Cosplay

Cosplay
Chapter 69 - Dua Pendekar Pedang



Admiral Shin Falkenberg yang murka dengan para bajak laut, akhirnya mengeluarkan kekuatan penuhnya. Ia membuat sebuah meteor jatuh ke bumi.


"Untuk mencapai kedamaian walaupun harus mengorbankan nyawa anak buahku, itu tidak masalah!!!" Teriak Shin Falkenberg.


Terlihat angkatan laut sangat panik karena meteor akan segera jatuh.


"Huaaaaaaa!! Admiral-sama!!"


"Kenapa kau mengorbankan kami!!"


"Ini benar-benar mengerikan!!"


"Admiral-san!! Hentikan!!"


Para bajak laut juga terlihat panik karena meteor akan segera jatuh.


"Dia kuat sekali!!"


"Kenapa dia bisa melakukan itu?!"


"Aku tidak ingin mati!!"


"Aku akan mengorbankan nyawaku untuk membunuh semua bajak laut yang berada di pulau ini huahahahahah!!!" Teriak Shin Falkenberg sambil tertawa terbahak-bahak.


Terlihat Hozuki, Alice, dan Kenkomura berhenti sejenak saat melihat Meteor yang hendak jatuh.


"Admiral itu sungguh gila, dia rela mengorbankan bawahannya sebanyak itu untuk menghabisi bajak laut.." ucap Hozuki.


"Hozuki serahkan saja ini padaku, biar aku yang memotong-motong meteor itu.." ucap Kenkomura.


Disisi lain, Bluejay Vika, Mayonaka Killa dan Yoshino terkejut melihat meteor besar yang akan jatuh.


"Dengan begini, tamatlah sudah kita..." Ucap Bluejay Vika.


"Kalian berdua tetap lah santuy saja, biar aku yang mengurus meteor itu.." ucap Yoshino.


Disisi lain, terlihat Donkey yang sedang terbang menggunakan balon udara, sontak ia terkejut dengan meteor yang akan jatuh."Hueeee!! Kenapa ada meteor disini!! Ini pasti ulah Shin! Dia mau bunuh diri!!"


Disisi lain, terlihat Harley yang sedang bertarung dengan Kenzou. Mereka berdua terkejut dengan apa yang terjadi.


Harley mendongak ke atas, ia terkejut dengan apa yang terjadi."Ini pasti ulah Admiral Shin brengsek itu, dia berusaha membunuhku juga, seharusnya aku lebih cermat.."


"Wah-wah-wah, jadi ini ulah Admiral Shin itu ya, sudah terlambat untuk menghindar.." ucap Kenzou.


Terlihat di dalam arena, Hyorinmaru dan Ichigo sedang berhadapan dengan Rodriguez.


"Hoshizora Nagareboshi, Shooting Star!!!" Ichigo melesatkan tebasan pedang disertai bintang jatuh ke arah Rodriguez.


Blammmmm!!!!! Terjadi ledakan besar di dalam arena.


Beberapa saat kemudian, terlihat dua orang yang melompat ke udara sambil menarik pedangnya.


Kenkomura, ia adalah pendekar pedang dari bajak laut Kurama, ia berencana memotong meteor itu dengan pedangnya.


Kenkomura menarik pedangnya,"Ichidomashu.." Tiba-tiba ada hembusan angin yang sangat kencang."Izanami.." Kemudian keluarlah sebuah arwah dewa perang dibelakang Kenkomura.


Disisi lain, Yoshino juga melompat ke udara, ia menarik pedang pertamanya."Sebastian Sword.." Pedang pertamanya mengeluarkan sebuah energi.


Kemudian Yoshino menarik pedang keduanya."Victorie Sword.." Pedang keduanya mengeluarkan cahaya emas.


Kemudian Yoshino menarik pedang ketiganya,"Black Lotus Sword.." Pedang ketiganya mengeluarkan aura kegelapan.


"Ichidomashu, Izanami No Spring Blade!!!!" Kenkomura langsung melesatkan tebasan dahsyat nya ke arah meteor yang akan jatuh.


"Three Sword, Legendary Sparta!!" Yoshino melesatkan tebasan tiga pedangnya secara bersamaan dan menimbulkan tebasan yang sangat kuat.


Kemudian Kenkomura melirik Yoshino,"Dia juga seorang pendekar pedang? Aku merasakan aura yang kuat padanya.."


Begitu juga Yoshino yang melirik Kenkomura."Dia sepertinya pendekar pedang yang hebat, mungkin dia saingan terberat ku.."


"Siapa dua orang itu yang berani-berani menganggu seranganku!!!!! Brengsek!!!" Teriak Shin Falkenberg dengan nada marah.


Disisi lain, yaitu di dunia cermin. Terlihat Izumi sedang berhadapan dengan Oliver.


"Devil Photos, Zeus!" Oliver mengeluarkan sebuah foto bergambar dewa Zeus.


"Groaarrrrr!!!" Teriak Zeus, kemudian Zeus mengambil trisula nya dari mulutnya.


"Aku akan tak segan-segan untuk melawanmu tanpa ampun.." ucap Oliver.


"Yosh!!!" Izumi membekukan lantai dunia cermin, kemudian ia menciptakan sebuah ski dari es, sekarang ia meluncur seakan bermain ski."Hiyaaaaa!!!"


Oliver pun mengamati pergerakan Izumi yang sangat cepat dalam bermain ski,"Itu teknik yang kau gunakan saat Tournament itu kan? Cuma orang bodoh yang menyerang dimana ia tahu kelemahannya.."


Zeus pun kemudian melepaskan Trisulanya, dan lesatan Trisulanya langsung mengenai Izumi."Jroottt!! Terlihat Izumi tertusuk Trisula tersebut, tetapi itu hanya Cloning es Izumi belaka.


Kemudian dari atas, Izumi langsung memukul Zeus,"Ice-Ice No Elephant Hits!!!!!!"


Bluaammmm!!!!


"S-sejak kapan dia ada disana?!" Oliver pun terkejut, kemudian ia."One Hundred Photo.." Oliver mengeluarkan 100 lembar kertas foto dan kertas foto tersebut melayang di udara.


Zeus pun menghilang karena pukulan telak Izumi, kemudian Izumi kembali ke posisinya."Aku akan menangkis semua seranganmu!"


"Liat ini, God Hand!!!!" Tiba-tiba disetiap kertas Poto muncul sebuah tangan yang bisa memanjang."Ini adalah akhir darimu.."


"K-kenapa ada banyak tangan yang muncul?!! Menjijikkan!!" Ucap Izumi.


"Huahahahahah!! Sekarang, Enyahlah! Devil Hand!" Ucap Oliver, kemudian ia menyerang Izumi.


Seratus tangan tersebut memanjang dan mengejar Izumi."Wusshhhhh!!!"


Izumi berlari sambil menghindari tangan-tangan yang memanjang mengejarnya tersebut.


Salah satu tangan mengepalkan tangannya dan langsung memukul Izumi."Bruakkkk!!!"


Tetapi sebelum itu Izumi berhasil menghindar, tetapi ia lengah tiba-tiba ia terkena pukulan dari belakang."A-apa?!!"


"Buakkk!!!" Izumi terpental, kemudian Izumi menabrak dinding dunia cermin."S-sialan... Aku harus mencari celah.."


"Devil Hand, Impaction!!!" Oliver kembali mengendalikan tangan tangan nya.


Salah satu tangan yang keluar dari Poto memanjang dan memegang tangan Izumi, Izumi pun terkejut."S-sialan, tangan ini benar-benar menjijikkan daripada seekor kecoa!!"


"Sleeepppppp!!" Izumi pun diseret dan di plontang-plantingkan kesana kemari sampai menabrak-nabrak dinding dunia cermin."Bruakkkk!! Bruakkkk! Bruakkkk!!"


"Uaaghhhhhh!!!" Izumi merintih kesakitan. Kemudian Izumi terlempar dan menabrak dinding dunia cermin kembali."Brakkkkk!!!!"


Kondisi Izumi dengan kepala yang berdarah, luka perban terbuka, ditambah banyak luka baru di tubuhnya."Uaghhh.." Izumi mencoba berdiri.


"Menyakitkan bukan, kalah dari pertempuran dan tidak bisa menyelamatkan teman yang paling berharga?" Ucap Oliver.


"Setidaknya aku berusaha untuk menyelamatkannya, walaupun harus mati, aku takkan menyesal.." ucap Izumi babak belur.


"Baiklah, ini serangan terakhirku. Devil Photo, God Hand : Manuver.." Seratus tangan itu pun membentuk sebuah bor.


Beberapa detik kemudian


"Jrottttt!!!" Izumi tertusuk oleh Bor yang tercipta dari seratus tangan, perutnya terkena luka tusukan yang sangat dalam.


"A-aku h-harus me... Menang.." ucap Izumi, kemudian ia ambruk."Bruakkkk!!!"


"Sayang sekali, kau hanya mengandalkan sebuah tekad.." ucap Oliver.


B E R S A M B U N G