Cosplay

Cosplay
Chapter 197 - Dialah Si Pengguna Belati, Saint Maximum Pierre!



Kikukawa dan Mikukawa pun langsung melirik kebelakang setelah mengetahui ada seorang pria yang berada dibelakangnya. Mereka berdua pun sedikit terheran-heran dengan sosok pria tersebut, "Huh?"


Lalu, Kikukawa dan Mikukawa pun langsung berbalik dan menghadap pria tersebut. Ya, pria itu adalah Saint Maximum Pierre dari pasukan Elite Bajak Laut Hristov yang bernama Guardian Six.


Sekilas, terlihat Pierre yang tersenyum menyeringai, lalu ia pun berkata, "Kalian berdua, benar-benar sudah mengalahkan cukup banyak pasukan dari kita. Ya, aku tidak bisa membiarkan kalian berdua."


"Sebelum berbicara, setidaknya perkenalkan dirimu dengan sopan. Kau tidak punya tata krama ya?" ucap Kikukawa sambil mengekerutkan dahinya tanda kesal.


"Namaku Saint Maximum Pierre, rekanku biasanya memanggilku Pierre. Ya, walaupun kau adalah musuhku, apa salahnya mengenalkan diri." ucap Pierre.


"Namaku Kikukawa Kobayashi..!! Aku akan mengalahkan seluruh pasukan Hristov!! Ingat itu..!!" ucap Kikukawa yang masih membawa perisainya yang berada di tangan kanannya.


Melihat Kikukawa dan Pierre yang saling mengenalkan diri, sontak membuat Mikukawa sedikit kesal dan berteriak, "Wei..!! Kenapa kalian berdua jadi akrab!! Kalian kan musuh!!"


Tak berselang lama, Pierre pun langsung menyentuh sarung belati yang berada di pinggangnya. Ia pun bersiap untuk menariknya. Akan tetapi, sebelum itu, ia pun berkata kepada Mikukawa dan Kikukawa, "Kalian berdua, aku akan membereskan kalian disini sekarang juga. Aku tidak bisa membiarkan kalian berdua mengalahkan lebih banyak pasukan kita lagi."


"Ya, teruslah bermimpi. Karena, kami berdualah yang akan mengalahkanmu..!!" ucap Kikukawa sambil tersenyum bersemangat.


"Sett..!!" Pierre pun langsung menarik belatinya. Setelah itu, Pierre pun langsung berlari mendekat ke arah Mikukawa dan Kikukawa. Lalu, ia pun melompat ke udara dengan cukup tinggi dan langsung menebaskan belatinya dari jarak jauh ke arah Kikukawa dan Mikukawa, "Batss..!!"


Dengan sigap, Kikukawa pun langsung bergerak dan berdiri di depan Mikukawa sambil mengarahkan perisainya ke arah tebasan belati yang sedang mengarah ke arahnya, "Slyassshh!!"


Tak berselang lama, Mikukawa pun langsung melompat ke udara dan mencoba untuk menendang Pierre, "Hyaaaaaaa!!"


"Duakkkk..!!"


Pierre pun langsung menyilangkan kedua tangannya untuk menahan tendangan dari Mikukawa. Akan tetapi, tendangan dari Mikukawa begitu kuat dan membuat Pierre terlempar ke tanah.


"Srakkk!!!"


Pierre berhasil mendarat di tanah dengan akurat. Lalu, ia pun memasang posisi kuda-kuda bertarung. Kemudian, Pierre pun tersenyum menyeringai dan sedikit kagum dengan tendangan kuat yang dilesatkan oleh Mikukawa.


"Hebat sekali, jarang sekali aku melihat seorang wanita yang begitu kuat sepertimu. Jadi, ini akan semakin menarik.." ucap Pierre, ia pun tanpa ragu-ragu langsung menjilati sisi belati tersebut.


"Tentu saja, aku ini jago dalam hal beladiri. Aku tak takut padamu yang merupakan seorang pria..!!" ucap Mikukawa.


"Kalau begitu, apakah teknik beladirimu bisa mengatasi serangan dari teknik belatiku?!" ucap Pierre.


Lalu, Pierre pun langsung melemparkan belatinya ke udara dengan cukup tinggi. Kemudian, ia pun membentuk segel pada jari-jari nya. Dan, tak berselang lama, belati yang dilemparkan Pierre itu pun menjadi puluhan belati.


"Rasakan ini, Hundred No Dagger..!!"


Kemudian, puluhan belati yang berada di udara tersebut pun langsung melesat cepat ke arah Mikukawa dan Kikukawa. Melihat hal tersebut, Kikukawa yang masih berdiri di depan Mikukawa pun kembali mengarahkan perisainya ke arah puluhan belati yang mengarah ke mereka berdua.


Kikukawa pun menggunakan teknik perisainya. Dimana, perisai milik Kikukawa berubah menjadi ukuran tiga kali lipat agar bisa melindungi dirinya dan Mikukawa dari serangan puluhan belati yang mengarah ke arah mereka berdua.


"Dyengg!! Dyengg!! Dyengg!!"


Puluhan belati itu pun langsung menabrak perisai ukuran besar milik Kikukawa dan tak berhasil mengenai dirinya dan juga Mikukawa.


"Kau kira bisa menembus perisaiku hanya dengan belati sampahmu itu, cih." ucap Kikukawa sambil tersenyum menyeringai.


Tak berselang lama, satu belati kembali mengarah ke arah Pierre. Lalu, Pierre pun langsung menangkap belatinya tersebut. Ia juga sedikit terkesan dengan perisai kuat milik Kikukawa.


"Jlebbb!!" Pierre langsung melesatkan belatinya ke tanah yang berada di dekatnya. Belati itu pun langsung menancap di tanah. Lalu, Pierre pun tersenyum menyeringai sambil bertepuk tangan setelah melihat perisa dari Kikukawa, dimana belatinya tidak bisa menembusnya.


"Hebat.. hebat.. kalian berdua benar-benar hebat. Wajar saja, kalian berdua bekerjasama dan bisa mengalahkan banyak pasukan kami. Kalian berdua memang kombinasi yang menyeramkan." ucap Pierre.


"Ya, tentu saja kombinasi kita berdua memanglah hebat. Apa kau ketakutan dengan kombinasi ku dengan Mikukawa?" tanya Kikukawa dengan raut wajah percaya diri.


Tak berselang lama, Pierre pun langsung mundur beberapa langkah kebelakang. Lalu, ia pun tersenyum menyeringai sambil berkata, "Takut katamu? Yang benar saja..!!"


Kikukawa dan Mikukawa pun langsung mengambil posisi waspada. Kikukawa dengan perisainya masih berada di depan Mikukawa, sedangkan Mikukawa berada dibelakang Kikukawa.


"Kikukawa, sepertinya aku merasakan dia seolah-olah telah merencanakan sesuatu." ucap Mikukawa.


"Ya, oleh karena itu, kita harus berhati-hati." ucap Kikukawa sambil melirik ke arah Mikukawa yang berada dibelakangnya.


Disisi lain, terlihat Pierre yang mengarahkan tangan kanannya ke arah belati yang menancap di tanah tepat beberapa meter dihadapannya tersebut.


"Dagger of Retruction..!!"


"Krakkk!!!" Tiba-tiba tanah yang ditancapi oleh belati milik Pierre pun retak. Dan, retakan tersebut langsung mengarah ke tanah tempat Kikukawa dan Mikukawa berpijak.


Kikukawa yang menyadari hal itu, dengan sigap, ia pun langsung mendorong Mikukawa hingga terpental cukup jauh, "Awas..!!"


Setelah itu, retakan tersebut membuat lubang yang cukup dalam tepat dibawah Kikukawa. Lalu, Kikukawa pun langsung terjatuh ke dalam lubang tersebut.


"Kikukawa..!!" teriak Mikukawa, ia sangat syok ketika Kikukawa menyelamatkan dan mengorbankan dirinya sehingga masuk ke dalam lubang yang tercipta dari retakan tersebut.


Lalu, terlihat Pierre yang merentangkan kedua tangannya. Ia begitu senang, karena rencananya untuk memisahkan Kikukawa dan Mikukawa telah berhasil, "Huahahaha..!! Ternyata, dia pria yang penolong ya!! Ya, dengan ini, kombinasi kalian tidak akan ada apa-apanya..!!"


BERSAMBUNG