Cosplay

Cosplay
Chapter 145 - Tim Pengintai Mulai Bergerak!



Tiga jam sebelum para aliansi menyerang Lost Reverse. Terlihat Ezeqia, Davidestorm, Maki dan Kai sudah berada di hutan perbatasan Lost Reverse dan Lost Cross.


Saat ini mereka berempat sedang mencari cara untuk menyusup masuk ke wilayah Lost Reverse tanpa diketahui oleh pasukan dari Hristov.


"Bagaimana caranya agar kita bisa menyusup masuk ke wilayah Lost Reverse tanpa ketahuan ya.." ucap Ezeqia sambil duduk di atas pohon, ia memikirkan cara untuk menyusup ke dalam Lost Reverse.


"Davidestorm, bukannya tadi sebelum berangkat kau bilang bisa menciptakan alat dari kameramu kan?" tanya Maki, ia teringat dengan ucapan Davidestorm saat sebelum mereka berangkat.


"Benar juga ya, aku mengatakan hal itu. Tapi, tadi aku hanya bicara spontan pada Shu. Aku tak tahu alat apa yang ingin kuciptakan untuk menyusup hehe.." ucap Davidestorm sambil mengusap-usap rambut belakangnya dengan raut wajah tak bersalah.


"Astaga, padahal Shu sudah mempercayaimu. Ternyata kau bicara spontan, kita harus segera mencari cara secepatnya untuk menyusup ke wilayah Lost Reverse.." ucap Kai.


Ezeqia pun langsung turun dari atas pohon, lalu memberi saran kepada Davidestorm, Maki dan Kia, "Bagaimana kalau kita menyamar sebagai pasukan Hristov?"


Tiba-tiba Schuikhov Scherbyakov muncul dibelakang mereka berempat dan langsung memberikan saran.


"Bagaimana kalau kita menciptakan alat transportasi yang bisa terbang di udara? Sepertinya itu cukup efektif daripada menyamar.." ucap Schuikhov.


"Eh?" Ezeqia, Davidestorm, Maki, dan Kia pun terkejut dengan kedatangan Schuikhov yang secara tiba-tiba. Lalu mereka berempat berteriak, "WOI..!! KENAPA KAU ADA DISINI?!!"


Schuikhov pun menjawab kata-kata mereka sambil tersenyum lebar dengan raut wajah tak bersalah, "Hehe.. maafkan aku karena mengikuti kalian secara diam-diam. Sangat membosankan bagiku harus menunggu, jadi aku ikut berangkat bersama kalian.."


"Paman..!! Seharusnya kau berada di Divisi tiga kan?!! Lalu kenapa kau ada disini, paman?!" teriak Davidestorm sambil menunjuk ke arah Schuikhov.


"Berada di Divisi tiga itu sangat membosankan, kawan. Aku ingin berada satu Divisi denganmu, apa kau tidak ingat kombinasi kita saat melawan musuh di penjara?" ucap Schuikhov, kemudian ia langsung merangkul Davidestorm.


"Cih, jangan sok akrab. Waktu di penjara kau hampir membunuhku tau!! Kalau begini, kau jangan tidur karena bisa membahayakan nyawa kami, okey?" ucap Davidestorm, ia menyuruh Schuikhov agar tidak tertidur.


"Astaga, strategi Shu bisa kacau kalau begini. Yasudah, sudah terlanjur kau ada disini. Kuharap jangan membuat beban tim pengintai.." ucap Ezeqia yang merasa sedikit kesal dengan Schuikhov karena tidak mematuhi strategi yang dipaparkan Shu.


"Tenang saja, nona." jawab Schuikhov, lalu ia menyuruh Davidestorm untuk membuat alat transportasi udara untuk menyusup."Kawan, cepat ciptakan transportasi udara untuk menyusup.."


"Transportasi udara ya?" gumam Davidestorm sambil memikirkan macam-macam transportasi yang ada dipikirannya. Beberapa saat kemudian, Davidestorm pun mempunyai ide yang cemerlang. "Aha!! Aku tahu alat transportasi udara yang akan kuciptakan!!"


"Apa? Kuharap bukan burung raksasa atau semacamnya.." ucap Maki.


Kemudian Davidestorm memotret lahan kosong menggunakan kameranya, lalu ia mengedit sesuatu dalam kameranya.


"Lihatlah ini, transportasi udara yang telah kuciptakan..!! Editing Potographer!!" ucap Davidestorm.


Tiba-tiba muncul sesuatu di lahan kosong yang dipotret Davidestorm. Ternyata ia menciptakan sebuah helikopter untuk menyusup ke wilayah Lost Reverse.


"Huwaaa..!! Helikopter!! Dengan begini kita bisa menyusup ke Lost Reverse melalui udara!!" ucap Kai, kedua matanya berbinar-binar saat melihat sebuah helikopter lah yang telah diciptakan oleh Davidestorm.


"Tak kusangka, kau memang benar-benar hebat kawan. Tak rugi aku bersama seorang jenius sepertimu kawan.." ucap Schuikhov sambil memuji-muji Davidestorm.


"Hahaha..!! Tentu saja aku adalah si jenius dari Bajak Laut Cosplay!! Aku bisa menciptakan apapun dari kameraku ini!!" ucap Davidestorm yang mulai merasa sombong karena dipuji-puji oleh Schuikhov.


"Tunggu dulu, memang benar kita bisa menyusup ke wilayah Lost Reverse dengan helikopter ini. Tapi, siapa yang akan mengemudikannya? Apa salah satu diantara kalian bisa mengemudikannya?" tanya Ezeqia sambil memiringkan kepalanya.


"Tentu saja aku tidak bisa hehe.." jawab Schuikhov sambil tersenyum lebar.


"Aku juga tidak bisa, aku tak pernah mengemudikan helikopter.." jawab Maki.


"Sama, aku juga tak pernah mengemudikan Helikopter. Aku hanya bisa mengemudikan kereta kuda.." jawab Kai.


"Ezeqia, bukannya kau yang akan mengemudikan helikopter ini kan? Aku yakin kau bisa mengemudikan helikopter ini. Kalau aku sih tidak bisa.." jawab Davidestorm.


"Woi..!! Aku juga tidak bisa mengemudikan helikopter..!! Astaga, tidak ada yang bisa mengemudikan helikopter. Kalau begitu apa boleh buat biar aku saja yang mencoba untuk mengemudikannya.." ucap Ezeqia dengan raut wajah pasrah, ia terpaksa mengemudikan helikopter itu karena tidak ada yang bisa mengemudikannya.


"Yeay..!! Hidup Nona Ezeqia..!!" Schuikhov menyoraki Ezeqia karena rela mengemudikan helikopter tersebut.


Mendengar hal itu, Ezeqia langsung menatap tajam Schuikhov dan berkata, "Diamlah..!! Atau aku akan mencincang-cincangmu disini.."


"E-eh? M-maafkan aku hehe.." ucap Schuikhov.


Ezeqia, Davidestorm, Maki, Kai dan Schuikhov langsung masuk ke dalam helikopter yang diciptakan Davidestorm.


Seharusnya Schuikhov berada di Pasukan Penyerang Divisi tiga, namun ia ingin bersama dengan Davidestorm yang berada di Divisi Tim Pengintai.


Beberapa saat kemudian, setelah tim pengintai berhasil menyusup ke Lost Reverse menggunakan helikopter lewat jalur udara.


Pasukan Penyerang Divisi Satu yang dipimpin oleh Shu pun tiba di hutan perbatasan Lost Reverse dan Lost Cross.


"Akhirnya kita sudah tiba di tempat perjanjian, sebentar lagi kita akan menunggu kedatangan dari Divisi dua.." ucap Shu.


"Benar, aku harap Divisi dua dan tiga akan sampai disini tepat waktu. Lalu, kita akan menunggu sinyal dari tim pengintai.." ucap Mikukawa.


"Tim pengintai juga sudah tak ada disini, berarti beberapa saat yang lalu mereka sudah berhasil menyusup ke Lost Reverse.." ucap Kikukawa.


"Masih ada beberapa jam lagi sebelum waktu penyerangan. Kita bisa menyiapkan mental kita sebelum perang tiba.." ucap Shu dengan raut wajah serius.


BERSAMBUNG