Cosplay

Cosplay
Chapter 324 - Pikimon Beban.



Mundur beberapa waktu yang lalu ketika Haaland tepat dari kejauhan mengikuti Izumi dan Hozuki. Terlihat Haaland yang cukup terheran-heran dengan kelakuan dua kapten itu di Foxwoods Town, terlebih lagi Izumi dan Hozuki berjalan memasuki Bar dengan membuka pintu Bar cukup keras.


Haaland yang bersembunyi dibalik pohon pun menaikkan salah satu alisnya dan berkata, "Mereka berdua itu benar-benar gila. Apa mereka tidak diajari sopan santun dengan membuka pintu keras-keras. Tapi namanya bajak laut ya wajar sih.."


Bunyi pintu yang terbuka keras itu sampai terdengar ditelinga Haaland, meskipun jarakanya yang berada cukup jauh dari lokasi Bar berada. Ia berfikir bahwa Izumi dan Hozuki benar-benar seorang yang gila.


Kembali ke waktu yang sekarang.


Karena perbuatan Izumi dan Hozuki yang kasar ketika membuka pintu. Hal itu pun membuat geram seluruh orang yang berada didalam Bar termasuk dua anggota dari divisi Grandmaster, Pikimon dan Reza.


"Buaghhh!!!!" Tiba-tiba Izumi memukul wajah Reza hingga tersungkur ke lantai Bar. Apa yang dilakukan Izumi tersebut sontak membuat semua orang kembali terkejut dan semakin marah.


"Akh!!"


"Eh-? Maaf, tatapanmu membuatku sedikit terkejut heheh.." ucap Izumi dengan nada seolah-olah ia tak berdosa.


"Plak.." Hozuki menepuk jidatnya setelah melihat kelakuan Izumi yang main pukul saja, "Oey, Izumi. Kalau terkejut jangan sampai segitunya hadeh, lihatlah mereka semua jadi menatap kita dengan tatapan marah.."


"Santai saja, Hozuki. Sepertinya mereka hanya berakting sebelum pentas seni."


"Huh? Pentas seni?"


"Astaga, si Reza si tukang tipu-tipu saat berjudi dikalahkan dalam sekali pukulan?! Nani?!!!!" Nyali Pikimon mulai menciut, ia pun mundur beberapa langkah lalu berlari keluar dari Bar sembari teriak ketakutan, "Huwaa!! Tolong!!"


Para penjudi yang berada disana pun terlihat sangat kesal terhadap Pikimon yang sebagai anggota divisi Grandmaster malah kabur terbirit-birit.


"Si Pikimon itu memang kebiasannya selalu beban, haddeh."


"Padahal rekannya dihajar, tapi malah kabur. Dia memang tidak punya jiwa kesetiakawanan."


Kesisi Haaland yang masih diluar Bar.


"Eh?!" Haaland heran ketika melihat Pikimon yang lari terbirit-birit, "Kenapa orang itu malah lari keluar dari Bar setelah dua sampah itu masuk kedalam Bar. Apa mereka berdua sedang melakukan penyiksaan?"


Haaland pun memberanikan dirinya untuk mendekat ke arah Bar dan berencana mengintip apa yang dilakukan Izumi serta Hozuki hingga membuat seorang Pikimon lari terbirit-birit.


Kembali ke dalam Bar.


Para penjudi itu mulai berdiri dari tempat duduknya dan berjalan mendekat ke arah Izumi serta Hozuki sembari mengepalkan kedua tangannya. Mereka tampak sangat marah dengan kelakuan Izumi dan Hozuki. Sebagian dari para penjudi itu juga mengeluarkan senjata tajam maupun senjata api, mereka berniat untuk membunuh Izumi dan Hozuki.


"Wei, brengsek. Apa kalian berdua tidak tahu siapa kami? Seenaknya saja menganggu aktivitas berjudi kami, brengsek.."


"Memangnya kalian siapa?" tanya Hozuki dengan nada polos.


"Hyaattt!!!" Salah satu penjudi mencoba menyerang Izumi dengan senjata pisaunya. Namun mereka Izumi berhasil menghindari serangan itu dengan mudah. Lalu, "Buaghh!!" Izumi melesatkan pukulan es nya tepat diwajah penjudi tersebut hingga pingsan tergeletak dilantai.


"S-sialan!! Siapa mereka berdua ini?!! Cepat laporkan kepada markas pusat kalau ada dua orang pengacau disini!!" seru salah satu penjudi yang memerintahkan yang lain untuk melaporkan kekacauan di Bar.


Namun, "Takkan kubiarkan!!" Tanpa basa-basi, Izumi dan Hozuki menghajar siapapun yang berada didalam Bar sebelum salah satu dari mereka melaporkan apa yang terjadi di dalam Bar ini. Mereka berdua beranggapan bahwa belum saatnya kembali untuk menunjukkan aksinya.


"Buaghh!! Buaghh!! Buaghh!!"


Izumi dan Hozuki berencana ke Mighty Town untuk mencari keberadaan Shoba. Tapi mereka berdua sedikit kesulitan memahami peta yang mereka curi kemarin.


Mengajar para penjudi yang hendak melapor ini mungkin adalah pilihan yang tepat. Seketika situasi didalam Bar terlihat sangat kacau. Bahkan Haaland yang berada tepat didekat pintu Bar pun sedikit keheranan dengan apa yang terjadi didalam.


Ketika Haaland hendak mengintip. Tiba-tiba Izumi dan Hozuki keluar dari Bar sembari mengibas-ngibaskan kedua telapak tangannya. Namun sekilas mereka berdua melihat kehadiran Haaland yang berada didekat pintu lalu menyapanya.


"Oey, apa kau salah satu dari penjudi atau anggota divisi Grandmaster?" tanya Hozuki.


"Ah, kurasa tidak." jawab Haaland.


"Hmm, baiklah." ucap Izumi.


Hanya sebatas sapaan, Izumi dan Hozuki pun melanjutkan jalannya kembali untuk mencari jalan menuju ke Mighty Town. Sementara itu Haaland langsung menengok apa yang sebenarnya terjadi didalam Bar dan..


"Si sampah itu ternyata menghabisi semua orang ini. Selain sampah, mereka berdua juga cukup kuat."


Haaland terkejut ketika situasi di dalam Bar yang sudah amburadul bersamaan dengan para penjudi yang telah pingsan serta babak belur karena ulah Izumi dan Hozuki. Ia tersenyum menyeringai melihat hal itu.


"..... Sehebat apapun dua sampah itu, aku yakin mereka takkan bisa mengalahkanku. Karena aku begitu kuat huahahaha!!!"


Setelah itu Haaland kembali lagi ke tujuan awalnya yaitu mengikuti Izumi dan juga Hozuki. Ia benar-benar penasaran dengan apa yang dituju Izumi dan Hozuki. Haaland mengikuti mereka dari kejauhan seperti sedang memata-matai seseorang.


Sementara itu disisi lain pulau Lunarian, di New Vegas Town. Terlihat Shion yang sedang berlari secepat mungkin agar bisa kabur setelah Gyoshimaru dan yang lainnya mengorbankan dirinya untuk bertarung melawan Johnny.


"Aku harus cepat.. aku tidak boleh tertangkap.. apa yang terjadi aku harus kabur dari pulau Lunar.." gumam Shion.


Akan tetapi, seorang misterius dengan berpakaian ala Ninja terlihat sedang mengawasi pergerakan Shion dari atap rumah yang cukup tinggi, "Shion, takkan kubiarkan kau kabur begitu saja. Selama masih berada di area Lunar, aku bisa melacak keberadaan siapapun."


Siapakah seseorang berpakaian ala Ninja yang sedang mengamati Shion ini?


B E R S A M B U N G