
Kedatangan Kapal Armada Besar Departemen Satwa tak hanya membuat kelompok Bajak Laut Kurama saja yang terkejut, para Inner Serikat Lunarian yang kala itu melihat Departemen Satwa menghancurkan beberapa kapal pasukannya juga dibuat terkejut dan kebingungan.
"..... Mereka menghancurkan setidaknya ada tiga kapal dari pasukan kami. Mereka lumayan hebat. Entah mereka sekutu dari para bajak laut itu atau tidak, tapi mereka sudah ikut campur, maka.." ucap Arsh, "Tembak dan hancurkan kapal Departemen Satwa!!"
"Baik!!!"
Kapal yang dikomandoi oleh Arsh pun langsung menembakkan beberapa tembakan meriam ke arah kapal Departemen Satwa, "Dumm!! Dumm!! Dumm!!"
Kapten Hirn yang melihat ada beberapa meriam mengarah ke kapalnya pun cukup percaya diri untuk menghentikan meriam tersebut. Tanpa basa-basi, Kapten Hirn pun langsung mengendalikan arus air agar kapalnya terhindar dari meriam.
"Yo, Serikat Lunarian.. Aku tidak ada urusan denganmu. Aku kesini hanya untuk membunuh Hozuki Kuromatsu. Jadi jangan halangi aku!" tegas Kapten Hirn.
"Membunuhnya, katamu? Yang akan membunuhnya adalah Serikat Lunarian. Lagipula, kau sudah menghancurkan tiga kapal kami, itu artinya kau juga turut ikut campur dalam masalah ini, Hirn!" ucap Arsh.
Sementara itu, Hozuki pun berenang keatas permukaan dan melihat Arsh serta Kapten Hirn berdebat tentang siapa yang akan membunuh dirinya, "Departemen Satwa datang. Dan situasinya cukup mengejutkan. Mereka malah berdebat satu sama lain tentang siapa yang akan membunuhku. Tapi... Itu sangat menguntungkanku dan yang lainnya.."
Selang beberapa saat, Hozuki pun melompat keatas kapalnya. Alice dan yang lainnya terlihat cukup panik dengan kedatangan Departemen Satwa dan langsung memberitahukannya kepada Hozuki. Namun Hozuki yang sudah mengetahui hal tersebut pun malah tersenyum.
"Tenang, semuanya. Lihatlah mereka. Kalau mereka bertikai, itu akan semakin menguntungkan kita." ucap Hozuki.
~
Arsh yang merasa Departemen Satwa telah mengusik serta ikut campur urusan internal mereka pun tak tinggal diam begitu saja. Arsh memerintah pasukannya untuk bergerak ke arah Kapal Departemen Satwa, "Dumm!! Dumm!! Dumm!!" Kapal yang dipimpin Arsh melesatkan beberapa tembakan meriam kembali ke arah Departemen Satwa.
Akan tetapi, Kapal Armada Besar Departemen Satwa melesat begitu cepat akibat kekuatan manipulasi air milik Kapten Hirn, dimana ia juga bisa mengubah arus sesuka hatinya.
"Intinya.. Akulah yang akan membunuh Hozuki Kuromatsu itu. Jadi, kalau kalian menghalangi, maka kami juga tak segan-segan untuk menghancurkan kalian, Serikat Lunarian!!!" teriak Kapten Hirn.
"Apa kau bodoh, ya?!! Menghancurkan Serikat Lunarian Katamu?!!! Jangan bermimpi!!!" teriak Arsh.
Kini terjadi pertarungan sengit antara Kapal Armada Besar Serikat Lunarian yang dipimpin oleh Arsh melawan Kapal Armada Besar Departemen Satwa yang dipimpin oleh Kapten Hirn. Pertikaian yang mereka hadapi karena disebabkan tentang siapa yang akan membunuh Hozuki untuk pertama kali.
Sementara itu, sekilas terlihat Izumi dan Hozuki yang berdiri diujung kapal mereka masing-masing sembari memasang tatapan wajah serius. Izumi dan Hozuki pun tampak berlari lalu melompat ke arah kapal yang berada dihadapan kapal mereka.
"Kalian semua, minggirlah!!! Ice-Ice No Elephant Magnume Hitsss!!!!" Izumi pun melesatkan pukulan es raksasa ke kapal musuh.
"Mizu-Mizu No Water Spring!!!" Hozuki juga melesatkan serangan seperti peluru air ke arah kapal musuh.
"Bruakkkk!!!!" Dalam sekejap dua kapal musuh yang berada dihadapan kapal mereka pun hancur oleh serangan Izumi dan Hozuki.
Kini Izumi dan Hozuki sudah kembali berpijak dikapalnya masing-masing.
Sementara itu, diatas kapal Shobasoap. Terlihat Arata yang memasang raut wajah santai sembari memasukkan telapak tangannya kedalam saku celananya, ia tersenyum.
"Huh? Apa maksudmu kau berkata begitu? Dari gelagatmu saja kau terlihat begitu tenang, Arata. Apa ada maksud tersembunyi dibalik gelagatmu itu?" tanya balik Shoba.
"Kau keluar dari konteks yang aku tanyakan. Jawab saja pertanyaanku, Shoba." ucap Arata.
"Kau bodoh atau gimana, Arata! Kita tak mungkin tertangkap oleh Serikat Lunarian!! Perjalananku masih panjang, aku juga tidak mau mati ditempat seperti ini!!" tegas Shoba.
Disaat Arata dan Shoba berbicara, terlihat beberapa kapal yang bergerak cepat ke arah Kapal Shobasoap. Lalu, terdapat seorang penembak jitu yang bersiap melesatkan tembakan ke arah Arata dan juga Shoba.
"Baiklah. Dua orang Generasi Closer itu sudah kubidik. Bersiaplah, kalian akan segera mati." Penembak jitu tersebut bersiap-siap untuk melakukan tembakan.
Akan tetapi, sebelum ia menembak ke arah Arata dan Shoba. Dari bawah laut terlihat sebuah mini rudal yang melesat ke arah beberapa kapal yang saat ini sedang bergerak ke arah Shobasoap, "Wungggg!!!"
"Duamm!!!!!" Beberapa kapal tersebut terkena tembakan rudal dari bawah laut lalu menciptakan ledakan yang cukup dahsyat.
"Apa?!" Zero yang melihat beberapa kapal dari pasukannya meledak pun cukup terkejut, "Serangan darimana?!"
Arata tersenyum ketika melihat ledakan itu terjadi, "Mereka telah datang." Arata melihat ke arah laut.
"Mereka telah datang? Siapa yang kau maksud, Arata-" ucap Shoba.
Tiba-tiba sebuah kapal selam pun naik keatas permukaan laut tepat disebelah kapal Kelompok Bajak Laut Shobasoap. Kemudian, terlihat seorang pria yang keluar dari kapal selam tersebut, dia adalah Zimbermann, salah satu kru dari Arata, Bajak Laut Speedometer.
"Kapten, kami sudah datang untuk menjemputmu. Silahkan naik masuk ke kapal selam, kita akan kabur melewati bawah laut.." ucap Zimbermann.
"Oey! Oey! Oey! Arata, apa kau berniat meninggalkan kami sendiri disini?! Ditengah-tengah kepungan kapal seperti ini?! Jadi itu niatmu, Arata?!!" teriak Shoba sembari menarik kerah baju Arata.
"Huh? Sayang sekali, Shoba. Kapal selam milikku tak cukup ruang untuk menampung seluruh krumu. Jadi.." Arata menepis tangan Shoba yang masih memegang kerah bajunya. Lalu, Arata pun langsung melompat keatas kapal selam yang dikemudikan oleh kru-nya, "Selamat tinggal, Shoba!! Aku akan menunggumu diluar laut teritorial Lunar!! Semoga beruntung!!" Arata tersenyum licik menyeringai.
Arata pun langsung masuk kedalam kapal selam serta menutup pintunya. Dalam sekejap kapal selam tersebut mulai masuk kedalam lautan kembali. Akan tetapi, Shoba yang saat itu sangat kesal setelah melihat Arata meninggalkannya sendirian bersama kru nya pun emosinya mulai memuncak.
"Sialan kau, Arata!!! Padahal kau sudah kutolong, tapi malah pergi meninggalkan kami disini. Sial! Sial! Sial! Kalau aku bertemu denganmu lagi, aku akan menghajarmu, Arata!!" teriak Shoba.
Disaat emosi Shoba mulai memuncak, terlihat Shion yang berjalan mendekatinya sembari berkata, "Shoba-kun, tenanglah. Aku masih punya sesuatu hal yang bisa menyelamatkan kalian.."
"E-eh, Shion? Apa maksudmu?"
Sesuatu hal yang bisa menyelamatkan Bajak Laut Shobasoap? Apakah yang dimaksud Shion tersebut?
B E R S A M B U N G