan sangat cepat Seinki melompat ke udara tepat di atas Izumi lalu menendang perut Izumi hingga menabarak tanah dengan cukup keras, "Side Kick...!!"


"BRUAKKKKK..!!!"


"Uaghhh...!!!"


Sementara itu, Yoshino pun mencoba bangkit setelah terkena pukulan dari Kein. Saat ia sudah berdiri kembali, tiba-tiba Yoshino merasakan aroma mint dan membuat kedua matanya sedikit terasa pedas.


"Sialan, aroma apa ini?!! Kenapa tiba-tiba kedua mataku sangat pedas dan panas..!!" ucap Yoshino, ia memasukkan pedang Sebastian nya ke dalam sarung pedangnya lalu mengucek-ngucek kedua matanya karena saking perihnya.


"Hyaaaaaaa...!!!" Kein pun mencoba untuk memukul Yoshino dari depan.


Dengan sigap, Yoshino pun melompat salto ke belakang untuk menghindari serangan pukulan dari Kein.


"Hampir saja.." ucap Yoshino, terlihat kedua matanya yang memerah dan berair setelah terkena aroma mint yang membuat kedua matanya menjadi sangat perih.


"Huahaha..!! Kau pasti tak bisa berfokus untuk bertarung karena kedua matamu yang terasa perih kan?!! Jadi, sekarang kami bisa mengalahkanmu cukup mudah.." ucap Kein sambil menyeringai, ia menatap tajam Yoshino.


"Sialan..!! Kalau begini, aku bisa kalah sebelum bertarung melawan Hristov.." batin Yoshino yang masih menahan rasa perih pada kedua matanya.


Kein pun langsung berlari dengan sangat cepat ke arah Yoshino dan mencoba untuk memukul kembali Yoshino dengan salah satu telapak tangannya yang membesar.


"Rasakan ini..!!! Big Tiger Bom..!!!"


"Sialan..!! Kalau begini, aku harus mengalahkan orang yang mempunyai power aroma mint itu. Gara-gara dia, aku jadi kehilangan fokusku untuk bertarung.." batin Yoshino.


Kemudian Yoshino pun menunduk untuk menghindari pukulan dari Kein, lalu berlari cepat ke arah Arias. Sambil tersenyum menyeringai ia berkata, "Sialan kau, ya..!! Aku akan mengalahkanmu terlebih dahulu..!!"


Yoshino pun mencoba untuk menebas Arias, tapi dengan cukup hati-hati Arias berhasil menghindari tebasan Yoshino.


"Tak kusangka, kau akan menargetkanku terlebih dahulu." ucap Arias dengan raut wajah cukup panik saat Yoshino mencoba untuk mengalahkannya terlebih dahulu.


Tiba-tiba Yoshino memasang kuda-kuda teknik berpedang nya, sekilas mencul cahaya yang menyilaukan dari pedang Black Lotus milik Yoshino.


"Itoryuu..." Tiba-tiba sedikit asap muncul keluar dari dalam mulut Yoshino, lalu....


"Itoryuu..!!! Sanzen No Isekai...!!!" Dengan sangat cepat, Yoshino berhasil menebas Arias dengan luka tebasan menyilang yang berada di dada Arias, "Syattttssss...!!!!!"


"Uaghhhhhhh..." Setelah terkena tebasan mematikan dari pedang Black Lotus milik Yoshino, tiba-tiba Arias pun terkapar dan pingsan tergeletak di tanah.


Dalam sekejap aroma mint yang membuat kedua mata Yoshino sangat perih pun mulai menghilang. Dan, sekarang kedua mata Yoshino kembali baik-baik saja seperti semua.


"Akhirnya aku bisa bertarung tanpa gangguan. Aku akan menghabisimu dengan cepat, dasar tuan tangan raksasa.." ucap Yoshino dengan raut wajah percaya diri setelah ia berhasil mengalahkan Arias dengan satu kali tebasan pedang Black Lotus nya.


Kein pun terkejut saat melihat rekannya yaitu Arias berhasil dikalahkan dengan sangat mudah oleh Yoshino.


"Sialan..!! Arias, kenapa kau bisa dikalahkannya?!! Tak kusangka kau pendekar pedang yang lumayan gigih. Sepertinya aku akan kerepotan untuk melawanmu setelah ini.." ucap Kein dengan nada kesal.


"Ya, bukan hanya merepotkanmu, tapi aku juga akan mengalahkanmu, mengerti? Dasar tuan tangan raksasa.." ucap Yoshino sambil tersenyum menyeringai menatap tajam Kein yang berada beberapa meter dihadapannya.


"Apa katamu?!! Tuan tangan raksasa?!! Siapa yang kau sebut tuan tangan raksasa, biadab..!!!" teriak Kein.


BERSAMBUNG