
Terlihat Rocky berhasil mengalahkan beberapa anak buah Giretto yang telah menyerangnya.
Di depan Rocky, terlihat Giretto yang sedang menoleh ke arah Sho yang tergeletak di belakangnya."Hoi, kau lihat ke arah mana..!!"
Giretto pun langsung menoleh ke arah Rocky, ia sedikit kesal karena beberapa anak buahnya berhasil dikalahkan.
"Cih, kenapa anak buahku bodoh sekali!! Padahal mereka ini jago bela diri..!!" batin Giretto, ia merasa kesal saat melihat beberapa anak buahnya berhasil dikalahkan.
Rocky pun langsung melesat ke arah Giretto yang sedikit lengah, Rocky mencoba untuk menyerang Giretto."Rasakan ini, Oven-oven No Punch!!!"
Giretto dengan sangat sigap langsung meloncat salto kebelakang untuk menghindari serangan Rocky.
"Cih, sialan..!! Kalau begini terus, aku bisa kalah..!!" geram Giretto, kemudian ia menarik payung dari punggungnya.
Rocky pun langsung berlari ke arah Sho yang tergeletak. Rocky langsung menghancurkan borgol yang mengikat Sho."Pyaasss!!" Rocky menghancurkan borgol Sho dengan cara memanaskannya.
"Terima kasih, Rocky. Dengan begini aku bisa menggunakan kekuatanku dan bertarung bebas. Sialan kau, Giretto..!! Aku akan membalasmu..!!" ucap Sho, setelah borgolnya dihancurkan oleh Rocky, ia langsung berdiri dan sedikit melakukan gerakan pemanasan.
"Cih!! Kalau begitu, rasakan ini!!" Giretto langsung melesatkan payungnya di udara tepat di atas Sho dan Rocky.
"Open!! Rain!!" Tiba-tiba payung yang dilesatkan Giretto di udara tepat di atas Sho dan Rocky terbuka dan payung tersebut langsung melesatkan ribuan jarum ke arah Sho dan Rocky."Zuorrr!!!"
"Kau kira serangan seperti ini mampu melukaiku? Enyahlah!! Wind Straight!!" ucap Sho, kemudian ia menghempaskan ribuan jarum yang melesat ke arahnya dengan hembusan angin yang ia ciptakan."Wushhh!!!"
Ribuan jarum yang melesat ke arah Sho dan Rocky terhempas oleh hembusan angin yang diciptakan Sho.
Melihat hal itu, Giretto pun terkejut karena jarum yang melesat ke arah Sho dan Rocky berhasil dihempaskan dengan sangat mudah,"Sialan!! Ternyata dia pengguna buah iblis angin ya!!"
"Sudah kubilang kan? Serangan payahmu itu takkan mempan denganku. Ini saatnya membalas apa yang kau perbuat padaku, Giretto!!" teriak Sho, nampaknya ia sangat ingin sekali membalas Giretto."Rocky, kau jangan menggangguku, aku punya dendam dengan orang ini.." lanjutnya.
"Baiklah, Sho. Kalau itu maumu aku akan menonton pertarunganmu saja. Tapi sebelum itu, aku akan menghajar anak buahnya yang tersisa.." ucap Rocky, kemudian ia bergegas untuk menghajar sisa anak buah Giretto yang masih bertahan.
Payung yang telah dilempar Giretto sudah kembali ditangannya,"Sialan kau, Sho!! Angkatan laut brengsek!!" geram Giretto.
Disisi lain terlihat Futaba yang berhasil mengalahkan anak buah Giretto yang mencoba untuk melawannya.
"Disini sudah beres..!! Ternyata mereka semua sangat payah walaupun jago dalam hal bela diri..!!" ucap Futaba yang duduk diatas tumpukan anak buah Giretto yang berhasil ia kalahkan.
Disisi lain terlihat Mirabelle juga berhasil mengalahkan beberapa anak buah Giretto yang mencoba melawannya.
"Benar sekali, Futaba..!! Tak kusangka mereka ini hanyalah orang-orang lemah!! Aku kasihan sekali pada kalian karena bekerja sebagai cecunguknya.." ucap Mirabelle, ia berhasil mengalahkan beberapa anak buah Giretto yang mencoba untuk melawannya.
Disisi lain terlihat Rocky berhasil mengalahkan sisa anak buah Giretto yang masih bertahan dengan sangat mudah, ia hanya butuh beberapa menit untuk mengalahkan mereka semua.
Mendengar hal itu dari Rocky, Sho pun langsung bersemangat, ia mengepalkan kedua telapak tangannya sambil berjalan mendekati Giretto yang berada di depannya.
"Tentu saja, Rocky!! Aku akan menghajarnya seperti dia menghajarku beberapa waktu yang lalu..!!" ucap Sho sambil menyeringai.
"Sialan..!! Puluhan anak buahku berhasil dikalahkan oleh angkatan laut itu dengan mudah..!! Dasar anak buat tidak berguna!!" geram Giretto saat melihat semua anak buahnya berhasil dikalahkan.
"Wind Ball!!!" Sho langsung melesatkan energi bola angin ke arah Giretto secara bertubi-tubi."Hyaaaaaaa!! Rasakan itu!!"
Giretto berlari untuk menghindari bola angin yang dilesatkan ke arahnya oleh Sho. Kemudian Giretto mencoba mendekati Sho dan mencoba untuk menyerang Sho dengan ujung payung yang sangat tajam."Rasakan ini!!"
Sho memiringkan tubuhnya untuk menghindari serangan payung milik Giretto, kemudian Sho langsung menendang perut Giretto dengan dengkulnya."Rasakan ini!!!"
"Uaghhh!!!!" Giretto merintih kesakitan saat terkena tendangan dengkul dari Sho.
Kemudian Sho memukul wajah Giretto dengan sangat keras sehingga membuat beberapa gigi Giretto copot."BUGGGHHH!!!"
"Uaghhhh!!!" Giretto terpental hingga menabrak tembok penjara karena pukulan keras yang dilontarkan Sho ke arahnya."Brakkk!!!"
"Aku belum cukup puas, aku akan membuat seluruh gigimu copot..!! Lalu aku akan membuat wajahmu babak belur hingga tak berbentuk..!! Huahaha!!!" Sho tertawa jahat, kemudian ia langsung berjalan cepat ke arah Giretto.
Giretto pun terlihat sedang mencoba untuk bangkit setelah terkena pukulan keras Sho yang dilesatkan ke wajahnya."Brengsek..!! Ternyata dia sangatlah kuat..!! Kalau begini terus, aku bisa kalah..!!" batinnya dengan sangat kesal.
Dengan sangat cepat, Sho sudah berada di depan Giretto dan langsung memukul perut Giretto bertubi-tubi."Buakkk!! Buakkk!! Buakkk!!"
"Akhhh!!!" Giretto masih bisa menahan pukulan bertubi-tubi yang dilontarkan Sho kepadanya. Kemudian Giretto mencoba untuk menusuk Sho dengan payungnya."Rasakan ini, brengsek!!!"
Sho langsung memegang payung yang dilesatkan ke arahnya lalu mematahkannya."Krak!!!"
"Apa?!!!" Giretto terkejut karena senjata payungnya berhasil dipatahkan oleh Sho.
"Siapkan dirimu, Giretto..!!! Ini adalah serangan terakhirku..!!" ucap Sho, kemudian ia mengempit tangan Giretto dengan kedua tangan nya, lalu Sho pun langsung membanting Giretto ke tanah dengan sangat keras."Brakkk!!!!!"
"Uaghhh!!!" Giretto merintih kesakitan karena dibanting ke tanah dengan sangat keras oleh Sho.
Beberapa saat kemudian, Giretto langsung terkapar setelah dibanting oleh Sho karena beberapa tulangnya patah.
"Sialan kau.." lirih Giretto.
"Rasakan ini!! Akan kubuat wajahmu menjadi tak berbentuk..!!!" Sho pun langsung memukul wajah Giretto bertubi-tubi.
BERSAMBUNG