Cosplay

Cosplay
Chapter 152 - Pasukan Penyerang Divisi 2 & 3 Telah Tiba!



Izumi yang mencoba terbang mendekat ke arah Hristov yang berdiri di atap gedung berhasil digagalkan oleh Elen Butterfly.


Elen dalam mode kupu-kupu berhasil menendang Izumi hingga terjatuh dan menabrak tanah. Setelah itu, Izumi kembali mencoba untuk bangkit.


Tiba-tiba Izumi dikepung ribuan pasukan Hristov yang mengitarinya. Izumi pun menyeringai dengan raut percaya diri sambil berkata, "Mereka tak ada habisnya, kalau begini aku takkan bisa mendekat ke arah Hristov.."


"Kau mau kemana, bocah.."


"Sebentar lagi, kau akan mati.." seru beberapa pasukan Hristov yang mengepung Izumi.


Melihat Izumi yang dikepung oleh ribuan pasukan Hristov, Yoshino pun langsung melompat dan berdiri disamping Izumi.


"Izumi, sepertinya kau sedang kesulitan disini. Aku akan membantumu melawan mereka semua, kapten.." ucap Yoshino sambil menyeringai.


"Yosh..!!"


Izumi dan Yoshino pun bekerja sama untuk melawan pasukan Hristov yang berada di garis depan. Sementara itu, terlihat Kazu berhasil mengalahkan beberapa pasukan Hristov dengan pedangnya.


"Ya.. walaupun mereka cukup lemah tapi mereka sangat banyak. Sialan.." geram Kazu.


Sudah beberapa menit pasukan divisi satu yang dipimpin oleh Shu bertarung melawan pasukan Hristov.


Dari pihak pasukan divisi satu yang awalnya berjumlah 1500, sekarang masih tersisa 1000 pasukan. Sementara dari pasukan Hristov yang awalnya 36000 sekarang tersisa 34000.


Terlihat Shu yang berhasil menghindari serangan dari pasukan Hristov, kemudian ia berhasil membalas serangan kepada pasukan Hristov, "Batsss...!! Batsss..!! Batsss..!!"


Kemudian Shu berteriak dan mencoba untuk menyemangati pasukan aliansi, "Semuanya!! Kerahkan kekuatan kalian pada perang ini..!!"


Mereka terus bertarung, bertarung dan terus bertarung sampai menimbulkan banyak korban jiwa. Beberapa saat kemudian pasukan aliansi pun mulai terpojok karena saking banyaknya pasukan Hristov.


Terlihat Kikukawa dan Mikukawa dikepung ribuan pasukan Hristov, mereka berdua sedikit kesal setelah dikepung oleh ribuan pasukan Hristov.


"Kikukawa, mereka semakin banyak! Kita harus segera mencari cara untuk melawan mereka semua..!!" ucap Mikukawa.


"Mungkin kita bisa berlindung dibelakang perisaiku sambil memikirkan rencana matang.." ucap Kikukawa.


Sementara itu, disisi lain terlihat Ezeqia juga sedang terpojok oleh pasukan Hristov, ia pun sedikit geram, "Sialan, mereka sangat banyak sekali..!!!"


Kita kembali ke baris depan, di tempat Izumi dan Yoshino berada. Saat ini mereka berdua berhasil mengalahkan puluhan anak buah Hristov dalam sekejap.


"Batsss!! Batsss!! Batsss!!" Yoshino berhasil menebas beberapa pasukan Hristov lalu ia berkata, "Izumi, apa dia orang yang bernama Hristov?" tanya Yoshino sambil menatap ke arah Hristov yang berdiri di atas atap gedung.


"Ya..!! Itu dia, tapi aku tak bisa kesana karena manusia kupu-kupu yang menyebalkan itu.." ucap Izumi sambil menyerang beberapa anak buah Hristov.


kemudian Yoshino melompat ke udara yang cukup tinggi, lalu Yoshino menatap tajam ke arah Hristov yang berada di atap gedung, ia melakukan ancang-ancang untuk melesatkan tebasan pedang Sebastian dan Black Lotus ke arah Hristov.


"Di sembilan pulau dan delapan kota tak ada yang tidak bisa kupotong.." Tiba-tiba kedua mata Yoshino sedikit mengeluarkan sinar cahaya berwarna biru.


"Nitoryuu..!! Sanzen No Isekai..!!" Yoshino langsung melesatkan tebasan pedang Sebastian dan Black Ke arah gedung.


"Sringggg...!!!!" Serangan Yoshino berhasil membelah gedung menjadi dua bagian.


"A-apa?!!" Hristov pun terkejut dengan serangan pedang milik Yoshino yang membuat gedung terbelah. Kemudian, Hristov segera melompat dari gedung.


"Tuan Hristov..!!" teriak Elen, ia juga terkejut dengan tebasan Yoshino yang berhasil membelah gedung menjadi dua bagian..


Setelah gedung tersebut terbelah, gedung besar itu pun langsung ambruk dan akan menimpa ribuan pasukan Hristov yang berada tepat dibawah gedung.


"Cih.." geram Marc. Ia hanya diam tanpa menghindari gedung ambruk yang akan menimpanya.


"Oey, apa kau tidak ingin lari?" tanya Alonso, ia bersikap cukup santai saat bangunan akan menimpanya.


"Yare-yare, tak kusangka dia bisa membelah gedung besar itu. Sepertinya dia akan menjadi lawan yang menarik.." ucap Zach sambil mendongak ke atas, ia melihat reruntuhan bangunan yang akan menimpanya.


Tiba-tiba Marc menyentuhkan kedua telapak tangannya ke tanah lalu, "Building Monster..!!" Tiba-tiba bangunan yang akan menimpanya berubah menjadi monster bangunan raksasa.


Yoshino pun terkejut saat mengetahui Marc lah dibalik monster bangunan yang telah menyerang Davidestorm tadi, "Jadi kau orang yang bisa memanipulasi bangunan ya.."


Ribuan pasukan Hristov pun merasa lega dan berteriak kepada Marc karena berhasil menyelamatkan mereka dari reruntuhan gedung yang akan menimpanya.


"Terima kasih tuan Marc..!!"


"Kami selamat..!!"


"Cih, merepotkan saja.." ucap Marc dengan nada kesal.


Terlihat Hristov sudah menginjakkan kakinya pada tanah, kemudian ia tertawa terbahak-bahak sambil menyeringai, "Huahahaha..!!! Menarik sekali..!! Perang besar ini..!! Hancurkan mereka semua..!!"


Beberapa saat kemudian, Pasukan Penyerang Divisi Dua datang dari arah barat. Terlihat Vika, Killa berhasil mengalahkan beberapa pasukan Hristov.


"Kami sudah membereskan 1000 pasukan dari pos barat...!! Maaf kita sedikit terlambat!!" ucap Vika beserta 1000 pasukan dari pasukan divisi dua.


Kemudian disamping Vika terlihat Killa dengan raut wajah yang lumayan kesal karena Izumi, Yoshino, dan Kobayashi pergi dari divisi dua.


"Izumi..!! Yoshino..!! Kobayashi..!! Aku akan menghajar kalian bertiga setelah perang ini selesai, mengerti?!!" teriak Killa dengan raut wajah yang menyeramkan.


Melihat hal itu, Kobayashi pun sedikit ketakutan dengan Killa yang memasang wajah menyeramkan, "Heee..!! Sialan, aku terkena imbasnya karena mereka berdua..!!"


"Vika-dono..!! Killa-dono..!! Syukurlah kalian datang disini tepat waktu..!! Pasukan mereka sangat banyak, kami hampir sedikit kualahan.." ucap Shu.


Sementara itu, disisi lain terlihat Ezeqia yang terpojok oleh ribuan pasukan Hristov.


"Cih, sialan..!! Bagaimana caraku agar bisa keluar dari kepungan mereka..!!" batin Ezeqia sambil memikirkan cara untuk keluar dari kepungan pasukan Hristov.


"Hiyaaaaa..." Beberapa pasukan Hristov berlari ke arah Ezeqia yang sedang lengah, saat mencoba menebas Ezeqia tiba-tiba..


"Batsss!! Batssssssss!!" Tiba-tiba tiga orang datang di depan Ezeqia dan langsung menebas pasukan Hristov yang mencoba menyerang Ezeqia.


Mereka bertiga ialah Lost Heaven, Lost Hell, dan Lost Melody.


"Ezeqia, tak kusangka kau sedikit kerepotan dengan mereka semua ya, wajar saja mereka sangat banyak.." ucap Melody.


"Kami berhasil mengalahkan seribu pasukan di pos timur, karena itulah kami terlambat, tapi sepertinya kau masih baik-baik saja, Ezeqia.." ucap Heaven.


"Kalian bertiga, kalau kalian terlambat sedikit saja, mungkin aku sudah mati.." ucap Ezeqia sambil tersenyum.


"Baiklah, pasukan denyerang divisi tiga sudah tiba..!!!" teriak Hell.


Shu pun terkejut dengan kedatangan divisi tiga, ia juga turut senang dan bersemangat saat melihat kedatangan divisi dua dan tiga secara bersamaan.


"Baiklah...!!! Kita pasti bisa memenangkan perang ini..!!" teriak Shu dengan semangat yang berkobar-kobar.


BERSAMBUNG