Cosplay

Cosplay
Chapter 532 - Kedinginan Fubuki.



Chapter 532 - Kedinginan Fubuki.


Di puncak dataran tinggi kini terlihat Yoshino dan Firehn yang masih bisa bertarung melawan Filimonov. Sementara itu, mayat Legolas masih berada disekitar kaki Filimonov.


Yoshino dan Firehn berniat untuk mengamankan mayat Legolas terlebih dahulu sebelum melanjutkan pertarungan dengan Filimonov.


"Yoshino, setidaknya kita ambil mayat Legolas terlebih dahulu dan memberinya penghormatan terakhir. Kita tak bisa membuat mayat Legolas berada di tangan iblis sepertinya.." ucap Firehn.


"Ya.. Tapi, untuk mendekatinya saja kita cukup kesulitan. Filimonov itu bisa langsung membunuh kita begitu saja." ucap Yoshino.


"Ini permasalahan utama kita. Tapi takdir semua orang berada di tangan kita, Yoshino. Jangan biarkan Filimonov bertindak seenaknya.." ucap Firehn.


Akan tetapi, Filimonov stamina nya sedikit berkurang setelah menggunakan teknik khusus untuk membunuh Legolas. Meski begitu, Filimonov merasa masih sanggung untuk menghadapi atau menghabisi semuanya.


"Kini hanya tinggal kalian berdua saja yang tersisa. Kalian bukanlah ancaman, tapi kekuatanmu, Firehn. Kekuatanmu itu sangat merepotkan. Kekuatan yang bisa menonaktifkan kekuatan musuh, itu seperti cheater. Jadi kau itu harus dibunuh juga.." ucap Filimonov.


Kemudian, lagi-lagi petir berwarna hitam muncul dari langit dan merambat ke tubuh Filimonov begitu saja. Kemudian, Filimonov pun mengarahkan salah satu tangannya ke arah Firehn dan Yoshino.


"Demon : Black Lighting!!!"


Filimonov langsung melesatkan petir hitam itu ke arah Yoshino dan Firehn. Petir hitam itu bergerak dengan sangat cepat.


Yoshino pun menarik pedang Sebastiannya lalu menaruhnya di mulut, kemudian menarik pedang Victorie nya, "Hyaaat!!!!" Yoshino mencoba untuk menahan serangan petir hitam dari Filimonov menggunakan ketiga pedangnya.


"Paman Firehn, apa kau bisa menonaktifkan kekuatannya lagi?" tanya Yoshino.


"Masih belum bisa, Yoshino. Aku masih harus menunggu beberapa menit lagi. Menggunakan kekuatan menghilangkan power lawan itu membutuhkan stamina yang sangat banyak." ucap Firehn.


"Ah, sial! Serangan ini begitu kuat!!" Yoshino terus menahan serangan petir hitam dari Filimonov itu sekuat tenaga. Serangan petir hitam itu juga sangatlah kuat hingga membuat Yoshino sedikit terdorong kebelakang.


Filimonov yang melihat Yoshino dan Firehn dalam kondisi tersudutkan pun tersenyum licik menyeringai, "Baiklah, ini sudah akhir bagi kalian. Aku akan menambahkan kekuatan iblis! Jadi enyahlah kalian!!!"


Akan tetapi, disaat yang bersamaan. Tiba-tiba hawa yang sangat dingin pun menyelimuti puncak dataran tinggi begitu saja. Bahkan Filimonov sendiri pun juga kebingungan dan terheran-heran..


"Huh? Kenapa tiba-tiba menjadi sangat dingin begini?!"


Selang beberapa detik kemudian, tiba-tiba salju mulai turun dari langit. Dengan turunnya salju, hal ini membuat Filimonov semakin kebingungan.


"Kenapa ada salju? Sejak aku tinggal disini, aku sama sekali belum merasakan cuaca bersalju seperti ini-" ucap Firehn, tiba-tiba saja dia dikejutkan oleh sesuatu.


Tanpa basa-basi, sebuah badai salju tiba-tiba saja langsung menghembus dan menabrak Filimonov begitu saja. Bahkan badai salju itu berhasil membuat Filimonov terpental beberapa meter kebelakang.


"Uaghhh!!! Siapa yang menciptakan badai salju ini?! Aku yakin ini bukan badai salju alami!!" ucap Filimonov saat dia terpental.


Petir hitam yang ditahan Yoshino pun salam sekejap menghilang. Kemudian seekor burung camar pun langsung mengambil mayat dari Legolas.


Yoshino dan Firehn pun terkejut setelah melihat burung camar yang mengambil mayat Legolas. Kemudian terlihat dua orang yang berjalan dibelakang Firehn dan Yoshino.


"Sepertinya kita akan bekerjasama untuk bertarung melawan iblis itu ya, Izumi.."


"Benar, Fubuki-Neesan. Sang tokoh utama telah tiba. Musuh sekuat apapun pasti akan segera dikalahkan. Inilah sekarang waktunya!"


Izumi dan Fubuki pun berjalan melewati Yoshino dan Firehn begitu saja lalu berdiri beberapa meter di depannya.


"Benar!!! Ayo kalahkan Filimonov itu!!!" Teriak Izumi dengan bersemangat.


Izumi dan Fubuki pun kini telah datang untuk membantu Firehn dan Yoshino. Pertarungan melawan Filimonov masih kian panjang. Sementara itu, Barrier penghalang semakin menyempit untuk menghancurkan segalanya.


~


Beberapa saat kemudian, setelah Filimonov terpental beberapa meter kebelakang, akhirnya dirinya pun telah berpijak di tanah kembali.


Filimonov sedikit bersemangat dengan tersenyum licik menyeringai setelah melihat kedatangan Izumi dan Fubuki. Dia merasa pertarungan ini benar-benar belum berakhir.


"Wah-wah. Kukira kau sudah mati setalh terjatuh dari puncak. Ternyata kau masih hidup, ya? Ini sangat menarik sekali. Kalau begitu, aku hanya mempunyai dua pilihan, pilihan pertama yaitu menghancurkan kalian begitu saja atau pilihan kedua yaitu bermain-main dengan kalian hingga Barrier ini menghancurkan kalian!!!" ucap Filimonov sembari tersenyum licik menyeringai.


"Terserah kau akan memilih pilihan keberapa. Aku disini datang untuk mengalahkanmu, Filimonov!!!" ucap Izumi.


"Benarkah, begitu?"


"Yeah!!!"


Izumi pun langsung berlari begitu saja mendekat ke arah Filimonov. Dia melapisi kedua tangannya dengan kekuatan es nya.


Disisi lain, Fubuki melebarkan kedua tangannya kembali untuk menciptakan hawa dingin sebelum berprosesnya menjadi sebuah badai salju, "Majulah, Izumi!!!"


"Paman Firehn, apa kau sudah bisa menghilangkan kekuatannya kembali?" tanya Yoshino sembari menoleh ke arah Firehn.


"Ya. Aku sudah bisa!"


Beberapa detik kemudian badai salju yang diciptakan Fubuki pun langsung bergerak datang ke arah Filimonov. Kemudian Izumi pun langsung meninju jarak jauh ke arah Filimonov.


"Ice Strike!!!"


Badai salju itu perlahan berubah menjadi bongkahan es yang sangat besar, bisa dibilang berukuran raksasa 3 kali lebih besar dari serangan Ice-Ice no Elephant Hits milik Izumi.


Itu adalah serangan kombinasi dari Izumi dan Fubuki. Fubuki yang menciptakan badai salju, lalu Izumi yang membekukannya menjadi sebuah bongkahan es.


Bongkahan es itu mengarah cepat ke arah Filimonov. Ketika Filimonov hendak menghancurkan bongkahan es itu dengan kekuatan iblisnya, Firehn pun langsung mengaktifkan kekuatannya untuk menghilangkan kekuatan Filimonov selama 1 detik.


"!!!!!" Filimonov terkejut lagi-lagi kekuatannya menghilang begitu saja.


Dan dalam kurun waktu 1 detik itu, bongkahan es raksasa itu pun langsung menghantam Filimonov hingga terpental jauh kebelakang. Pada akhirnya, Filimonov pun langsung terjatuh dari puncak dataran tinggi menuju kebawah karena serangan tersebut.


"Yes!!! Kita berhasil mengalahkannya!!" ucap Izumi dengan sangat bersemangat.


"Belum, Izumi! Serangan seperti ini pasti tidak akan membuat dirinya mengalami kekalahan. Bahkan Filimonov belum menggunakan seratus persen kekuatan iblisnya!! Aku yakin meskipun dia terjatuh dari puncak, dia akan segera kembali lagi.." ucap Fubuki.


"Sialan! Berarti Filimonov ini pasti sangat sulit untuk dikalahkan, ya!! Kalau begitu ayo kita serang dia dengan serangan beruntun!! Supaya dia tidak punya cara untuk membalikkan keadaan!!" ucap Izumi.


"Benar. Ayo kita lakukan, Izumi!" ucap Fubuki.


B E R S A M B U N G