
Awan gelap mulai menyelimuti langit Hirsley Bulgarian dan membuat suasana yang awalnya terang menjadi cukup gelap. Sesekali juga terdengar suara gemuruh guntur yang cukup keras. Fenomena aneh yang tiba-tiba terjadi ini diawali ketika Hristov mengangkat pedangnya yang diselimuti oleh energi hitam ke atas mengarah langit.
Sho terkejut, secara tiba-tiba ia merasakan aura kekuatan yang mengerikan ketika cuaca yang berubah dalam sekejap. Sho merasakan seolah-olah ada aura mengerikan ketika datangnya fenomena ini. Tak berselang lama, angin pun berhembus semakin kencang.
Bahkan, hembusan angin kencang tersebut sekilas membuat rambut Sho yang bergerak mengikuti arah angin tersebut. Ia mendonga ke langit dengan ekspresi campur aduk.
"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa langit berubah dalam sekejap. Semuanya berubah ketika Hristov mengangkat pedangnya ke arah langit. Dan, aku juga merasakan aura besar yang cukup mengerikan." ucap Sho.
Namun, tidak hanya Sho, seluruh Angkatan Laut juga terlihat cukup ketakutan dan merasakan sebuah aura mengerikan. Mereka begitu cemas, keringat mereka juga mulai bercucuran deras. Saat ini, yang mereka pikirkan hanyalah kematian.
"Kalian semua..!! Apakah kalian telah merasakan aura kegelapan ini? Bersiaplah untuk kematian..!!" teriak Hristov yang masih mengangkat pedangnya ke atas.
Setelah mendengar teriakan Hristov, para Angkatan Laut pun perlahan mulai bergerak mundur seolah-olah menjauh dari Hristov dan hanya meninggalkan Sho sendirian di dekat Hristov sembari menatap langit.
"Sho-san..!! Menjauhlah!! Dia berbahaya!!" teriak salah satu pasukan Angkatan Laut yang berada jauh dibelakang Sho.
Sho pun langsung menoleh ke arah suara yang meneriakinya tersebut. Setelah itu, ia pun kembali menatap Hristov dengan tatapan tajam, seolah-olah dirinya menutupi rasa campur aduknya itu dengan sifat keberaniannya.
"Apa yang akan kau lakukan setelah ini?" tanya Sho kepada Hristov.
"Apa yang aku lakukan? Tentu saja menghabisi kalian semua. Kemenangan Bajak Laut Hristov sudah berada di depan mata. Pasukan Aliansi akan segera lenyap..!!" ucap Hristov dengan tegas.
"Sialan kau..!!" geram Sho.
Tak berselang lama, energi hitam yang terlihat masih berkobar-kobar menyelimuti pedang Hristov itu pun semakin membesar. Setelah itu, energi hitam itu semakin tinggi dan mulai membentuk pedang raksasa hitam.
Hristov tersenyum menyeringai dan bersiap mengayunkan pedangnya ke arah Sho yang tepat berdiri sepuluh meter dihadapannya.
"Sebuah teknik pedang terlarang yang aku pelajari beberapa tahun ini. Semoga saja hasilnya cukup memuaskan dan tidak mengecewakanku.." ucap Hristov.
*****
Sementara itu, di pesisir pantai. Terlihat Takumi dan Janston yang sudah 80% memperbaiki mobil Hotswill tiba-tiba dikejutkan dengan fenomena aneh dimana secara tiba-tiba langit menjadi gelap. Ditambah, mereka berdua juga melihat penampakan energi hitam yang membentuk sebuah pedang raksasa menjulang tinggi besar ke langit.
"Hey.. hey.. apa lagi ini. Tiba-tiba langit menjadi gelap dan sekarang juga tiba-tiba aku melihat pedang hitam itu disana." ucap Janston.
"Ya, besar sekali, bahkan sampai terlihat disini. Mungkin saja energi yang menyerupai pedang itu juga terlihat di seluruh medan perang." ucap Takumi.
Namun, ketika Janston sedang sibuk melihat penampakan energi hitam yang menyerupai sebuah pedang. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sebuah ombak raksasa, kira-kira setinggi lima puluh meter sedang bergerak menuju ke pesisir pantai dan semakin dekat.
"Apa?!!" Takumi terkejut.
Disaat yang sama, di lokasi yang cukup jauh dari medan perang maupun lokasi medis dari kubu Aliansi. Tepatnya, di sebuah jalanan besar, dimana dipinggir jalanan besar tersebut terlihat sebuah perumahan biasa.
Ya, tempat inilah yang akan digunakan oleh Kikukawa dan Kyu Sakakibara bertarung satu sama lain. Mereka berdua sepakat untuk bertarung menjauhi lokasi medis kubu Aliansi. Lalu, mereka berdua juga dikejutkan dengan fenomena dimana langit yang tiba-tiba menjadi gelap dan terlihat energi hitam yang menyerupai pedang menjulang ke langit.
"Astaga, padahal kita saja baru ingin memulai pertarungan. Tapi, sepertinya disana, ada pertarungan yang hebat terjadi. Sebaiknya aku harus segera ikut dalam pertarungan besar itu ya.." ucap Kyu Sakakibara.
"Apa kau sudah lupa siapa lawanmu sekarang? Apa kau ingin kabur dari pertarungan begitu saja? Dasar pengecut." ucap Kikukawa dengan nada ejek.
"Huh? Siapa yang kau sebut pengecut, sialan? Akan kubungkam sekarang juga. Aku sudah belajar dari kesalahanku sendiri saat melawan si Izumi dan si Rocky itu." ucap Kyu.
Disaat yang sama, disisi lain medan perang, terlihat Davidestorm dan Jou yang masih berada di atas robot besar yang terbuat dari baja. Mereka berdua juga dikejutkan dengan fenomena dimana langit yang secara tiba-tiba menjadi gelap dan melihat sebuah energi hitam besar menyerupai pedang menjulang tinggi ke langit.
"Huwooo..!! Aku merasakan sesuatu yang mengerikan dan hebat!!" teriak Davidestorm dengan kedua matanya yang berbinar-binar.
"Kau ini, kenapa kau terlihat begitu senang ketika melihat energi hitam itu? Aku punya firasat buruk tentang hal ini loh.." ucap Jou yang sedikit heran dengan ekspresi Davidestorm.
"Huahahaha..!!" Davidestorm tertawa terbahak-bahak ketika mendengar perkataan dari Jou, "Tenang saja, selama ada paman Schuikhov disini, semua musuh akan dia kalahkan..!!"
"Paman Schuikhov? Memangnya dimana dia sekarang?" tanya Jou.
"Dia kan sedang tertidur pulas disampingku-" Ketika Davidestorm menoleh kesampingnya. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan Schuikhov yang menghilang secara tiba-tiba, Davidestorm pun begitu terkejutnya sampai-sampai kedua bola matanya keluar, "Apa..!! Dimana si Paman itu?!! Padahal tadi dia masih tertidur disebelahku loh!!"
"Huh? Aku juga tidak pernah melihatnya bangun. Seolah-olah dia menghilang dalam kedipan mata." ucap Jou dengan raut wajah datar.
"Sialan..!! Kalau dia sudah bangun, harusnya dia bilang padaku dulu dong!! Kenapa tiba-tiba menghilang begitu saja..!!" teriak Davidestorm sembari meremas-remas rambutnya.
Sementara itu, kembali kesisi Hristov dan Angkatan Laut berada...
Terlihat Hristov yang begitu menikmati pemandangan ini, dimana ia melihat para Angkatan Laut yang begitu ketakutan.
"Demon Sword : Kiryuu No Izanagi.." ucap Hristov.
BERSAMBUNG