Cosplay

Cosplay
Chapter 237 - Izumi, Rocky, Shu, Ezeqia, Schuikhov vs Hristov



Sementara itu disisi lain, disaat yang sama, terlihat Izumi, Rocky, Shu, Ezeqia, dan juga Schuikhov yang berdiri berjejeran sembari menatap Hristov yang berdiri beberapa meter dihadapan mereka.


Tiba-tiba angin berhembus semakin kencang disekitar Izumi dan yang lainnya. Langit yang semakin gelap, suara gemuruh guntur yang tak kunjung berhenti, membuat suasana medan perang yang sudah mencapai puncaknya kini menjadi semakin mencekam.


Dan, gerimis tipis-tipis pun mulau mengguyur seluruh area medan perang. Disisi lain, terlihat Hristov yang tersenyum menyeringai sembari merentangkan kedua tangannya.


"Ini menarik sekali. Aku tak menyangka, kalian berlimalah yang akan menghadapiku. Seharusnya kalian sadar, bahwa kekuatan kalian jauh dibawahku dan takkan bisa mengalahkanku." ucap Hristov.


"Berisik, Bajak Laut Rendahan." jawab Rocky dengan raut wajah sedikit kesal. Ia pun mengepalkan kedua telapak tangannya dan bersiap-siap untuk menyerang Hristov.


"Hey manusia kopi, sepertinya akulah yang akan mengalahkannya. Jadi, sebaiknya kau tak usah ikut campur." ucap Izumi sembari tersenyum bersemangat sambil menatap Hristov.


Namun, tanpa basa-basi, Ezeqia pun langsung berlari ke arah Hristov dengan begitu cepat sembari mengambil senjata gasingnya di saku bajunya. Setelah itu, ia pun melesatkan gasingnya tersebut ke arah Hristov, "Enyahlah..!!"


"Bodoh, menyerangku dengan senjata mainan. Kau bercanda ya?" ucap Hristov sambil tersenyum menyeringai.


Dengan cepat, Hristov pun langsung menebas gasing tersebut hingga terbelah menjadi dua, "Batss..!!" Kemudian, tanpa basa-basi, Hristov pun langsung berlari ke arah Ezeqia dan mencoba untuk menebasnya.


"Tyengg..!!"


Ezeqia pun langsung menarik pedangnya dari sarung pedang, dan menangkis tebasan yang dilesatkan oleh Hristov. Tak berselang lama, dengan cepat Hristov pun langsung berlari memutar kebelakang Ezeqia dan mencoba menyentuhnya.


Namun, terlihat Rocky dari atas yang melesat ke arah Hristov dan mencoba untuk menyerangnya dengan pukulan panasnya.


"Hristov..!! Rasakan ini..!!"


"Cih.." geram Hristov. Ia pun berhasil menghindarinya dengan cukup mudah. Kemudian Hristov pun mencoba untuk menebas Rocky, "Batss..!!"


"Tyengg..!!"


Tiba-tiba Shu sudah berada di depan Rocky dan berhasil menangkis tebasan pedang yang dilesatkan oleh Hristov. Tak lama kemudian, api semangat pun langsung menyelimuti pedang Shu, lalu ia pun mencoba melesatkan tebasan api ke arah Hristov.


"Fire Sword..!!"


"Buashhh..!!"


Dengan sigap, Hristov pun mundur beberapa langkah kebelakang, kemudian ia pun membelah tebasan api yang dilesatkan oleh Shu, "Batss..!!"


"Mudah sekali.." gumam Hristov


Tiba-tiba terlihat Izumi dari udara dengan tangan es raksasa yang mengepal dan bersiap mengerahkan pukulan es nya ke arah Hristov, "Hristov..!! Rasakan ini, Ice-Ice No Elephant Hits..!!"


Menyadari hal itu, Hristov pun bergerak dengan cepat untuk menghindari pukulan es yang dilesatkan oleh Izumi. Tak berselang lama, tiba-tiba Hristov pun sudah berada di depan Izumi. Hristov mencoba untuk menyentuh Izumi.


"Kalau aku sudah menyentuhmu, maka tamatlah riwayatmu." ucap Hristov.


Tiba-tiba, Schuikhov melompat dan menendang Hristov dengan cukup kuat hingga membuatnya terpental dan menabrak tanah, "Bruakkk..!!"


"Terima kasih, Paman..!!" ucap Izumi.


Selang beberapa detik kemudian, terlihat Hristov yang kembali bangkit dan berdiri kembali. Namun, ia kembali dikejutkan dengan Shu yang berlari ke arahnya.


Sekilas, terlihat tubuh Shu mulai diselimuti oleh api semangat miliknya yang berkobar-kobar. Lalu, "Rasakan ini..!! Firefox No Sword..!!"


Dengan sangat cepat, Shu pun melesatkan tebasan membentuk seeekor rubah api ke arah Hristov.


Akan tetapi, energi hitam yang menyelimuti pedang Hristov pun semakin membesar dan berkobar-kobar layaknya sebuah api hitam. Hristov pun kembali menebas dan berhasil membelah tebasan rubah api milik Shu, "Batss..!!"


"Apa?! Lagi-lagi seranganku dipatahkan olehnya..!!" Shu terkejut.


Kemudian, Hristov pun langsung berlari dengan begitu cepat ke arah Shu dan mencoba untuk menusuknya. Namun, Shu sedikit terlambat untuk menghindarinya, alhasil serangan Hristov berhasil menggores lengan Shu, "Srashh..!!"


"Ukh..!!" Shu sedikit merasakan rasa sakit dari goresan pedang tersebut. Namun, Shu pun sedikit lengah, pada akhirnya Hristov pun berhasil menyentuhnya dan, "Sialan..!! Aku tidak bisa bergerak..!!"


"Tamatlah riwayatmu." ucap Hristov.


Hristov pun berniat untuk membunuh Shu begitu saja dengan teknik pedangnya. Namun, terlihat Ezeqia dan Schuikhov yang berlari dari arah berlawanan dan mereka berdua pun kembali mencoba melesatkan tebasan kepada Hristov.


"Cih.." Hristov pun mengurungkan niatnya untuk membunuh Shu, ia lebih memilih untuk menghindari serangan tersebut dengan cara melompat salto beberapa langkah kebelakang.


Setelah itu, Ezeqia dan Schuikhov pun berdiri di depan Shu. Ezeqia pun langsung mengarahkan pedangnya ke arah Hristov sembari menatap tajamnya.


Disisi lain, terlihat Schuikhov berkata kepada Shu, "Tenanglah, kawan." Schuikhov pun menyentuh pundak Shu. Tak berselang lama, Shu pun akhirnya bisa bergerak kembali.


"Eh? Sudah bisa bergerak?"


Kekuatan Schuikhov ialah bisa menggerakan objek yang mematung. Otomatis, ia pun juga bisa menggerakkan rekannya yang tidak bisa bergerak karena disentuh oleh Hristov dengan cara menyentuhnya. Bisa dibilang, kekuatan Schuikhov adalah musuh alami dari Hristov.


Hristov pun sedikit terkejut ketika melihat kekuatan Schuikhov yang bisa membuat seseorang yang sudah ia buat tidak bisa bergerak menjadi bisa bergerak kembali.


"Dia itu, kalau begini, aku akan kesulitan bila orang itu tidak aku singkirkan sesege-" ucap Hristov. Tiba-tiba ia terkejut dengan sosok Izumi dan Rocky yang sudah berada diatasnya.


"Ice-Ice No Double Elephant Hits..!!"


"Oven Smash..!!"


Izumi dan Rocky pun mencoba kembali untuk melesatkan pukulan es dan pukulan panas milik mereka. Tiba-tiba Hristov pun langsung menancapkan pedangnya di tanah.


Dan, "Buashhhhh..!!" Energi hitam yang menyelimuti pedang Hristov semakin membesar dan menciptakan sebuah angin dengan hembusan begitu kencang. Hal tersebut pun membuat Izumi dan Rocky terhempas dan menabrak tanah, "Bruakk..!!"


Setelah itu, Hristov pun langsung mencabut pedangnya dan melirik ke arah Schuikhov. Sekilas, kedua mata Hristov mengeluarkan sinar cahaya berwarna ungu yang menyilaukan. Tanpa basa-basi, Hristov pun langsung melesatkan pedangnya ke arah Schuikhov dan, "Syatsss..!!"


Pedang yang dilesatkan oleh Hristov itu pun melesat begitu cepat dan tiba-tiba sudah menancap di tanah tepat dibelakang Schuikhov. Tiba-tiba pundak Schuikhov pun langsung berdarah seperti terkena luka goresan. Schuikhov pun langsung memegangi pundaknya yang berdarah.


"Kau, bersiaplah.." ucap Hristov sembil menunjuk Schuikhov dengan jari telunjuknya.


BERSAMBUNG